Kategori: Sragen

Lumpuh 4 Tahun, Warga Gemolong Sragen Positif Covid-19, Kok Bisa?


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN -- Setelah hampir sebulan tak ada penambahan kasus, kini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sragen bertambah satu.

Seorang laki-laki berumur 42 tahun berinisial S, warga Ngembatpadas, Gemolong, Sragen, terkofirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test di RSUD dr. Moewardi Solo, Sabtu (11/7/2020).

Penambahan kasus baru tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, dr. Hargiyanto, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu petang.

Ini Daftar Warung di Solo & Sekitarnya yang Jual Sego Berkat Wonogiri, Ada Bocoran Harganya

Dengan tambahan satu kasus tersebut, kasus Covid-19 di Bumi Sukowati menjadi 51 kasus. Sebanyak 41 orang di antaranya sembuh, satu orang meninggal dunia, dan sembilan orang masih dalam perawatan.

“Warga Gemolong yang positif Covid-19 itu empat tahun tidak bisa ke mana-mana karena sakit. Warga tersebut hanya bisa terbaring di tempat tidur karena sakit di tulang belakang yang berakibat lumpuh. Laki-laki itu sempat menjalani operasi tulang belakang. Kemungkinan sebelumnya cedera hingga selama proses penyembuhan pasien jatuh dan akhirnya lumpuh selama empat tahun dan kondisi kakinya kebas,” ujar Hargiyanto.

Kenalkan, Ini Daniella Si Bakul Hik Cantik di Klaten, Pelanggan Dijamin Auto-Modus

Hendak Menjalani Operasi di RSUD dr. Moewardi

Hargiyanto menerangkan laki-laki tersebut hendak menjalani operasi pada salah satu kakinya di RSUD dr. Moewardi Solo. Sebelum menjalani operasi, kata dia, warga itu menjalani rapid test dan hasilnya reaktif.

Kemudian S menjalani pemeriksaan lanjutan berupa swab test dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19. “Riwayat pasien masih dicari. Tim DKK melakukan tracing pada Sabtu sore,” jelas Hargiyanto.

Dia belum berani menyimpulkan indikasi penularan lewat transmisi lokal atau tidak. Dia masih menyelidiki riwayatnya selama proses tracing.

Bikin Terharu, Ketegaran Nenek Rehan ABK Asal Wonogiri Luar Biasa

Kabid Pencegahan dan Perlindungan Penyakit (P2P) DKK Sragen, dr. Sri Subekti, menambahkan S mengalami penyempitan pembuluh darah selama lima tahun.

Selama itu pula, ujar dia, S sering kali kontrol ke RS Assalam Gemolong, RSUD Ngipang, dan masuk RSUD dr. Moewardi Solo pada Minggu (5/7/2020) lalu karena hendak menjalani operasi amputasi salah satu kaki.

“Kami masih menyelidiki riwayat pasien lewat tracing,” ujar dia.

Share
Dipublikasikan oleh
Tika Sekar Arum

Berita Terkini

Pesawat T-50 Golden Eagle Tergelincir di Lanud Iswahjudi Magetan

Solopos.com, MADIUN -- Pesawat T-50 Golden Eagle tergelincir di Pangakalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, Jawa…

29 detik lalu

Tantang Gibran di Pilkada Solo, Astrid Suntani Jajaki 5 Kandidat Pasangan Laki-Laki

Solopos.com, SOLO -- Astrid Sulastri Suntani mengaku tengah menjajaki lima laki-laki sebagai calon wakil wali…

1 menit lalu

Bisa Tangkal Stres, Ini Daftar Manfaat Pelihara Ikan Hias

Solopos.com, SOLO — Kini, banyak orang yang mulai menggeluti hobi memelihara ikan hias. Ternyata, dengan…

31 menit lalu

Pasangan Jekek di Pilkada Wonogiri Berpotensi Diganti, PAN Manut PDIP

Solopos.com, WONOGIRI - DPC PDIP Wonogiri mengusulkan reposisi cawabup pada Pilkada 2020 nanti dari Sriyono…

46 menit lalu

Ngeri, Fenomena Awan Tsunami Muncul di Meulaboh Aceh

Solopos.com, MEULABOH - Awan menyerupai smong alias gelombang tsunami muncul di langit Meulaboh Aceh Barat,…

60 menit lalu

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Surakarta 11-13 Agustus, Ini Wilayah Yang Terdampak

Solopos.com, SOLO -- PT PLN (Persero) UP3 Surakarta merilis jadwal pemadaman listrik hingga 13 Agustus…

1 jam lalu