Nakes Puskesmas Jadi Pasien Pertama Covid-19 Asal Kemalang Klaten
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. (Antara/Rony Muharrman)

Solopos.com, KLATEN — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Klaten mengumumkan ada tiga pasien Covid-19 yang sembuh dan delapan pasien baru positif Covid-19 pada Minggu (25/10/2020). Untuk kali pertama, ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kecamatan Kemalang, Klaten.

Sebelumnya, belum pernah ada pasien Covid-19 asal Kemalang. Kecamatan itu aman dari paparan Covid-19 dalam kurun waktu tujuh bulan sejak Klaten dinyatakan dalam kondisi kejadian luar biasa (KLB) virus corona 1 April 2020 lalu.

Secara keseluruhan, penambahan kasus terkonfirmasi positif baru berasal dari Kecamatan Karanganom, Jatinom, Bayat, Klaten Utara, Wonosari, Karangnongko, Kemalang, dan Ceper.

Film Fast & Furious Bakal Tamat di Seri Ke-11

Penambahan kasus positif Covid-19 masing-masing berinisial SW, 45, laki-laki dari Kecamatan Karanganom; SW, 45, perempuan dari Kecamatan Jatinom; SA, 54, laki-laki dari Bayat; M, 57, perempuan dari Klaten Utara; dan TI, 47, laki-laki dari Wonosari.

Selain itu, ada tiga kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil screening tenaga kesehatan Puskesmas Karangnongko masing-masing berinisial M, 40, laki-laki dari Karangnongko; J, 53, perempuan dari Kemalang; dan NA, 29, perempuan dari Ceper.

Dari penambahan kasus terkonfirmasi positif baru tersebut, terdapat empat kasus yang dimungkinkan terpapar pada saat melakukan aktifitas sehari-hari dan bekerja di Klaten. Sebanyak dua kasus dimungkinkan terpapar pada saat berada di luar daerah, serta dua kasus lainnya merupakan kontak erat kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya.

Saat ini, terdapat satu orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara, tujuh orang lainnya melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis.

Sembuh

Selain menyampaikan kasus baru, termasuk yang pertama di Kemalang, Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, menyampaikan tiga pasien pasien sembuh berasal dari Kecamatan Trucuk, Gantiwarno dan Pedan.

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh masing-masing berinisial FM, 34, perempuan dari Kecamatan Trucuk yang terkonfirmasi Covid-19 pada 16 Oktober 2020; SNR, 22, perempuan dari Gantiwarno terkonfirmasi Covid-19 pada 16 Oktober 2020; serta M, 47, laki-laki dari Pedan yang terkonfirmasi Covid-19 pada 18 Oktober 2020.

Sebelumnya ketiga pasien sembuh tersebut telah menjalani isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis.

"Menurut pemeriksaan yang dilakukan kepada pasien tersebut, hasil menunjukkan negatif Covid-19, maka pasien dinyatakan sembuh. Meskipun sudah dinyatakan sembuh, pasien harus tetap melakukan isolasi mandiri minimal tujuh hari," kata Cahyono berdasarkan rilis yang diterima Solopos.com, Minggu.

Perkosa Anak 11 Tahun hingga Hamil, Pria Ini Tinggalkan Korbannya di RS

Kini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Klaten per Minggu menjadi 823 orang. Sebanyak 113 orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 682 orang sembuh, dan 28 orang meninggal dunia.

Kasus Pertama Karangnongko

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, membenarkan ada satu pasien yang menjadi orang pertama terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Kemalang.

"Yang bersangkutan merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Karangnongko dan rumahnya di Kemalang. Saat ini menjalani isolasi mandiri,” kata Ronny saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Ronny menegaskan disiplin menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci untuk mencegah persebaran Covid-19 dan wajib dilakukan siapapun. Protokol itu seperti mengenakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan menggunakan sabun.

Ronny juga mengimbau warga untuk sementara waktu menahan diri tak bepergian jika tak ada keperluan mendesak terlebih saat libur panjang pekan ini.

"Untuk yang libur panjang apabila tidak ada keperluan mendesak kami imbau tetap di rumah. Bagi yang datang dari luar kota, agar tetap dipantau. Apabila ada gejala sakit, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara disiplin," jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom