Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Kasus Mutilasi Driver Ojol di Bekasi

Warga dihebohkan dengan kasus mutilasi yang korbannya ditemukan di tepi jalan Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 Ilustrasi garis polisi. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi garis polisi. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Warga dihebohkan dengan kasus mutilasi yang korbannya ditemukan di tepi jalan Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

PromosiPemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024

Tak butuh waktu lama, Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan disertai mutilasi itu.

“Terduga pelaku sudah ditangkap, tapi masih ada terduga pelaku lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, saat dikonfirmasi Antaranews di Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Adapun dua terduga pelaku yang telah ditangkap saat ini masih berstatus saksi, meski demikian penyidik telah mengantongi cukup alat bukti untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Baca Juga: Inisiatif Masjid Hijau Menggalang Komunitas Masjid Peduli Krisis Iklim

Zulpan mengatakan saat ini tim gabungan masih bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Namun, dia belum bersedia menjelaskan lebih lanjut kasus tersebut, agar tidak membuat panik para terduga pelakunya sehingga berupaya menghilangkan barang bukti. “Saat ini belum bisa saya sampaikan, nanti saat rilis akan saya sampaikan semua,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, membenarkan, penangkapan dua terduga pelaku.

“Alhamdulillah dua terduga pelaku sudah tertangkap,” kata Tubagus saat dikonfirmasi, Sabtu.

Tubagus mengatakan ada tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi tersebut. “Diduga ada tiga orang. Ini masih kita dalami. Dua sudah tertangkap, satu lagi on progress,” ujarnya.

Baca Juga: Putusan Mahkamah Konstitusi Ambigu, PSHK Sarankan Pencabutan UUCK

Kronologi Penemuan Mayat Korban Mutilasi Ojol

Sebelumnya, penemuan potongan tubuh manusia sempat membuat heboh warga Bekasi. Belakangan diketahui jika korban bernama Ridho Suhendra,28, seorang pria yang keseharianmya bekerja sebagai driver ojek online.

Paman korban Zarul Ulia,53, mengatakan, polisi sudah mendatangi rumah Ridho yang beralamat di Kampung Buwek, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Tadi pagi menjelang siang, polisi datang ke sini untuk mengecek dan menanyakan mengenai identitas Ridho. Ditanya, ‘apa betul Ridho Suhendra tinggal di sini, apa betul umurnya 28 tahun, dan lainnya’. Ya semua yang ditanyakan polisi memang benar,” tutur Zairul di lokasi.

Seperti dilansir Liputa6, warga Kampung Kedung Waringin, Desa Kedung Gede, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang terbungkus kantong plastik, Sabtu.

Baca Juga: Tiga Anggota Polisi di Labuhanbatu Sumut Dipecat, Penyebabnya Ini

Terdapat sepuluh potongan tubuh dalam kantong plastik tersebut, yang terdiri dari bagian lengan serta kaki. Diduga korban mutilasi berjenis kelamin pria.

Potongan tubuh tersebut awalnya ditemukan oleh warga sekitar yang hendak mengantar sang istri ke tempat kerja. Saat melintas di depan bengkel, saksi melihat ada bungkus kantong plastik yang mencurigakan. “Saya awalnya mau antar istri kerja, terus lihat ada bungkusan di depan warung,” kata saksi mata, Kasim.

Karena penasaran, Kasim kemudian membuka kantong plastik tersebut yang ternyata berisi potongan tubuh korban mutilasi. “Karena penasaran saya dekati, terus di situ saya lihat ada tangan dan dengkul,” ujarnya.

Penemuan itu lalu dilaporkan warga ke pihak berwajib. Tak lama kemudian petugas kepolisian setempat bersama TNI datang dan melakukan pengamanan di lokasi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi di sekitaran TKP.

Potongan tubuh tersebut kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Klaim Legawa Dikritik, Anies: Itu Penting Bagi Pemerintah

Anies Baswedan termasuk kepala daerah yang sering dihujani kritik setiap ada permasalahan di Ibu Kota.

Kasus Kerangkeng Bupati Langkat Belum Jelas, Ini Kata Kapolda Sumut

Kasus penemuan kerangkeng manusia di kompleks rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin, di Desa Tengah, Kabupaten Langkat belum menemukan titik terang.

+ PLUS Pelegalan Ganja di Thailand, Antara Blunder dan Solusi Kesehatan

Upaya Dewan Narkotika Thailand mempersilakan warganya menanam ganja di rumah bisa jadi blunder bila tidak dibarengi penegakan aturan hukum secara optimal.

Kisah Veronika Andrews, Alumnus FISIP UNS yang Berkarier di Boeing

Veronika mengawali kariernya di Boeing pada tahun 2007. Waktu itu Vero diterima sebagai Data Management Specialist Boeing dengan sistem kontrak.

Terkini Soal Bentrok Sorong Papua, Tim DVI Polri Identifikasi 17 Korban

Tim DVI Mabes Polri mulai mengidentifikasi 17 jenazah korban pembakaran karaoke Double O Sorong saat pertikaian dua kelompok warga di Kota Solo pada Selasa (25/1/2022).

Irjen Kemendagri Minta APIP Daerah Kawal Penyusunan LPPD

Bimbingan teknis Reviu Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) ini ditujukan bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Daerah.

Pak Harto Trending Topik, Netizen Kenang Zaman Dulu Serba Murah

Pak Harto menjadi trending topic di Twitter pada Kamis (27/1/2022) atau tepat 14 tahun peringatan hari dia wafat.

Hadiri Kuliah Tamu, Alumnus Ajak Mahasiswa UNS Kerja di Boeing

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan perusahaan penerbangan internasional Boeing untuk mengadakan kuliah tamu.

Update! Teror KSB di Pos Gome Papua, 3 Prajurit Yonif 408/SBH Gugur

Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Taufan Gestoro, menyampaikan tiga prajurit TNI gugur dalam baku tembak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/2022).

+ PLUS Food Estate Rawan Menjadi Cultuurstelsel Baru

Proyek food estate sebagai upaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional berdampak proletarisasi petani meluas dan rawan menjadi tanam paksa jenis baru.

Rusia Berpotensi Invasi Ukraina, Inggris Siap Kerahkan Pasukan

Inggris sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan ratusan tentara ke kawasan Eropa Timur dalam menghadapi kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina.

+ PLUS Kekuatan Super Netizen Indonesia yang Jatuhkan Mental Garuda Pertiwi

Skuat Garuda Pertiwi merasakan keganasan komentar netizen Indonesia hingga membuat mental mereka jatuh sebelum bertanding di Piala Asia Wanita.

Pos Gome Papua Diserang KSB, Dua Prajurit TNI Meninggal

Sebanyak dua prajurit TNI meninggal dampak serangan KSB ke Pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua pada Kamis (27/1/2022) pagi.

Terkini, Kata Warga Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Ratusan warga mendatangi kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin, di Desa Raja Tengah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

+ PLUS Petani Belum Menjadi Subjek Utama Proyek Nasional Kedaulatan Pangan

Berdasar pengalaman dan realitas sepanjang 2021 sistem pangan dan pertanian masih dalam kondisi rentan. Petani belum menjadi subjek utama narasi besar ketahanan pangan nasional.