Penggugat: Yusuf Mansur Berjanji Ganti Semua Investasi Batu Bara

Menurut Zaini, dai kondang itu pernah berjanji di hadapan para investor bahwa dirinya akan mengganti seluruh uang investasi jemaahnya. 

 Zaini Mustofa (kanan) menggugat Ustaz Yusuf Mansur ke PN Jakarta Selatan terkait investasi batu bara. (Thayyibah Channel)

SOLOPOS.COM - Zaini Mustofa (kanan) menggugat Ustaz Yusuf Mansur ke PN Jakarta Selatan terkait investasi batu bara. (Thayyibah Channel)

Solopos.com, JAKARTA — Salah satu investor bisnis batu bara, Zaini Mustofa, kukuh menggugat Ustaz Yusuf Mansur ke pengadilan. Menurut Zaini, dai kondang itu pernah berjanji di hadapan para investor bahwa dirinya akan mengganti seluruh uang investasi jemaahnya.

Janji itu dilontarkan pada 2010 namun hingga saat ini tidak ada realisasinya.

PromosiSetelah 1,5 Abad, Rerata Tinggi Badan Warga Negara Maju Bertambah 11 Cm

“Saat itu Yusuf Mansur hadir dalam pertemuan dengan teman-teman. Banyak sekali yang datang. Dalam pertemuan itu Yusuf Mansur berjanji akan mengganti seluruh uang investor. Banyak saksinya. Ada memang beberapa yang sudah meninggal, tapi yang masih hidup mungkin lebih dari 70 orang. Mereka menyaksikan saat Yusuf Mansur mengatakan itu. Bisa dicek,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu (17/1/2022).

Zaini tampil sendiri menggugat Yusuf Mansur ke PN Jaksel. Karena profesinya sebagai seorang pengacara, ia mewakili dirinya sendiri untuk menuntut haknya yakni uang investasi senilai Rp80 juta pada 2009.

“Uang Rp80 juta tahun 2009, kalau dinilai sekarang sudah berapa coba?” ujarnya.

Ustaz Yusuf Mansur akan menjalani persidangan perdana gugatan investasi batu bara pada 15 Februari 2022 mendatang. Persidangan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Pada persidangan gugatan investasi hotel di PN Tangerang beberapa pekan lalu, Yusuf Mansur tidak hadir dan mewakilkan kepada tim penasihat hukumnya.

Gugatan dugaan wanprestasi investasi batu bara di PN Jaksel bernomor 28/Pdt.G/2022/PN.Jak.Sel. Nama penggugatnya adalah Zaini Mustofa, warga Bogor, Jawa Barat.

Zaini menggugat lima pihak yakni PT Adi Partner Perkasa (perusahaan batu bara yang berkantor di Jakarta Selatan), Adiansyah (Direktur PT Adi Partner Perkasa), Jam’an Nurchotib Mansur (Yusuf Mansur, Komisaris Utama PT Adi Partner Perkasa), BMT Darussalam Madani dan PPPA Darul Quran Tangerang.

“Infonya sidang tanggal 15 Februari 2022. Ada di websitenya PN Jaksel tapi saya belum mendapat panggilan baik hardcopy maupun email,” ujar Zaini.

Baca Juga: Fantastis! Ustaz Yusuf Mansur Digugat Rp98 Triliun di PN Jaksel 

Zaini menuturkan, sidang perdana biasanya mengagendakan verifikasi identitas penggugat dan tergugat serta terkait data-data lainnya. Jika memakai jasa pengacara, hakim akan menanyakan surat kuasanya.

“Juga lisensi penggugat dengan tergugat dan ngecek surat panggilan kepada para pihak sudah sempurna atau belum? Kalau semua sudah lengkap baru memilih hakim mediator untuk mediasi,” katanya.

Zaini tidak mempermasalahkan Yusuf Mansur akan datang atau tidak lantaran dai kondang tersebut sudah diwakili tim pengacara. Namun jika datang, ia akan mengapresiasinya.

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur mempersilakan bagi orang-orang yang merasa ia rugikan untuk menggugat ke pengadilan. Meskipun mengakui sejumlah investasinya belum sukses, dai kondang itu memastikan dirinya tidak menipu para investor.

Dalam klarifikasinya di kanal Youtube Daqu Channel, Yusuf Mansur menegaskan dirinya tidak pernah menipu dalam bisnis batu bara di Kalimantan Selatan pada 2009.

“Soal tipu menipu mah kagak. Soal batu bara saya dibilang nipu, kagak! Dari dulu malah saya ngalah mulu, ikut ganti ikut bayar beberapa orang, malah ada satu orang Rp23 miliar itu. Saya juga gak tahu dapat duit dari mana itu bisa ganti. Belum yang lain-lain itu, yang nyelonong ke rumah saya, kalau sekarang mah enggak. Kalau sekarang ada yang mau mempermasalahkan ke polisi aja udah, buktiin di sono aja udah. Selama ini juga ke polisi melulu, pakai pengacara melulu ya gak apa-apa,” tutur suami dari Siti Maemunah tersebut.

