Ilustrasi tes pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). (Antara-Umarul Faruq)

Solopos.com, KLATEN — Pemkab Klaten menyiapkan 500 laptop untuk seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar.

Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai BKPPD Klaten, Rijana, mengatakan peralatan menjadi fokus utama lima kabupaten yang menggelar ujian SKD CPNS di LPPKS Karanganyar.

Masing-masing kabupaten itu yakni Klaten, Sragen, Sukoharjo, Boyolali, serta Wonogiri berbagi tugas menyiapkan peralatan ujian dengan sistem computer assisted test (CAT) itu.

Rijana mengatakan peralatan untuk ujian ditanggung bersama-sama lima kabupaten lantaran LPPKS hanya menyediakan tempat untuk lokasi ujian.

“Persiapan ujiannya gotong royong. Fokus pertama penyiapan laptop karena banyaknya peserta ujian,” kata Rijana saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu (26/1/2020).

Wabah Virus Corona Baru di China dari Ular yang Dimakan Manusia?

Laptop dibutuhkan lantaran setiap sesi ujian ada 450 peserta. Rijana memastikan kebutuhan laptop tersebut sudah disiapkan.

“Karena laptop yang kami miliki terbatas, untuk sementara kami pinjam salah satu sekolah yang kebetulan sedang tidak digunakan. Beruntung karena antarinstansi kami tidak perlu menyewa. Laptop sudah kami ambil dan untuk sementara kami simpan. Sekitar H-4 ujian laptop sudah kami kirim ke sana [LPPKS Karanganyar],” ungkapnya.

Jumlah peserta ujian SKD CPNS 2019 dari Klaten sebanyak 9.469 orang memperebutkan 736 lowongan. Klaten mendapatkan jadwal ujian mulai Kamis (6/2/2020) hingga Selasa (11/2020).

Rijana menuturkan pemeriksaan ketat dilakukan kepada para peserta untuk mengantisipasi joki. Pemeriksaan dilakukan berlapis hingga para peserta dilarang mengenakan perhiasan selama mengikuti ujian.

Lantaran hal itu, para peserta diwanti-wanti tak perlu membawa perhiasan atau barang berharga lainnya ke lokasi ujian. “Peserta ujian wajib membawa KTP asli atau surat keterangan pengganti KTP sementara serta karu peserta ujian. Tidak perlu membawa alat tulis karena sudah disediakan panitia,” tutur dia.

Sejarah Angkringan dari Desa Ngerangan Bayat Klaten Terkenal ke Pelosok Negeri

Kasubid Pengadaan dan Pengembangan Pegawai BKPPD Klaten, Tamtama, jumlah laptop yang disiapkan Pemkab yakni sesuai jumlah peserta ujian setiap sesi sebanyak 450 orang ditambah cadangan minimal 10 persen.

“Jadi total kesiapan laptop lebih dari 500 unit. Ujian per sesi durasi 90 menit. Untuk pembagian peserta ujian pada Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu setiap harinya dibagi dalam lima sesi. Sementara ujian Jumat berlangsung empat sesi,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten