Agnez Mo. (Instagram/@agnezmo)

Solopos.com, SOLO – Nama penyanyi Agnez Mo tengah santer diperbincangkan. Pasalnya, artis kelahiran Jakarta, 1Juli 1986 itu mengaku tak berdarah Indonesia. Dia menyebut hanya menumpang lahir di Indonesia.

Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Agnez Mo saat menjadi bintang tamu dalam talkshow Build Series, Jumat (22/11/2019). Dia mengaku berdarah campuran Jerman, Jepang, dan China. Tapi, dia lahir di Indonesia.

Berasal dari keluarga atlet

Seperti diketahui, Agnez Mo meniti karier sebagai penyanyi cilik sejak kecil di Indonesia. Padahal, dia berasal dari keluarga atlet. Ayahnya, Ricky Muljoto merupakan matan pebasket yang pernah masuk tim nasional Indonesia. Sementara ibunya, Jenny Siswono, sempat masuk peringkat lima besar dunia di cabang olahraga tenis meja.

Dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (26/11/2019), Agnez Mo pernah tertarik menjadi petenis. Namun, ketertarikannya di dunia tarik suara agaknya lebih besar. Dia pun dimasukkan ke sanggar menyanyi untuk mengasah kemampuan. Dia juga mengikuti les musik hingga beberapa kali tampil menyanyi di gereja.

Nyanyi sejak usia 6 tahun

Agnez Mo terjun ke dunia tarik suara sejak berusia enam tahun. Dia masuk ke industri musik Tanah Air dengan merilis album perdana, Si Meong pada 1992. Album ini memang tak cukup mendulang sukses. Namun, Agnez Mo tak patah semangat.

Tiga tahun berselang, penyanyi bernama lengkap Agnes Monica Muljoto itu mulai dikenal lewat album Yess! Yang dirilis bersama Eza Sayang. Album itu dinobatkan sebagai album anak-anak terbaik pada 1999.

Jadi presenter cilik

Selain menekuni dunia tarik suara, Agnez Mo juga sempat menjadi presenter acara anak-anak, seperti Video Anak Anteve (ANTV), Tralala-Trilili (RCTI), dan Diva Romeo (Trans TV). Agnez Mo berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards selama dua tahun berturut-turut 1999-200 sebagai pembawa acara anak-anak tervaforit.

Main sinetron

Memasuki usia remaja, Agnez Mo mulai terjun ke dunia seni peran. Diawali dengan penampilannya di sinetron Lupus Milenia dan Mr. Hologram pada 1999. Dia kemudian menjadi pemeran utama sinetron Pernikahan Dini bersama Sahrul Gunawan pada 2000.

Sinetron itu sukses melambungkan namanya dan menghapus citranya sebagai artis cilik. Sejak saat itu Agnez Mo dikenal sebagai bintang sinetron dan penyanyi papan atas Tanah Air. Dia memulai kariernya sebagai penyanyi dewasa pada 2003 lewat album And The Story Goes.

Jadi juri Indonesian Idol

Pada 2010, Agnez Mo mendapat kesempatan menjadi juri ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Awalnya, kemampuannya sempat diragukan lantaran jauh lebih muda ketimbang dua rekannya, Ahmad Dhani dan Anang Hermansyah. Namun, Agnez Mo berhasil memberikan warna berbeda dalam ajang pencarian bakat tersebut.

Jadi presenter American Music Awards

Agnez Mo juga sempat didapuk sebagai pembawa acara red carpet American Music Awards 2010 di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat. Sejak saat itu, keinginan Agnez Mo untuk go international semakin kuat. Setahun setelahnya, yakni pada 2011, Agnez Mo berduet dengan penyanyi senior Amerika Serikat, Michael Bolton membawakan lagu Said I Loved You. Dia kemudian dinobatkan sebagai best Asian Artist Indonesia di ajang Mnet Asian Music Awards 2012.

Go international

Agnez Mo pun disibukkan dengan berbagai konser setelahnya. Sampai pada 2017 yang menjadi tahun gemilangnya. Dia meluncurkan album internasional pertama bertajuk X. Lagu bertajuk Long As I Get Paid berhasil mencuri perhatian banyak orang di dunia.

Tak lama kemudian, Agnez Mo meluncurkan lagu kedua bertajuk Damn I Love You. Selanjutnya, Agnez Mo yang hijrah ke Amerika Serikat berkolaborasi dengan Chris Brown dan beberapa penyanyi Amerika Serikat lainnya.

Agnez Mo bahkan dengan gampang melenggang di red carpet American Music Awards 2019. Penampilannya yang anggun mencuri perhatian khalayak.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten