Pilkada Ponorogo: Cabup Petahana Ipong Muchlissoni dan Keluarga Tak Nyoblos, Kenapa?

Cabup Ponorogo petahana Ipong Muchlissoni tak menggunakan hak pilihnya.

SOLOPOS.COM - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)

Solopos.com, PONOROGO -- Calon bupati atau cabup Ponorogo petahana, Ipong Muchlissoni, bersama keluarganya tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan Pilkada Ponorogo 2020, Rabu (9/12/2020).

Berarti untuk calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 02, hanya calon wakil bupati Bambang Tri Wahono, yang menggunakan hak pilihnya.

Cawabup Sukoharjo Agus Santosa Sungkem ke Ibu Minta Restu Menang Pilkada Sebelum Nyoblos

Pantauan Madiunpos.com di TPS 03 Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, atau lokasi TPS tempat tinggal Ipong Muchlissoni, hingga proses pencoblosan rampung pukul 13.00 WIB, Ipong beserta keluarganya tidak hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

Ketua KPPS 03 Wahid Ashari mengatakan sampai pemungutan suara selesai Ipong bersama keluarganya tidak tampak hadir ke TPS. Di keluarganya Ipong, ada tiga orang yang berhak memilih, yaitu Ipong sendiri, istrinya, dan satu orang anaknya.

Sebelum Berangkat ke TPS, Cawabup Ponorogo Bambang dan Istri Sungkem ke Orang Tua

Dia mengaku tidak mengetahui alasan kenapa cabup Ipong Muchlissoni bersama keluarganya tidak datang ke TPS. "Kalau informasinya Pak Ipong tadi malam di Surabaya. Tapi untuk kepastiannya tidak tahu," jelas dia.

Sedangkan untuk pasangan calon nomor urut 01 yaitu Sugiri Sancoko-Lisdyarita, keduanya tidak bisa menggunakan hak pilih karena bukan warga Ponorogo.

Jadi, di antara empat kandidat tersebut hanya satu calon wakil bupati Ponorogo nomor urut 02 Bambang Tri Wahono yang datang ke TPS.

Cerita Saksi Bajo di Pilkada Solo: Datang dari Kudus, Keluar Duit Sendiri untuk Biaya Perjalanan

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...