Pjs Bupati Klaten Melarang Pengumpulan Massa untuk Kampanye
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko. (Istimewa-Humas Setda Klaten)

Solopos.com, KLATEN – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, menekankan aparatur sipil negara atau ASN tetap netral pada Pilkada 2020 dan melarang pengumpulan massa untuk kampanye.

Sujarwanto menegaskan larangan pengumpulan massa untuk kampanye saat mengawali hari pertamanya bertugas di lingkungan Setda Klaten, Senin (28/9/2020) pagi.

"Kami ingin memastikan pemerintahan Klaten berjalan dengan baik selama ditinggal kampanye. Saya ditugasi membantu bupati definitif yang cuti di luar tanggungan negara. Ada tiga poin yang saya tekankan,” kata Sujarwanto saat ditemui wartawan seusai rakor di Pendopo Pemkab Klaten, Senin.

Waduh, Akumulasi Utang Pengrajin Batik Pilang Sragen Rp3 Miliar!

Pertama, Sujarwanto meminta agar penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 berjalan lancar dengan tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dia mengingatkan kampanye dengan pengumpulan massa dilarang.

“Kami akan melarang pengumpulan massa untuk kampanye kecuali mendapatkan izin khusus dan itupun akan kami lihat apakah protokol sudah dipatuhi. Kalau tidak, maka kami berhak untuk membubarkan," kata dia.

"Jadi ini tegas. Intinya Pilkada harus berlangsung dengan baik tetapi tidak boleh [Covid-19] menular kemana-mana. Klaten sudah baik. Statusnya pada level kedua sebelum merah [zona oranye atau risiko penularan sedang]. Artinya tetap masih waspada,” sambung Sujarwanto.

Serikat Pekerja di Indonesia Mogok Nasional, Ini Dasar Hukumnya…

Poin kedua yakni memastikan penanganan Covid-19 di Klaten berjalan efektif. Salah satunya dengan mencegah agar tak timbul klaster perkantoran terutama di pemkab.

Poin ketiga, ungkap dia, yakni memastikan pemerintahan berjalan dengan baik. Dia menjelaskan saat ini sudah memasuki persiapan untuk penetapan APBD.

Pengawasan ASN Selalu Dilakukan

Soal netralitas ASN, Sujarwanto menekankan ASN Klaten tetap menjaga netralitas mereka.

“Pasti, netralitas [ASN] harus itu. Saya ketua Korpri provinsi. Sebelum ini, saya sudah mengeluarkan SE ke jajaran ASN melalui Korpri agar betul-betul menerapkan SKB lima menteri dan betul-betul netralitas dijaga. Tetapi tetap harus berperan mendorong partisipasi masyarakat yang baik,” kata Sujarwanto.

Jelang Hari Rabies, DMFI Persoalkan Lagi Perdagangan Daging Anjing

Sujarwanto menegaskan pengawasan kepada ASN selalu dilakukan tak khusus saat pilkada.

“Setiap hari tidak hanya khusus pilkada pastinya diawasi terus,” jelas dia.

Sebagai informasi, Sujarwanto merupakan Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Jateng. Pria kelahiran Klaten itu menjadi salah satu dari enam pejabat Pemprov Jateng yang mendapatkan tugas Ganjar menjadi Pjs bupati/wali kota menyusul pejabat definitif cuti untuk mengikuti kontestasi Pilkada.

Hari Ini Dalam Sejarah: 29 September 522, Darius Kuasai Persia

Keenam pejabat itu dilantik pada Jumat (25/9/2020) malam. Mereka mulai bertugas selama masa kampanye mulai Sabtu (26/9/2020) hingga 5 Desember 2020.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan siap melakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat di kompleks perkantoran setda.

“Akan disiapkan ruang khusus untuk tamu. Untuk pedagang nanti akan kami siapkan tempat tersendiri,” jelas Ronny.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom