Nggak Cuma Mobil Listrik, Tesla juga Bikin Powerbank Rumah, Seperti Apa?
Tesla Gigafactory (Bloomberg.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Produsen kendaraan listrik asal Negeri Paman Sam, Tesla Inc., ternyata mengembangkan produk listrik inovatif selain mobil, berupa semacam powerbank.

Perusahaan milik Elon Musk itu mengembangkan powerbank untuk rumah. Produk itu diberi nama Powerwall yang merupakan perangkat penyimpan daya listrik yang menempel di dinding rumah.

Bisnis.com mengutip laman resmi Tesla, menyebut powerbank rumah bernama Powerwall adalah baterai yang menyimpan energi dan mendeteksi pemadaman listrik. Selain itu, alat inovatif ini secara otomatis menjadi sumber energi untuk rumah saat jaringan listrik mati.

Baca juga: Demi Bisa Berperan Aktif di Masyarakat, Badan Hukum Pasoepati Digeber Tahun Ini

Artinya, saat aliran listrik padam, penerangan di rumah tersebut tetap menyala. Powerwall juga bisa digunaan untuk mengisi data perangkat elektronik. Benar-benar mirip powerbank, bedanya produk Tesla ini untuk memenuhi kebutuhan energi rumah.

Tidak seperti generator bensin, Powerwall ini tanpa perawatan, bahan bakar, atau kebisingan. Hal itu karena profuk tersebut menyerap daya dari panel surya untuk digunakan secara berkelanjutan.

Tesla menyebutkan powerbank rumah ini bisa menjadi solusi sebagai penyimpanan energi matahari untuk digunakan saat matahari tidak bersinar atau dapat digunakan saat terjadi pemadaman listrik.

Baca juga: Guru Ngaji Cabuli Murid di Musala Sragen Aslinya dari Riau

Bisa Dipantau dari Ponsel

Alat itu dapat disambungkan ke ponsel melalui aplikasi Tesla untuk dapat memantau produksi dan konsumsi energi. Powerbank rumah bikinan Tesla ini memiliki kapasitas 13,5 kWh dengan daya 7kW peak atau 5 kW berkelanjutan.

Namun, produk powerbank rumah Tesla itu belum dijual secara resmi oleh Tesla di Indonesia. Untuk kawasan Asia Pasifik, produk itu dapat dicari di negara Makau (China), Australia, dan Selandia Baru.

Baca juga: Karanganyar Bakal Punya RS Khusus Tangani Covid-19

Nama Tesla belakangan memang sering dibicarakan, seiring rencana investasi perusahaan itu pembangunan pabrik energy storage system (ESS) dan baterai lithium. Sejumlah perusahaan BUMN termasuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dikabarkan ikut bergabung dalam rencana investasi Tesla itu.

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto mengungkapkan Tesla bakal menggelar diskusi bersama dengan pemerintah serta melibatkan PT Aneka Tambang Tbk dan PT Inalum (Persero).

“Minggu depan kita akan diskusi langsung dengan mereka libatkan Antam, Inalum,” katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).



Berita Terkini Lainnya








Kolom