Salut! Sudah 74 Jenazah Covid-19 Dimakamkan SAR Poldes
Anggota tim SAR Poldes Sragen memakamkan jenazah di kompleks permakaman umum Sragen Kulon, Sragen, dengan protokol kesehatan, Selasa (12/1/2021). (Istimewa/SAR Poldes Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Para sukarelawan dari Seard and Rescue (SAR) Poldes Sragen sejak Agustus 2020 hingga Selasa (12/1/2021) telah memakamkan 74 jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 dan suspect Covid-19.

Tim SAR Poldes biasanya mendapat permintaan untuk memakamkan jenazah terkait Covid-19 dengan standar protokol kesehatan. Bahkan pada Selasa siang, Poldes kembali mendapat permintaan pemakaman jenazah Covid-19 yang ke-74.

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) asal Bekasi yang meninggal terkonfirmasi positif terpapar virus corona (Covid-19). Kemudian jenazah dimakamkan di wilayah Sragen Wetan, Sragen, pada pukul 09.00 WIB-10.00 WIB.

Menghilang dari Jagat Hiburan, Begini Kabar Suji Mentir Sang Ledek Tayub Legendaris Asal Sragen

Anggota Tim SAR Poldes Sragen, Alfyan Rendi, saat dihubungi Solopos.com, Selasa sore, menjelaskan saat pemakaman jenazah Poldes berkoordinasi dengan puskesmas dan desa setempat. Dalam pemakaman itu, ada 10 orang anggota tim yang bertugas dengan mengenakan pakaian hazmat lengkap.

“Setiap hari ada permintaan pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan, baik statusnya terkonfirmasi positif atau suspect Covid-19. Jenazah yang meninggal di rumah sakit Sragen atau yang meninggal di rumsah sakit Solo atau rumah sakit luar kota lainnya. Total tim SAR Poldes sudah memakamkan 74 jenazah sejak Agustus 2020 lalu. Pada 26 Desember 2020 lalu, dalam satu hari bisa memakamkan lima orang jenazah,” ujar Rendi.

6.700 Nakes di Klaten Masuk Daftar Penerima Vaksin Covid-19 Tahap I

Patuhi Protokol Kesehatan

Rendi menjelaskan tim SAR Poldes beranggotakan 18 orang, terbagi atas tiga tim masing-masing tim enam orang. Dia mengatakan belasan sukarelawan itu tak pernah mengenal waktu. Waktunya pagi, siang, malam, tengah malam, dan dinihari pun siap melaksanakan tugas pemakaman jenazah.

Rendi menyatakan SAR Poldes siap 24 jam untuk membantu meringankan beban keluarga masyarakat. Para sukarelawan dan SAR Poldes masih bersemangat dan bertahan untuk melaksanakan tugas kemanusiaan itu.

“Kami hanya bisa berpesan kepada masyarakat agar meningkatkan protokol kesehatan, terutama memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak berkerumun. Ingat tingkat kematian Covid-19 masih tinggi dan terus meningkat. Masyarakat diimbau untuk patuh peraturan yang dibuat pemerintah. Patuhi protokol kesehatan mulai sekarang dari diri sendiri dan keluarga, saudara, tetangga, dan masyarakat umum,” ujarnya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom