Mirip Punya Pemkot, Di Keraton Solo Juga Ada Wahana Kereta Listrik Lho

Di kawasan wisata Keraton Solo ada wahana baru kereta listrik yang bentuknya mirip kendaraan listrik wisata milik Pemkot Solo, mau coba?

 Kereta listrik bergaya klasik yang dikelola perorangan melintas di kawasan wisata kompleks Keraton Solo, Senin (16/5/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Kereta listrik bergaya klasik yang dikelola perorangan melintas di kawasan wisata kompleks Keraton Solo, Senin (16/5/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Pengunjung kawasan wisata Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Kota Solo semakin dimanjakan dengan berbagai fasilitas dan wahana. Setelah sebelumnya ada skuter listrik yang bisa disewa, kini tersedia juga kereta listrik.

Kereta tersebut mirip dengan yang dioperasikan Pemkot Solo, namun berbeda pengelola. Kereta listrik itu baru beroperasi sejak Sabtu (14/5/2022) dengan tarif Rp60.000 per putaran.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Rute yang dilewati mulai dari Keraton Solo hingga Alun-alun Kidul Solo dan kembali ke Keraton. Pemilik kereta listrik, Aji, mengatakan sudah sejak September 2021 menjalankan bisnis penyewaan skuter listrik. Kini dia ingin menambah variasi hiburan untuk pengunjung kawasan wisata Keraton Solo.

“Yang berkunjung ke Keraton mungkin kan orang bosen, hiburannya itu-itu saja. Kami berinisiatif menciptakan hal baru, hal yang menarik,” jelasnya saat diwawancarai Solopos.com di titik kumpul penyewaan skuter di barat Keraton Solo, Senin (16/5/2022).

Satu unit kereta listrik didatangkan langsung dari perajin di Jawa Timur pada Jumat (13/5/2022) lalu. Pertama beroperasi Sabtu mulai pagi pukul 09.00 WIB hingga sore pukul 17.30 WIB, kereta melayani dalam kurun waktu 15 menit sekali putaran.

Baca Juga: Asyik, Wisatawan Kini Bisa Keliling Keraton Solo Naik Skuter Listrik

“Ini kami by order dari perajin dari Jawa Timur. Datang Jumat malam. Sabtu kami mulai jalankan. Mesinnya pakai komponen baterai, komponen dinamo, komponen kontroler, charger listrik,” terang lelaki berusia 28 tahun itu.

Untuk kekuatan baterainya, Aji mengatakan kereta listrik yang menjadi wahana baru di kawasan wisata Keraton Solo itu mampu bertahan hingga enam sampai tujuh kali putaran sekali  charge penuh.

Baterai Cadangan

“Kemarin kan kami trial, itu kalau sepaket baterai enam sampai tujuh putaran. Kami punya cadangan baterai, jadi pas habis kami pasang yang baru [tidak perlu menunggu di-charge],” kata pria asal Purwosari, Solo, itu.

Baca Juga: Ini Tarif Naik Skuter Listrik di Keraton Solo, Murah Lho

Antusiasme pengunjung selama dua hari beroperasi ini, menurut Aji, cukup tinggi, karena sebagian besar penyewa sudah mengetahui dari Instagram @skuterin.soc. Aji ingin melihat antusiasme pengunjung terhadap kendaraan listrik baru miliknya itu.

“Rencana penambahan insyaallah ada, cuma ini kan lihat antusiasmenya dulu. Kami sudah posting di Instagram, antusiasmenya sudah banyak sih,” ucapnya.

Selain mempromosikan kereta listrik untuk kawasan wisata Keraton Solo itu melalui media sosial, kata Aji, orang-orang mengetahuinya dari tukang foto yang mengarahkan langsung ke titik kumpul penyewaannya.

Baca Juga: Penasaran Isi Kamar Pangeran Dan Putra Mahkota Keraton Solo? Intip Yuk!

“Kadang kan dari temen-temen itu biasanya ada tukang foto, terus diarahin ke sini, gitu,” tambahnya. Penyewaan kereta listrik buka setiap hari. Menurut Aji, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional merupakan puncak ramai pengunjung.

“Buka setiap hari, karena kami kan prime time-nya Sabtu, Minggu, hari libur,” jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

+ PLUS Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

Di banyak negara berkembang di Asia dan Afrika, bahkan negara maju seperti di Jepang, becak masih menjadi sarana transportasi. Restorasi Meiji menjadi momentum sejarah lahirnya becak sebagai sarana transportasi di Jepang.

Berita Terkini

Disnakkan Sragen Ragukan Data Kasus PMK, Ternyata Ini Penyebabnya

Disnakkan Sragen meragukan data soal jumlah kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK yang mereka terima. Mereka meyakini kasus PMK yang ada di lapangan lebih tinggi daripada yang dilaporkan.

Antara Bus Bumel Biasa Saling Kejar-Kejaran, Ending-nya Tak Terduga

Sopir bus bumel trayek Solo-Wonogiri, Suparno alias Nano, 54, mengaku telah menjalani profesi sebagai sopir selama 27 tahun.

Pegawai Tirtonadi Solo Lakukan Pungli, Legislator: Warning Buat Gibran!

Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono mengatakan kasus pungli oleh pegawai kontrak di Terminal Tirtonadi harus menjadi peringatan untuk Gibran dan jajaran Pemkot Solo.

Manfaatkan Jaringan TKW, UMKM Jamur Krispi Sragen Tembus Hong Kong

Mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal Sragen, Anik Purwanti, berhasil menjalani bisnis jamur krispi. Kini pasarnya tembus sampai Hong Kong dengan memanfaatkan jaringan para TKW di sana.

Di Sukoharjo, Gubernur Ganjar Ajak Bolo Ternak Tekan Penularan PMK

Ganjar menyaksikan proses penyuntikan vaksin PMK terhadap sapi di kandang milik warga Sukoharjo.

Aman! Seluruh Bus Bumel yang Mengaspal di Wonogiri Laik Jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri memastikan Bus Bumel yang masih beroperasi di Kabupaten Wonogiri laik jalan.

Jan Ethes Cucu Presiden Jokowi Tengah Libur Sekolah, Banyak Bermain?

Cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes Srinarendra, yang baru lulus dari Taman Kanak-Kanak kini tengah menikmati libur sekolah. Apa saja aktivitasnya?

UMKM di Sragen Ini Temukan Teknik Menggoreng yang Hemat Migor 30 Persen

Pelaku UMKM jamur krispi di Sragen berhasil menemukan teknik menggoreng hemat minyak goreng. Teknik ini meraih juara I dalam lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) 2022 yang digelar Pemkab Sragen.

Update PMK Sukoharjo: 800 Kasus Terjangkit, 1.300 Ternak Sudah Divaksin

Jumlah total jatah vaksin PMK yang diterima Sukoharjo ada 2.100 dosis, dengan prioritas penyuntikan di zona hijau.

Terkuak! Penyebab Air Sungai Berbusa di Karangdowo Klaten

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengecek ke lokasi alur sungai di Dukuh Jetis, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo yang sempat berbusa, Rabu (29/6/2022) sore.

Berduaan di Kamar Hotel Klaten, Sejoli Remaja Ini Alasan Mampir Mandi

Sebanyak enam pasangan tak resmi terjaring razia tim gabungan, Kamis (30/6/2022). Dari keenam pasangan itu, ada satu pasangan yang masih usia remaja.

Alasan Makam Mbah Lenguk Tak Dipindah Saat Pasar Jamu Nguter Dibangun

Makam Mbah Lenguk ada di ujung lorong Pasar Jamu Nguter Sukoharjo yang terlindungi bangunan mungil mirip rumah lengkap dengan pintu kayu.

Koki Janda Semua, Warung Makan di Sukoharjo Ini Masakannya Suedeep!

Koki di warung makan Rudy 21 di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, semuanya berstatus janda.

Klaten Hari Ini: 30 Juni 2014, Pernah Ditemukan Ayam Terinfeksi Kolera

Delapan tahun lalu, tepatnya 30 Juni 2014, Solopos.com menurunkan berita tentang temuan ayam potong terinfeksi penyakit kolera yang dijual bebas di Pasar Kota Klaten.

Ngangeni Lur! Ini Nama Bus Bumel Trayek Solo-Wonogiri

Bus bumel trayek Solo-Wonogiri pernah berjaya pada era 1980 hingga awal tahun 2000. Namun sekarang, bus bumel berpotensi tergilas roda zaman.

Ironis, Sejumlah SD Inklusi di Karanganyar Tak Punya Guru Inklusi

Sejumlah SD inklusi di Karanganyar tak memiliki guru inklusi. Persoalan ini muncul setelah kewenangan pengelolan SLB ditarik pemerintah provinsi.