Tutup Iklan

Pemkot Madiun Tiadakan Salat Iduladha, Begini Aturan Lengkapnya

Pemkot Madiun mengeluarkan SE PPKM Daurat di tempat ibadah dan pelaksanaan malam takbiran, salat Idul Adha, dan kurban.

 Infografis PPKM Darurat (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Infografis PPKM Darurat (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan surat edaran terkait PPKM Daurat di tempat ibadah dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran, salat Iduladha, dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban. Ada sejumlah aturan yang telah ditetapkan saat perayaan Iduladha tahun 2021.

1. Peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah

a) Selama pemberlakuan PPKM Darurat, peribadatan di tepat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, wihara, klenteng serta tempat umum lainnya) yang dikelola masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan ditiadakan sementara dan kegiatan peribadatan dilakukan di rumah masing-masing.

b) Kumandang azan, bunyi lonceng/bel gereja, trishannya, dan tanda lain sebagai tanda masuknya waktu ibadah, tetap dapat dikumandangkan atau dibunyikan.

c) Selama masa pemberlakukan PPKM Darurat, tempat ibadah harus tetap terjaga kebersihan dan kesuciannya.

Baca juga: Bawa Nasi Kotak ke RS, Wawali Madiun Inda Raya Dukung Perjuangan Nakes

2. Malam takbiran dan salat hari raya Iduladha

a) Penyelenggaraan malam takbiran di masjid/musala dapat dilakukan dengan audio visual dan tidak mengundang jamaah.

b) Takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki, arak-arakan kendaraan, atau dengan lainnya ditiadakan.

c) Salat Iduladha 1442 H/2021 M di masjid/musala yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan atau tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditiadakan.

d) Takbir dan salat hari raya Iduladha dapat dilakukan di rumah masing- masing sesuai dengan rukun sahnya salat Iduladha.

3. Pelaksanaan kurban, wajib memenuhi ketentuan:

a) Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan sesuai Syariat Islam, termasuk kriteria hewan yang disembelih.

b) Penyembelihan hewan kurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah agar waktu yang dibutuhkan tiap hari tidak terlalu lama yakni empat sampai lima kam (antara pukul 07.00-12.00).

c) Pemotongan hewan kurban dapat dilakukan dengan ketentuan:

Baca juga: Pemkot Surabaya Instruksikan Seluruh Puskesmas Buka 24 Jam

Penerapan jaga jarak fisik, meliputi:

  1. Melaksanakan pemotongan hewan kurban di area terbuka yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jaral fisik.
  2. Penyelenggara melarang kehadiran pihak-pihak selain petugas pemotongan hewan kurban.
  3.  Menerapkan jaga jarak fisik antar petugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging.
  4.  Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh petugas ke tempat tunggal warga yang berhak atau melalui ketua RT.
  5.  Petugas yang mendistribusikan daging kurban wajib mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimkan kontak fisik dengan penerima.

Penerapan protokol kesehatan dan kebersihan petugas dan pihak yang berkurban:

  1.  Pemeriksana kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh petugas dan pihak yang berkurban di setiap pintu/jalur masuk  tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh.
  2.  Petugas yang menangani penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.
  3.  Setiap petugas yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan dan pendistribusian.
  4. Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi dan memantau para petugas agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telingan, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
  5.  Petugas menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah.
  6.  Petugas yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.
  7. Tidak dianjurkan untuk mengadakan makan bersama di tempat penyembelihan.

Baca juga: RSUD Soetomo Sulap Kontainer untuk Rawat Pasien Covid-19

Penerpan kebersihan alat:

* Melakukan pembersihan dan disinfektan seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan.

* Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang petugas harus menggunakan alat lain, maka harus dilakukan disinfektan sebelum digunakan.

Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, membenarkan bahwa Surat Edaran terkait pelaksanaan salat Iduladha dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban itu memang telah disepakati dan disebar ke takmir masjid dan musala se-Kota Madiun.

Menurutnya, SE ini sebagai bentuk upaya untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan cukup tinggi.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Pengumuman, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menurunkan tarif rapid test antigen dari Rp85.000 menjadi Rp45.000 mulai 24 September 2021.

Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

3 Tahun Pimpin Kabupaten Madiun, Ini Pencapaian Kaji Mbing-Hari Wuryanto

Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Hari Wuryanto sudah memimpin Kabupaten Madiun tiga tahun.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Bangun Kabupaten Madiun dari Pinggiran

Pemerintah Kabupaten Madiun di tangan Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto ingin membangun dari pinggiran.

PT Inka Buat Peti Kemas Canggih Berpendingin, Cocok Angkut Ikan Laut

PT Inka Madiun membuat peti kemas berpendingin yang memudahkan nelayan dalam menyimpan ikan. Sumber dayanya hibrid sehingga tak boros baha bakar.

Salah Kaprah, Pasangan Kekasih di Madiun Justru Kompak Dalangi Pencurian

Perempuan Madiun, Dewi Ayu, nekat menggondol sepeda motor yang diparkir dengan kunci kontak menggantung. Motor tersebut dijual oleh kekasihnya.

Nahas, 3 Warga Ponorogo Luka-Luka Tertimpa Atap Rumah

Tiga warga Ponorogo menjadi korban atap rumah rumah mereka yang mendadak ambrol.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Madiun Gandeng UNS Bangun Kampus di Caruban

Mimpi Pemkab Madiun memiliki perguruan tinggi terwujud dengan berdirinya Kampus UNS Solo di Caruban.

Cegah Penularan Covid-19, Parkir Peserta SKD CASN Madiun Dibagi

Masih pandemi Covid-19, pelaksanaan SKD yang dipusatkan di Pendapa Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, terapkan prokes ketas.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Sejahterakan Petani Kabupaten Madiun Melalui Porang

Pengembangan lahan porang di Kabupaten Madiun merupakan bentuk intervensi dari pemerintah yaitu dengan mempertemukan Perhutani, perbankan, dan Pemkab Madiun.

Bermain di Sungai, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Blabakan Mbah Anom.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Respons Cepat Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun

Bupati Ahmad Dawami mengatakan pandemi Covid-19 merupakan kejadian louar biasa atau extra ordinary sehingga responsnya juga harus extra ordinary.

Tak Bermoral, Ustaz Ponpes di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati

Seorang ustaz di salah satu ponpes di Trenggalek ditangkap setelah melakukan pencabulan terhadap 34 santriwatinya.

Madiun Naik Level 3, Bupati: Karena Capaian Vaksinasi Baru 40%

Setelah sempat menerapkan PPKM Level 2, kini Kabupaten Madiun kembali lagi berada di level 3.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.