Polisi dan warga mengevakusi truk terperosok hingga terbaik di jembatan Budirejo, Desa Pakisan, Cawas, Klaten, Jumat (6/12/2019). (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN -- Belasan orang berhamburan melompat sebelum truk yang mereka tumpangi terperosok ke sungai hingga terbalik di ruas jalan alternatif Cawas-Gunungkidul, wilayah Cawas, Klaten, Jumat (6/12/2019).

Tak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB di jalan alternatif Cawas-Gunungkidul tepatnya jembatan Budirejo, Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Klaten.

Truk bernopol AB 8394 OD yang dikemudikan Slamet Riyanto, 37, warga Desa/Kecamatan Semin, Gunungkidul melaju dari Cawas menuju Gunungkidul. Truk bermuatan karung berisi jerami untuk pakan ternak yang mereka cari hingga ke wilayah Kecamatan Wonosari, Klaten. Sementara, sekitar 14 orang merupakan para pencari rumput duduk di karung-karung jerami tersebut.

Saat melintas di jembatan Budirejo, truk berjalan terlalu ke kanan hingga melaju pada ruas jalan berlawanan. Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Kharisma bernopol AD 5222 QC yang dikendarai Yunus Supriyanto, 53, warga Desa Tugu, Kecamatan Cawas, berboncengan dengan Melina Dwi Wulandari, 20, dan Stefanus, 10.

Truk menabrak sepeda motor hingga pengendara dan para pembonceng terjatuh. Sementara truk tak terkendali dan oleng ke sisi kanan membentur pagar jembatan. Truk terperosok ke sungai berkedalaman sekitar 2 meter dari permukaan jembatan.

Akibat kejadian itu, posisi truk terbalik dengan bagian atas truk berada pada dasar sungai yang mengering. Sementara sepeda motor masih berada di jembatan.

"Dari keterangan para saksi, posisi penumpang itu berada di atas pakan. Karena mengetahui truk akan terperosok, mereka berhamburan melompat dari bak truk," kata Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, melalui Kanitlaka Polres Klaten, Ipda Panut Haryono, saat dihubungi solopos.com, Jumat malam.

Kanitlaka mengatakan belasan penumpang truk mengalami luka beragam dari lecet, nyeri, hingga patah tulang. Pengendara dan pembonceng sepeda motor mengalami luka lecet hingga sobek. Para korban yang mengalami luka langsung dilarikan ke RSU Islam Cawas guna mendapatkan perawatan.

"Ada lima orang yang menjalani rawat inap di rumah sakit. Sementara, korban lainnya sudah diperbolehkan pulang. Untuk sopir truk tidak mengalami luka. Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia akibat kejadian ini," kata dia.

Soal penyebab kecelakaan tersebut, Kanitlaka menduga sopir truk kelelahan hingga tak bisa mengendalikan kemudi truknya saat melintas jembatan Budirejo.

"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami dengan meminta keterangan para saksi termasuk pengemudi truk," jelas dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten