Pembelajaran Tatap Muka Masih Terlarang di Karanganyar

Pembelajaran tatap muka masih menjadi kegiatan terlarang di di Karanganyar sebagaimana putusan Kantor Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6.

SOLOPOS.COM - Plt. Kepala Disdikbud Jateng, Padmaningrum, berbincang dengan seorang siswa yang melaksanakan pembelajaran tatap muka di SMAN 2 Kota Tegal, Senin (7/9/2020). (Semarangpos.com-Humas PemprovJateng)

Solopos.com, KERANGANYAR — Pembelajaran tatap muka masih menjadi kegiatan terlarang di di Karanganyar, Jawa Tengah. Keputusan itu diambil Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah Wilayah 6.

Kantor Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6 membahawi wilayah Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kepala Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6, Suratno, menyampaikan secara tegas bahwa saat ini SMA/SMK di Karanganyar belum diizinkan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.

Pernyataan itu disampaikan seusai Suratno mengumpulkan kepala SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar di Aula SMAN 1 Karanganyar, Selasa (27/10/2020). Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar mengikuti sosialisasi tentang optimalisasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pembinaan karakter pada satuan pendidikan SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar.

Peluang Bisnis: Kuy! Tangguk Omzet Gorengan Nan Menggiurkan

"[PTM] dilarang. Masih mengikuti kebijakan provinsi yakni pembelajaran jarak jauh. Yang paling utama menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak," kata Suratno saat berbincang dengan wartawan.

Dia menyampaikan sekolah dilarang menyelenggarakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan di masa pandemi Covid-19. Pada kondisi tertentu, sekolah boleh menyelenggarakan kegiatan dengan catatan mendapatkan izin dari Disdikbud Provinsi Jateng melalui Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6.

PTM 100 Siswa

Di sisi lain, Suratno menyampaikan dua sekolah di wilayah 6 Kabupaten Wonogiri, yaitu SMA N 2 Wonogiri dan SMK N 2 Wonogiri, menjadi proyek percontohan penyelenggaraan PTM di masa pandemi. Salah satu pertimbangan adalah zona Covid-19 di Kabupaten Wonogiri memenuhi syarat penyelenggaraan PTM. PTM akan diikuti 100-an siswa per hari.

Anime Kimi No Nawa Diadaptasi Jadi Film Live Action Hollywood

"Percontohan. Tetapi ada sejumlah syarat harus dipenuhi. Diizinkan ketua satgas di daerah masing-masing dan orang tua juga mengizinkan dengan membuat surat pernyataan. Setelah berjalan akan dievaluasi. Kalau enggak ada masalah, kami tambahkan di kabupaten lain," jelas dia.

Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Tarsa, menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar rutin berkoordinasi dengan Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6 berkaitan dengan pembelajaran di masa pandemi. Salah satunya penerapan PTM maupun PJJ untuk SMA/SMK harus mengikuti regulasi di daerah.

"Kami secara tegas tetap melarang [PTM]. Zona [Covid-19 di Kabupaten Karanganyar] masih belum aman. Kami ikuti aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan supaya nyaman dan aman. Mereka [SMA/SMK] mau membuka sekolah [PTM] harus mengikuti regulasi di Kabupaten Karanganyar," jelas Tarsa saat ditemui wartawan di Gedung Grha PGRI Kabupaten Karanganyar, Selasa.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Satgas Kecamatan Kota Solo Siapkan Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Seluruh pemerintah kecamatan Kota Solo membentuk Satgas Penanganan Covid-19 supaya pelayanan kepada masyarakat lebih cepat. Satgas...

Permintaan Rapid Test Deteksi Covid-19 Stasiun Solo Balapan Naik 3 Kali Lipat

Solopos.com, SOLO -- Permintaan tes cepat atau rapid test deteksi Covid-19 di Stasiun Solo Balapan meningkat seiring kenaikan jumlah...

Keras! Sanksi Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan Sukoharjo Sampai Rp50 Juta

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo menerapkan sanksi yang cukup keras dan tegas terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan pencegahan...

Razia Masker Digelar di Kartasura, 20 Orang Terjaring

Solopos.com, SUKOHARJO - Razia masker digelar di Balai Desa Singopuran Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/11/2020). Operasi ini digelar...

Gelar Simulasi Pemungutan Suara, KPU Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Solopos.com, SRAGEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2020. Simulasi ini...

Pandemi Covid-19, Pasar Murah Sragen Digelar dengan Sistem Drive Thru

Solopos.com, SRAGEN - Pemkab Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah di 20 kecamatan. Kegiatan ini pun...

Jemaah Salat Pun Disisir demi Pembiasaan 3M di Masjid Al Falah Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Masjid Al Falah Sragen membagikan 100 lembar masker kepada para jemaah Salat...

Sudah Jalankan Protokol Kesehatan Saat Pelipatan Kertas Suara, Jangan Lupa 3M Saat Pemungutan Suara

Solopos.com, BOYOLALI - KPU Boyolali menerapkan protokol kesehatan saat pelipatan kertas suara untuk Pilkada 2020. Mereka pun diimbau untuk...

Begini Langkah Pemkab Karanganyar Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR – Di masa pandemi Covid-19, usaha mikro, kecil, dan menengah ikut terdampak. Pemkab Karanganyar meminta pelaku UMKM...

Perpusda Sragen Batasi Pengunjung dan Kurangi Jam Buka di Masa Pandemi

Solopos.com, SRAGEN -- Setelah memarkir sepeda motornya, dua pengunjung bergegas menuju pintu masuk Perpustakaan Daerah atau Perpusda Sragen di...