Pantaskah Chelsea Depak Frank Lampard? Ini Statistik dan Prediksi Penggantinya
Frank Lampard (detik)

Solopos.com, LONDON—Kesabaran Chelsea pada Frank Lampard sudah habis. Sang pelatih akhirnya dipecat meski baru saja membawa tim menang 3-1 atas Luton Town di babak IV Piala FA. Mantan Manajer Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, dihubung-hubungkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Lampard.

Sejak ditunjuk sebagai Manajer The Blues pada Juli 2019 menggantikan Maurizio Sarri, Lampard belum kunjung mampu memberikan stabilitas performa bagi klub. Puncaknya saat Chelsea hanya menang sekali dari lima pertandingan terakhir, tiga di antaranya berujung kekalahan.

Hal ini membuat Mason Mount dkk. terjun bebas ke posisi sembilan klasemen Liga Premier, tertinggal 11 poin dari Manchester United di puncak. Padahal, Chelsea sempat menempati singgasana di pertengahan Desember 2020.

“Ini keputusan yang sangat sulit. Saya memiliki hubungan pribadi yang sangat baik dengan Frank, saya sangat menghormatinya,” ujar bos Chelsea, Roman Abramovich, dilansir chelseafc.com, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Panjat Pohon Hingga Stand Up Comedy, Ini 10 Jurusan Kuliah Unik di Dunia

Taipan asal Rusia itu pantas frustrasi karena telah menggelontor dana lebih dari 200 juta poundsterling untuk memperkuat tim di awal musim. Statistik Lampard sendiri tak cukup bagus selama 571 menukangi Chelsea.

Pelatih kelahiran Romford itu hanya memetik 44 kemenangan dari 84 laga di semua ajang. Di era Abrahamovich, hanya Andre Villas-Boas (47,5%) yang memiliki tingkat kemenangan lebih buruk di semua kompetisi di antara manajer permanen Chelsea daripada Lampard (52,4%). Selama satu setengah tahun di Stamford Bridge, Lampard juga belum mempersembahkan trofi.

Chelsea di bawah Lampard juga cenderung inferior ketika melawan tim papan atas di Liga Premier. Sejak Agustus 2019, The Blues cuma meraih 15 poin dari Big Six. Jumlah itu sama dengan Arsenal.

Baca Juga: Dicky Sumarsono: Bisnis Hotel Diprediksi Rebound Tahun Ini

Siapa Penggantinya?

"Kabarnya Frank Lampard akan dipecat oleh Chelsea hari ini. Sungguh benar menggelikan setelah dia baru mengalai penampilan buruknya," kata mantan pemain timnas Inggris Gary Lineker via Twitter sesaat sebelum pengumuman Abramovich itu.

"Sungguh selalu butuh waktu mengingat begitu banyak pemain baru yang merasakan jalan mereka untuk menyesuaikan dengan klub baru. Kesabaran menjadi kebajikan yang jarang ditunjukkan dalam olahraga ini. Mereka tidak pernah belajar,"imbuhnya.

Lampard yang mantan gelandang yang memenangkan tiga gelar Liga Premier dan Liga Champions serta pencetak gol terbanyak klub itu menjadi manajer Chelsea ke-12 yang dipecat sejak Roman Abramovich yang miliarder Rusia itu membeli klub tersebut 2003 silam.

Baca Juga: LCC Virtual FAM 2021: Persaingan 6 Sekolah Asal Solo, Semarang, Karanganyar, Dan Lombok Di Hari Pertama

Manajer berusia 42 tahun itu dipekerjakan pada 2019 setelah bertugas di klub Liga Championship Derby County dan musim lalu dipuji setelah mewarisi skuad yang tidak bisa ditingkatkan karena terkena larangan transfer dari FIFA yang akhirnya dicabut.

Sementara sebagian besar klub membatasi pengeluarannya karena terimbas pandemi Covid-19, Chelsea menghabiskan uang yang lebih banyak dari klub-klub Inggris lainnya untuk merekrut pemain-pemain seperti Kai Havertz, Timo Werner, Ben Chilwell, Hakim Ziyech dan Edouard Mendy.

Sedikitnya 17 pertandingan tak terkalahkan dalam semua kompetisi sepertinya bakal memperkuat daya tawar Lampard saat mereka lolos ke babak gugur Liga Champions sebagai juara grup, selain menduduki urutan ketiga dalam klasemen liga.

Baca Juga: Solo Perpanjang PPKM, Rudy Sebut Pernyataan Menko Perekonomian Kontradiktif Dengan SE Mendagri

Namun performa Chelsea mulai keteteran pertengahan Desember lalu sehingga turun peringkat setelah cuma bisa memetik dua kemenangan dari delapan pertandingan liga terakhirnya yang dipuncaki kekalahan 0-2 dari Leicester City Selasa pekan lalu.

Lampard juga kesulitan memicu kinerja terbaik Werner, sementara Havertz sang gelandang seharga 71 juta pound kesulitan tampil bagus di Inggris, terutama setelah terpapar Covid-19.

Chelsea yang menempati urutan kesembilan dalam klasemen dengan 29 poin dari 19 pertandingan atau 11 poin di bawah pemuncak klasemen Manchester United bakal menjamu Wolverhampton Wanderers Rabu pekan ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom