Kota Solo Inflasi 0,17 Persen, 2 Komoditas Ini Jadi Penyumbang Terbesar
Ilustrasi inflasi atau deflasi. (academyft.com)

Solopos.com, SOLO -- Kota Solo mengalami inflasi 0,17% pada November 2020. Inflasi ini karena adanya kenaikan harga-harga yang ditunjukkan dengan naiknya angka indeks harga konsumen (IHK).

Telur ayam ras dan bawang putih menjadi penyumbang tertinggi infalasi Solo pada November. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, Totok Tavirijanto, mengatakan Solo mengalami inflasi sebesar 0,17% dengan IHK 104,28.

“Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 0,95%. Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,01%, dan kelompok kesehatan naik 0,46%,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Tambah 103 Kasus Positif Dalam Sehari, Satgas Covid-19 Kota Solo Waswas

Totok menjelaskan sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang inflasi Kota Solo adalah telur ayam ras dengan andil inflasi 0,07%, bawang putih (0,04%), minyak goreng (0,04%). Kemudian cabai rawit (0,03%), bawang merah (0,02%), tomat (0,02%), dan daging ayam ras (0,01%).

Menurutnya, komoditas penyumbang inflasi tersebut masuk dalam kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi 0,95%. Artinya terjadi kenaikan indeks dari 104,29 pada Oktober 2020 menjadi 105,28 pada November 2020.

Sebaliknya kelompok pakaian dan alas kaki turun 0,02%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga turun 0,11%, kelompok transportasi turun 0,14%, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan turun 0,01%. Lalu kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya turun 0,36% dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turun 0,16%.

Rudy Pastikan Jadwal Fungsional Flyover Purwosari Solo Tak Berubah, Tetap 21 Desember!

Kelompok Pendidikan

Sedangkan kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan, minuman/restoran relatif stabil. Pada sisi lain, laju inflasi Kota Solo tahun kalender (Januari-November) 2020 sebesar 1,06%, sedangkan laju inflasi year on year (November 2020 terhadap November 2019) sebesar 1,44%.

Dari enam kota di Provinsi Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya, pada November 2020 tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Cilacap dan Kota Purwokerto masing-masing 0,39%. Berikutnya Kota Tegal sebesar 0,28%, Kota Kudus sebesar 0,24%, Kota Solo sebesar 0,17%, dan Kota Semarang sebesar 0,13%.

Sementara itu, pedagang bawang Pasar Legi Solo, Sapitri, mengatakan harga bawang putih naik sejak November. “Ya, dari Rp20.000/kg naik setiap harinya hingga sekarang Rp28.000/kg,” jelasnya.

Kecelakaan Timuran Solo Renggut Nyawa Remaja 16 Tahun, Polisi Periksa 4 Orang

Pantauan Solopos.com melalui Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (Sihati) pada hargajateng.org, Selasa (1/12/2020), harga telur ayam ras Rp25.000/kg, sebelumnya sekitar Rp24.500/kg.

Sedangkan harga bawang putih Rp28.600/kg, minyak goreng curah Rp13.800/kg, dan cabai rawit merah melejit dari Rp25.000/kg menjadi Rp41.300/kg.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom