Ilustrasi tes pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). (Antara-Umarul Faruq)

Solopos.com, SEMARANG -- Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah memasuki pekan kedua sebelum ditutup pada Minggu (24/11/2019) mendatang. Ada sejumlah formasi atau jabatan yang sangat diminati, tapi ada juga yang minim bahkan tak ada pelamarnya.

Beberapa institusi yang menjadi primadona dalam seleksi CPNS 2019 adalah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kejaksaan Agung, Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Meski Pemprov Jateng menjadi salah instansi yang paling diminati pada CPNS 2019 dengan jumlah pendaftar 6.805 pelamar pada Selasa (19/11/2019), ternyata masih ada puluhan formasi yang minim peminat. Ada 23 formasi yang kosong pelamarnya.

Dalam data yang dirilis melalui akun Twitter Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Selasa (19/11/2019) malam, formasi yang masih kosong adalah formasi bidang teknis yang terdiri atas 13 jabatan.

LGBT Dilarang Ikut CPNS, Kejaksaan Dikecam

Di antaranya adalah Pemeriksa Sektor Sumber Daya Air, Penelaah Data Sumber Daya Alam, Pranata Kearsipan, Pengelola Irigasi, Pranata Daerah Aliran Sungai, Pengawas Pendudukan, Pengelola Fasilitas, dan Mediasi Perlindungan Konsumen.

Ada Kampung Perawan di Jabar, Apa Isinya Cuma Perawan?

Selanjutnya, Analis Angkutan Darat, Pengawas Angkutan dan Terminal, Pengawas dan Pembina Terminal, Pengawas Lalu Lintas Darat, Pengawas Perkeretaapian, Pengelola Bimbingan Sosial, serta Pelaksana/Terampil-Polisi Kehutanan.

Pelamar CPNS Sukoharjo Diprediksi Mendaftar Mepet Tenggat

Sementara itu, untuk bidang pendidikan ada tiga formasi yang kosong, yakni Ahli Pertama - Guru Kelas, Ahli Pertama - Guru Ekonomi, dan Ahli Pertama - Guru Industri.

Deteksi Kanker Testis dengan Test Pack, Emang Bisa?

Waduh, Kalori Kerupuk Setara Sepiring Nasi

Untuk tenaga kesehatan, ada enam formasi yang kosong, yaitu Pelaksana/Terampil - Sanitarian, Pelaksana/Terampil - Terapis Wacana, dua Ahli Pertama - Dokter Spesialis Anestesi, Ahli Pertama - Dokter Spesialis Mata, dan Ahli Pertama - Dokter Spesialis Penyakit Dalam,


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten