Pengacara: Brigadir J Meninggal Kok Rekeningnya Masih Bisa Transaksi

Rekening almarhum Brigadir J dan beberapa ajudan lainnya diduga dipakai oleh kelompok Ferdy Sambo untuk transaksi haram mafia judi dan narkoba.

 Rekaman CCTV Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo Jl Saguling III, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022. (Youtube)

SOLOPOS.COM - Rekaman CCTV Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo Jl Saguling III, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022. (Youtube)

Solopos.com, JAKARTA — Tudingan Irjen Pol Ferdy Sambo terlibat dalam penyalahgunaan wewenang terkait jabatannya saat menjabat Kepala Divisi Propam dan Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih kian kencang.

Penasihat hukum keluarga mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) menduga rekening almarhum dan beberapa ajudan lainnya diduga dipakai oleh kelompok Ferdy Sambo untuk transaksi haram mafia judi dan narkoba.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Tudingan itu didasari temuan pihak pengacara soal hilangnya uang Rp200 juta dari salah satu rekening Brigadir J pada 11 Juli 2022.

Uang Rp200 juta di rekening Brigadir J itu berpindah ke rekening rekannya yang belakangan menjadi tersangka pembunuh, Brigadir Rizal (RR).

Baca Juga: Didesak Ditangkap, Penyusun Skenario Ferdy Sambo Diperiksa Polisi

“Transaksi itu aneh sebab Brigadir J sudah meninggal dunia pada 8 Juli 2022 tapi di rekeningnya terjadi transaksi tanggal 11 Juli 2022 sejumlah Rp200 juta ke rekening RR. Itu baru satu rekening, padahal Brigadir J ini mempunyai empat rekening,” ujar Kamaruddin Simanjuntak, salah satu pengacara keluarga mendiang Brigadir J, seperti dikutip Solopos.com dari perbincangan di kanal Youtube tvOneNews, Kamis (18/8/2022).

Kamaruddin menambahkan, berdasarkan investigasi yang ia lakukan setelah uang Rp200 juta milik Brigadir J berpindah ke rekening RR tak lama kemudian uang itu berpindah lagi ke rekening lain.

Baca Juga: Pakar: Ferdy Sambo Sengaja Pilih Rumdin untuk Bunuh Brigadir J

Hal itu menguatkan dugaannya bahwa almarhum dimanfaatkan oleh kelompok Ferdy Sambo untuk tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“ATM, laptop, HP dan pin almarhum itu dikuasai kelompok Ferdy Sambo. Menurut informan saya uang Rp200 juta itu sudah mengalir lagi ke rekening orang lain. Ada juga rekening skuad yang lainnya. Bahkan ada rekening milik orang yang tidak bisa berbicara (tunawicara) yang jumlahnya jauh lebih besar. Jadi kalau ditanya penyidik dia gak bisa menjawab, hanya a u a u saja. Jadi memang ini sudah dipersiapkan. Silakan penyidik yang mengusut itu, saya sudah menyampaikan ke Kabareskrim,” ujarnya.

Pakar hukum TPPU, Yenti Gadarsih, menjelaskan dalam tindak pidana pencucian uang harus ada dua kejahatan.

Baca Juga: Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Bharada E ke Polres Jaksel

Pertama adalah kejahatan pencurian uang. Kedua, uang yang dicuri tersebut dipindahkan lagi ke rekening lainnya sebagai indikasi TPPU.

“Kalau tanggal 11 Juli ada transaksi Rp200 juta di rekening almarhum dan ahli warisnya tidak ada yang transfer ke RR, nah dicek RR ini rekeningnya di mana? Jika sudah pindah juga berarti ada TPPU,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Ia menambahkan, jika penyidik Polri belum mengusut kasus tersebut ia menyarankan pihak keluarga untuk mendatangi bank dan meminta cek rekening koran.

Baca Juga: Pascaisu Ferdy Sambo Bos Judi, Ratusan Penjudi Digulung Polisi

Hal itu dibenarkan secara hukum perbankan karena Brigadir J sudah meninggal dunia.

“Berpindahnya rekening dari almarhum ke RR itu kejahatan perbankan yaitu pembobolan rekening. Dalam keadaan begini bisa diusut, apalagi PPATK sudah bilang kalau ada laporan akan diusut. Kan ahli warisnya bisa melapor. Ahli waris meminta rekeningnya dibuka. Kan kalau ada orang meninggal biasanya tutup rekening, nah sebelum ditutup klarifikasi dulu. Apalagi almarhum meninggal secara tidak wajar,” katanya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Survei Cawapres 2024, 2 Lembaga Tempatkan Ridwan Kamil di Posisi Tertinggi

      Survei Cawapres 2024 di dua lembaga survei menempatkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di posisi teratas sebagai cawapres 2024.

      Archevent 2022, Tumbuhkan Kesadaran Menjaga Keamanan lewat Pameran Virtual

      Program Studi Arsitektur UNS menggelar acara Archevent 2022 dengan mengusung tema Raising Awareness Through Architecture.

      Kemenkes Fokuskan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat

      Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi fasilitas kesehatan hingga program yang bersifat promotif preventif.

      Hari Ini, DPR Gelar Uji Kelayakan Calon Panglima TNI

      Komisi I DPR akan menggelar fit and proper test calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono pada Jumat (2/12/2022).

      Polisi Buru Pengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi di Karawang

      Adapun aksi orang mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi itu terekam dalam dua video yang berdurasi 54 dan 60 detik.

      Babak Pertama Usai, Maroko Atasi Kanada 2-1  

      Maroko  mengalahkan Kanada 2-1 pada babak pertama pertandingan terakhir Grup F Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium Doha.

      Bareskrim Limpahkan Berkas Tahap II Tiga Tersangka Korupsi BPD Jateng ke JPU

      Penyidik Dittipikor Bareskrim Polri melimpahkan tahap II tiga tersangka dan barang bukti perkara dugaan korupsi BPD Jawa Tengah Cabang Jakarta periode 2017-2019 JPU, Kamis (1/12/2022).

      KPK Umumkan 10 Desa Antikorupsi di Indonesia, Skor Tertinggi Ada di Semarang

      KPK meluncurkan Desa Antikorupsi tahun 2022 dengan skor tertinggi, yaitu 96,75 diraih Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

      Kisah Pemilik @pepow.works, dari Cari Cuan buat Jajan Kini Jualan ke Luar Jawa

      Pemilik usaha @pepow.works, Anisa Wahyuni, mengaku hanya ingin mendapatkan tambahan uang jajan saat kali pertama menjalankan usahanya.

      Polda Sumut Sita Aset senilai Rp158 Miliar Milik Bos Judi Daring Apin BK

      Panca menyebutkan, dalam kasus TPPU ini, pihaknya telah menyita 26 aset rumah/ruko milik Apin BK.

      Sejuknya Suasana Masjid Nurul Huda UNS, Tempat Beribadah dan Menenangkan Diri

      Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Nurul Huda juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai pembentuk moral islami kepada civitas muslim UNS.

      BNPT: Kelompok Teroris Gunakan Internet untuk Propaganda

      Kelompok ekstremisme melakukan rekrutmen dan perencanaan hingga pendanaan tindak pidana terorisme yang menargetkan anak muda dan perempuan untuk melakukan aksi teror.

      Ucapan Terakhir Brigadir Yosua: Eh Kenapa Pak, Ada Apa Pak?

      Dalam posisi badan Yosua masih bergerak-gerak dan mulut mengerang kesakitan, Ferdy Sambo mendekat dan menembak kepala anak buahnya itu.

      Masa Depan Indonesia Cerah dari Energi Bersih

      Sumber energi terbarukan yang lebih bersih di Indonesia sangat berlimpah dan belum dimanfaatkan dengan maksimal.

      Kemendikbud Luncurkan Sistem Seleksi Masuk PTN 2023, Ini Jadwalnya

      Ada tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru pada 2023.

      RS UNS Buka Layanan Patologi Forensik

      Mulai 1 Desember 2022, Rumah Sakit (RS) UNS yang berkerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah (Jateng), telah siap memberikan pelayanan patologi forensik.