Terkait dengan masalah yang beruntun menerpanya, Yusuf Mansur memilih untuk memakai pendekatan ruhani. Ia mengajak ribuan santrinya di berbagai pondok pesantren Daarul Quran untuk menggelar yasinan selama 40 hari.

Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Digoyang Tudingan Investasi Bodong Batu Bara 

Per Minggu (16/1/2022) ini yasinan itu sudah memasuki hari ke-30. Yusuf Mansur menuliskannya dalam status Instagramnya. Tulisan itu langsung direaksi banyak warganet, ada yang nyinyir namun lebih banyak yang mendoakan.

“Yaasiin 40 hari masih berlangsung dengan izin Allah. Sebagian dah hari ke-30. Sebagian ada yang baru mulai 2-3hr. Gpp. Mulai aja. Itung-itung niat latihan buat biasain ibadah dan amalan-amalan saleh yang rutin-rutin. Dan bisa aja ditambah amalan-lain lain,” tulis Yusuf Mansur seperti dikutip Solopos.com.

Berdasarkan pengamatan pukul 18.00 WIB, hanya ada dua akun yang berkomentar nyinyir. Sisanya membela dan mendoakan dai bernama asli Jam’an Nurchotib Mansur tersebut.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Kisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

Dalam mitologi Yunani, Medusa dikenal sebagai sosok wanita cantik jelita yang dikutuk berambut ular namun memiliki kekuatan yang mematikan.

Semangat Merdeka Belajar untuk Pemulihan Pendidikan Asia Pasifik

Sistem pengajaran yang memerdekakan adalah jalan terbaik memulihkan sektor pendidikan di kawasan Asia Pasifik. Semua negara di kawasan ini harus bekerja sama memulihkan sektor pendidikan.

Hadir di UKSW, Menteri KKP Ungkap Strategi Ekonomi Biru dan Riset PT

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam ajang Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Leaders Forum hari ke-2 yang berlangsung di Balairung Universitas.

Mengintip Isi Cawet, Desa Nan Indah di Pemalang

Inilah pemandangan indah di Desa Cawet, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

PT BSI (BRIS) Akan Right Issue Kuartal III/2022, Segini Nilainya

Kuartal III/2022, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk. (BRIS) akan melakukan right issue sebagai upaya penambahan modal.

Siapa Wirda Mansur yang Bilang Paytren Baik-Baik Saja?

Di Paytren Wirda Mansur menjabat Direktur Inovasi & Pengembangan.

Ketika Pemain Kendang Mengacau, Humor dan Dagelan ala Srimulat

Film Srimulat: Hil yang Mustahal diawali adegan kelompok lawak Srimulat yang sedang populer terganggu penampilannya karena kemunculan pemain kendang yang lebih lucu bernama Gepeng (Bio One).

Wirda Mansur dan Kuasa Hukum Paytren Beda Suara, Siapa yang Bohong?

Pernyataan Wirda Mansur itu berbeda dengan pengakuan kuasa hukum Paytren yang menjadi wakil dalam perundingan tripartit atas gugatan 14 karyawan di Kantor Disnaker Bandung.

Tripartit Yusuf Mansur Berlanjut 25 Mei, Karyawan Tuntut Gaji Dibayar

PT VSI melalui kuasa hukumnya, Carlos menyatakan perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya dana cukup untuk membayar karyawan.

10 Berita Terpopuler: Onggo-Inggi Jembatan Jurug & Laka Sleman-Boyolali

Ulasan tentang wujud Onggo-Inggi, makhluk yang disebut-sebut kerap muncul di Jembatan Jurug lama dan kecelakaan di Sleman & Boyolali menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (19/5/2022).

Politikus Nasdem: Demo Jangan Angkat Isu Pemakzulan Jokowi

Aksi itu merupakan puncak dari rangkaian gelombang unjuk rasa buruh di berbagai daerah.

Demo Besar 21 Mei, Anggota DPR: Jangan Niatnya Perebutan Kekuasaan

Sejumlah elemen masyarakat dari kelompok buruh seperti Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) diagendakan menggelar demonstrasi besar pada 21 Mei 2022.

Satgas Covid-19 Harap Pelaku Perjalanan Jauh Sukarela Tes PCR

Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat melakukan tes Covid-19 jika memiliki riwayat bepergian jarak jauh.

Isu Kenaikan Harga Pertalite, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Masyarakat diramaikan dengan isu kenaikan harga Pertalite setelah keberadaan bahan bakar minyak (BBM) itu secara eceran di masyarakat sulit didapatkan.

Pemerintah Diminta Hati-Hati Narasikan Pelonggaran Lepas Masker

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman mengatakan kebijakan pelonggaran masker jangan sampai disalahartikan masyarakat menjadi euforia yang berlebihan, sebab prokes pada umumnya tetap harus dilakukan.

Tanaman Ganja Jadi Bumbu Masakan Andalan pada Zaman Kesultanan Aceh

Penggunaan ganja sebagai bumbu masakan pada masa Kesultanan Aceh tertulis dalam Kitab Tajol Mulok abad ke-18.