Miris! Ribuan Pekerja Rokok di Daerah Ini Tak Dapat BLT Cukai Rokok

Ribuan pekerja pabrik rokok di Yogyakarta kehilangan hak mendapatkan BLT Cukai Rokok karena pemerintah menggunakan DTKS Kemensos untuk mendata calon penerima.

 Diskusi Kebijakan Cukai Tembakau di Tarumartani, Kota Jogja, Sabtu (22/1/2022). (Harian Jogja/Sunartono)

SOLOPOS.COM - Diskusi Kebijakan Cukai Tembakau di Tarumartani, Kota Jogja, Sabtu (22/1/2022). (Harian Jogja/Sunartono)

Solopos.com, YOGYAKARTA — Ribuan pekerja pabrik rokok di Yogyakarta kehilangan hak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) karena pemerintah menggunakan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mendata calon penerima.

Data yang dihimpun Harian Jogja, dana bagi hasil (DBH) cukai rokok 2021 di wilayah DIY terserap lebih dari 90 persen. Tetapi, pemberian BLT baru menyasar 40 persen dari total pekerja rokok di DIY.

PromosiKemiskinan Ekstrem Jadi PR Berat Ramos-Horta Pimpin Timor Leste

Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok DIY, Waljid Budi Lestarianto, menyatakan serikat pekerja memberikan sejumlah catatan terkait realisasi DBH cukai rokok. Terutama, terkait pemberian BLT.

Baca Juga : Alhamdulillah, BLT Buruh Rokok Kudus Lanjut, Pemkab Siapkan Rp54 Miliar

Ia mendesak pemerintah menggunakan data terbaru dan tidak mengunakan DTKS. Harapannya sasaran DBH cukai rokok tepat sasaran, terutama pada pekerja pabrik rokok.

Faktanya, hanya 40 persen dari total 5.000 buruh rokok di DIY mendapatkan BLT. Penyaluran BLT Cukai Rokok justru menggunakan data DTKS Kemensos. Ia mendesak pemerintah agar DBH cukai rokok diberikan kepada pekerja rokok.

“Pekerja rokok yang secara ekonomi memang dia harusnya mendapatkan bantuan itu, tetapi terganjal karena data yang digunakan penyaluran BLT ini berdasarkan DTKS. Di 2021 ini hanya menyasar 40 persen buruh rokok di DIY,” katanya dalam diskusi Kebijakan Cukai Tembakau di Tarumartani, Kota Jogja, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga : 579 Buruh Tani Tembakau dan Pabrik Rokok Madiun Dapat BLT Rp1,2 Juta

Besaran BLT Cukai Rokok berbeda setiap daerah. Ia mencontohkan setiap pekerja rokok di Sleman mendapatkan BLT Rp1.050.000. BLT Cukai Rokok di Kota Yogyakarta Rp1.200.000, Bantul Rp1.500.000, Kulonprogo Rp680.000, dan Gunungkidul Rp1.800.000.

Pejabat Fungsional Bea Cukai Yogyakarta, Bimo Adisaputro, mengklaim keterserapan penggunaan DBH di DIY memuaskan. Dasarnya angka keterserapan anggaran di atas 90 persen.

Bimo menyampaikan penilaian angka di DIY mendapatkan 5 dari maksimal ketentuan nilai 6. “Masing-masing kabupaten kota sebaiknya lebih memperhatikan persentase alokasi agar bisa tepat sasaran,” tutur dia.

Baca Juga : Dana Bagi Hasil Cukai Rokok Salatiga di 2022 Capai Rp7,7 Miliar

Ia mencontohkan keterserapan DBH penegakan hukum Kota Jogja 86,14 persen dari total anggaran Rp242 juta. Sleman 97,27 persen dari total Rp364 juta. Selain itu Kulonprogo 94,15 persen dari Rp296 juta, Bantul 97,07 persen dari Rp603 juta, dan Gunungkidul 96,93 persen dari Rp192 juta.

Peruntukan penggunaan di 2021, yakni 50 persen kesejahteraan rakyat. Kemudian untuk kesehatan dan penegakan hukum masing-masing 25 persen. Hal itu sesuai PMK No.206/2021 tentang Penggunaan Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

DIY memperoleh Rp10 Miliar DBH sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.230/2021. “Untuk penggunaan cukai rokok di 2022 ini persentasenya berubah. Kesehatan jadi 40 persen dan penegakan hukum 10 persen.”

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Alhamdulillah, Saat Ini Harga Minyak Goreng di Jogja Mulai Turun

Harga minyak goreng di Kota Jogja berangsur menurun.

Terpilih Jadi Rektor UGM 2022-2027, Ini Profil Ova Emilia

Berikut ini profil Ova Emilia, rektor UGM yang baru terpilih.

Selamat! Ova Emilia Terpilih Jadi Rektor UGM Periode 2022-2027

Ova Emilia terpilih sebagai Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2022-2027.

Ini Alasan Kenapa Jogja Tak Ada Gedung Tinggi Seperti Kota Besar Lain

Berikut ini alasan kenapa di Jogja jarang ditemui gedung pencakar langit seperti kota-kota besar lain.

Tanah Longsor Terjang Kulonprogo, 6 Keluarga Ngungsi & Tutup Jalan

Tanah longsor menerjang Dusun Plampang II, Kalurhaan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo, DI Yogyakarta, Kamis (19/5/2022) malam.

Komplotan Pencuri Spesialis Swalayan Lintas Provinsi Dibekuk di Bantul

Polres Bantul membekuk komplotan yang terdiri dari sembilan orang pencuri spesialis swalayan.

Suami Dibunuh Selingkuhan Istri di Kulonprogo, Ini Hasil Autopsinya

Polisi menyampaikan hasil sementara autopsi terhadap korban pembunuhan yang dilakukan oleh selingkuhan istrinya di Kulonprogo.

Jual Miras Tanpa Izin, Pemilik Warung di Bantul Didenda Rp1,5 Juta

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bantul menjatuhkan vonis hukuman kepada Setyo Nugroho, pemilik warung kelontong dengan denda Rp1,5 juta.

3 Warga Sleman Tewas Tenggak Miras, Pembuatnya Ditetapkan Tersangka

Pasangan suami istri di Sleman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya tiga orang setelah meminum miras oplosan.

Tenggak Miras Oplosan, 3 Warga Sleman Tewas

Tiga warga Sleman tewas setelah menenggak minuman keras oplosan.

Masih Siaga! Selama 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan Lava Pijar 10 Kali

Gunung Merapi tercatat mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak 10 kali selama periode pengamatan Kamis (19/5/2022) pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB.

Rumah Tempat Syuting Film KKN Desa Penari Kini Kosong, Angker Gak?

Beberapa rumah yang menjadi lokasi tempat syuting film KKN Desa Penari di Gunung Kidul, DIY.

Bakpia Kukus Dinggap Bukan Kuliner Khas Jogja, Sepakat?

Bakpia kukus dianggap bukan termasuk kuliner khas Jogja, mengapa demikian?

Terbentur Aturan Usia, 27 Lansia Asal Sleman Batal Berangkat Haji

Sebanyak 27 calon haji asal Kabupaten Sleman tidak bisa diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini karena terkendala aturan batas umur dari pemerintah Arab Saudi.

1,2 Juta Pekerja di Yogyakarta Belum Terkover BPJS Ketenagakerjaan

Jumlah pekerja informasi maupun formal di DI Yogyakarta yang belum terkover BPJS Ketenagakerjaan mencapai 1,2 juta orang.