Ketua Golkar Klaten Tegaskan Siap Dampingi Sri Mulyani di Pilkada Klaten, Gusur Aris Prabowo?

Ketua DPD II Partai Golkar Klaten, Yoga Hardaya, menyatakan siap jika akan didapuk sebagai cawabup mendampingi Sri Mulyani di Pilkada Klaten 2020.

SOLOPOS.COM - Sri Mulyani (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Klaten, Yoga Hardaya, santer diisukan akan diusung sebagai calon wakil bupati (cawabup) mendampingi calon bupati (cabup) Sri Mulyani di Pilkada Klaten 2020. Itu artinya, Yoga diisukan menggusur posisi Aris Prabowo yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai cawabup.

Di hadapan Solopos.com, Yoga Hardaya menyatakan kesiapannya mendampingi Sri Mulyani di Pilkada Klaten 2020.

DPD II Partai Golkar dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP terbilang memang sangat intens menjalin komunikasi politik dalam beberapa waktu terakhir. Memasuki Agustus 2020, DPD II Partai Golkar telah memberi sinyal kuat bakal berkoalisi dengan PDIP untuk Pilkada di Kabupaten Bersinar 2020 ini.

Gemuk

Bergabungnya Partai Golkar ke PDIP itu mengakibatkan cabup Sri Mulyani bakal diusung koalisi gemuk. Koalisi PDIP-Partai Golkar ini menguasai kursi di DPRD Klaten.

500 Keluarga Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Logistik BI Solo

PDIP Klaten yang memiliki 19 kursi dan Partai Golkar Klaten yang memiliki tujuh kursi menghasilkan 26 kursi sebagai bekal di Pilkada 2020. Secara keseluruhamn, ada 50 kursi di DPRD Klaten. Di sisi lain, syarat minimal yang harus dimiliki parpol atau gabungan parpol adalah 10 kursi di DPRD Klaten.

Seiring semakin mendekatinya pendaftaran paslon, 4 September 2020 - 6 September 2020, rencana bergabungnya Partai Golkar Klaten ke PDIP Klaten berpotensi mengubah komposisi cabup-cawabup. Isu yang beredar, Yoga Hardaya akan menggantikan Aris Prabowo sebagai cawabup.

Saat Solopos.com, menghubungi Yoga Hardaya, yang bersangkutan mengaku belum mengetahuinya secara pasti.

"Saya malah baru tahu informasi itu dari sampeyan ini. Sabar dulu. Saya akan konfirmasi dahulu ke tingkat provinsi. Saya selaku petugas partai, akan selalu siap [menerima instruksi partai]," kata Yoga Hardaya, kepada Solopos.com, Jumat (14/8/2020).

Yoga Hardaya mengatakan kondisi di internal DPD II Partai Golkar sangat solid dan kompak. Hingga sekarang, DPD II Partai Golkar menyatakan sangat siap berkoalisi dengan PDIP guna meraih kemenangan di Pilkada Klaten 2020.

"Kami masih menunggu redanya hujan. Nanti baru melihat indahnya pelangi. Seluruh kewenangan ada di pusat. Begitu instruksi/rekomendasi turun, kami langsung bergerak," katanya.

Sri Mulyani

Terpisah, Sri Mulyani selaku cabup petahana sekaligus Ketua DPC PDIP Klaten belum berkomentar banyak terkait rencana reposisi pendampingnya di Pilkada 2020. Di waktu sebelumnya, Sri Mulyani mengatakan komunikasi politik terus dilakukan. Hal itu termasuk ke Partai Golkar Klaten.

Kasus Covid-19 di Boyolali Masih Bertambah, TNI-Polri Gencarkan Patroli

"Sebentar ta," kata Sri Mulyani secara singkat.

Di Pilkada 2020, cabup petahana akan ditantang dua paslon lain, yakni One Krisnata-Muhammad Fajri (diusung Partai Demokrat/tiga kursi, PKS/lima kursi, Partai Gerindra/lima kursi) dan Arif Budiyono-Harjanta (PAN/empat kursi, PKB/empat kursi, PPP/dua kursi, Partai Nasdem/satu kursi). Kedua paslon yang disebut terakhir itu sudah mendeklarasikan diri guna bertarung di Pilkada 2020.

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...