Satpol PP Karanganyar Minta Jogo Tonggo Ikut Awasi Pedagang

Satgas Jogo Tonggo diminta untuk ikut menertibkan warung dan angkringan yang melanggar jam operasional.

SOLOPOS.COM - Tim gabungan merazia ketertiban masyarakat dalam menggunakan masker di Karanganyar Minggu (29/11/2020). (Istimewa/Satpol PP Karanganyar)

Solopos.com,  KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar mengajak Satgas Jogo Tonggo untuk berkolaborasi mengawasi warung dan angkringan saat malam hari selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal ini lantaran berdasarkan pantauan masih ada angkringan dan warung yang tetap beroperasi di atas pukul 19.00 WIB.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jatiwibowo, mengatakan evaluasi selama sepekan penerapan PPKM pihaknya masih melihat banyak warung dan angkringan yang melanggar jam operasional. Beberapa warung dan angkringan tersebut berada di Kebakkramat, Colomadu, dan Jaten.

“Di desa-desa itu angkringan atau hik yang orang sering bilang masih nekat buka di atas pukul 19.00 WIB. Akhirnya menimbulkan kerumunan. Kami mengimbau ke Satgas Jogo Tonggo bisa lebih tegas dan kami harap bisa menjalankan fugsinya demi keselamatan bersama,” kata dia, Selasa (19/1/2021).

Warga Isolasi Mandiri Karena Covid-19 di Jetis Karanganyar Dapat Rp20.000 Per Hari

Menurutnya, petugas gabungan yang berada di tingkat kabupaten lebih fokus mengawasi dan menertibkan PPKM di sepanjang Jl. Lawu, Karanganyar. Di lokasi tersebut menurutnya masih ada beberapa toko dan warung yang nekat beroperasi diatas jam ketentuan PPKM.

“Cuma satu atau dua yang bandel. Saya tekankan ke anggota, jangan keras-keras, diambil hatinya, diberikan pemahaman. Disampaikan langkah ini untuk kepentingan bersama dan semuanya,” imbuh dia.

Kasi Trantib Satpol PP Karanganyar, Sugimin, mengatakan operasi Yustisi selama PPKM selama sepekan menghasilkan data sebanyak 94 pelanggaran yang ditemui. Tim melakukan operasi di beberapa titik seperti flyover Palur, Terminal Karangpandan, Bejen, Simpang Empat Papahan, dan Depan Balai Desa Jaten.

Sopir Truk Dipalak Preman Berkedok Jukir Saat Parkir di Karanganyar

“Total sejauh ini ada 94 pelanggaran. Sebanyak 58 orang membayar denda dan 36 orang diberikan sanksi sosial,” terang dia.

Terpisah, Sekretaris Dinkes Karanganyar, Purwati, mengatakan belum bisa menyimpulkan apakah PPKM telah berbanding lurus dengan penurunan kasus Covid-19 di Karanganyar. Menurutnya, dalam waktu sepekan efek dari PPKM masih belum terlihat.

Berita Terbaru

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...

Dinkes Jateng: Vaksin Untuk Pelaku Ekonomi Ditarget April

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi petugas pelayanan publik mulai Rabu (24/2/2021). Sementara...

Inspiratif, 20 Perempuan Donor Plasma Konvalesen

Solopos.com, SOLO--Tangan kanan Erlyn Tusara, 23, meremas bola karet sekitar satu jam untuk menyumbangkan  komponen darah pada alat di...

Kuatkan Daya Tubuh Anak di Masa Pandemi, Polres Wonogiri Beri Ratusan Paket Susu

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri membagikan ratusan paket susu di Kampung Siaga Candi Covid-29, Selasa (23/2/2021). Susu itu selanjutkan didistribusikan...

Pangdam & Kapolda ke Boyolali demi Dukung PPKM Mikro

Solopos.com, BOYOLALI — Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi,...

Di Klaten, Pasien Tanpa Gejala Pilih Isolasi di Rumah

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah desa dan kecamatan di Klaten jauh hari sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat. Nyatanya, warga yang...

Satgas Sukoharjo Optimalkan Posko Covid-19 di Desa

Solopos.com, SUKOHARJO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo mengoptimalkan posko Covid-19 di setiap desa/kelurahan. Hal ini untuk pencegahan,...

Kasus Covid-19 di Wonogiri Cenderung Turun, Ini Penjelasan Pemkab 

Solopos.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengklaim tren penambahan kasus terkonfirmasi positif, Februari ini, menurun dibanding dua bulan sebelumnya. Pada sisi...