Pilkada Solo: Paslon Bajo Bidik Nomor Urut 01, Ini Alasannya

Tim pemenangan paslon independen Bajo di Pilkada Solo membidik nomor urut 01 saat pengundian kontestan pilkada 24 September nanti.

SOLOPOS.COM - Budi Yuwono. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Tim pemenangan pasangan cawali-cawawali dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, membidik nomor urut 01 untuk bertarung pada Pilkada Solo 2020.

Pengundian nomor urut kontestan Pilkada Solo 2020 akan berlangsung pada 24 September mendatang. Pada saat pengundian nanti, tim pemenangan Bajo akan membatasi massa pendukung yang akan mendampingi.

Pembatasan secara ketat tersebut sebagai bentuk komitmen pasangan Bajo membantu pemerintah mencegah persebaran Covid-19. Tim Bajo akan membuat daftar siapa saja yang akan ikut mengantar pasangan cawali-cawawali Solo itu saat pengundian nomor urut.

Sudah 115 Dokter Gugur Terpapar Covid-19, Ini Dampaknya untuk Rakyat Indonesia

“Berkaca dari saat pendaftaran Bajo ke Kantor KPU Solo beberapa hari lalu, kami akan perketat lagi teknis agenda pengundian nomor urut 24 September 2020. Kami akan buat daftar siapa saja yang boleh ikut mengantar,” terang Penanggung Jawab Tim Pemenangan Bajo, Budi Yuwono, Rabu (16/9/2020) sore.

Budi menjelaskan saat pendaftaran pasangan Bajo pada Minggu (6/9/2020), tim sebenarnya sudah membatasi jumlah peserta yang ikut.

Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan massa yang saling berdekatan dan rentan terpapar Covid-19. Tapi karena saking tingginya animo anggota Tikus Pithi Hanata Baris dari berbagai daerah Jateng untuk mendampingi Bajo, akhirnya yang datang mencapai ribuan orang.

Seberangi Bengawan Solo Pakai Batang Pisang, Remaja Sambungmacan Sragen Tewas Tenggelam

Patuhi Aturan Main

Bahkan jumlah mereka jauh melebihi jumlah pendukung yang mengantar pasangan Gibran-Teguh Prakosa.

“Kami akan patuhi aturan main dari KPU Solo seperti apa terkait agenda pengundian nomor urut nanti. Bila yang boleh ikut hanya 50 orang ya kami ikuti. Kami juga akan pastikan semua yang ikut agar patuhi protokol kesehatan,” katanya.

Budi optimistis pasangan Bajo akan mengikuti kegiatan pengundian nomor urut paslon peserta Pilkada Solo setelah pada Senin (14/9/2020) melengkapi kekurangan berkas persyaratan. Tim Pemenangan Bajo sudah menyerahkan berkas yang kurang kepada jajaran KPU Solo.

Hasil Swab Keluar, 886 Orang Nakes dan Pegawai RSUD Sragen Bebas Covid-19

Selanjutnya Bajo tinggal menunggu tahapan berikutnya termasuk penetapan paslon pada 23 September 2020 dan pengundian nomor urut esok harinya. Ihwal nomor urut calon, Budi berharap Bajo bisa mendapatkan nomor urut satu atau 01.

“Alhamdulillah berkas sudah komplet, sudah diterima dan dinyatakan lengkap. Untuk undian nomor urut, angen-angen [keinginan] kami bisa dapat nomor satu. Insya Allah nomor satu. Nomor satu itu kan angka awal. Pemenang itu pasti nomor satu,” tuturnya.

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...