Kades Karangtengah Wonogiri dan Selingkuhannya Jadi Tersangka Kasus Perzinaan

Kades nonaktif Karangtengah Wonogiri Bambang Daryono dan selingkuhannya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perzinaan.

 Kades Karangtengah, Wonogiri, Bambang Daryono (kiri) didampingi pengacaranya, Asri Purwanti, melapor ke Polres Wonogiri, belum lama ini, Kamis (26/3/2020) lalu. (Istimewa/Asri Purwanti)

SOLOPOS.COM - Kades Karangtengah, Wonogiri, Bambang Daryono (kiri) didampingi pengacaranya, Asri Purwanti, melapor ke Polres Wonogiri, belum lama ini, Kamis (26/3/2020) lalu. (Istimewa/Asri Purwanti)

Solopos.com, WONOGIRI — Penyidik Satreskrim Polres Wonogiri menetapkan Kepala Desa atau Kades nonaktif Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Bambang Daryono, dan teman perempuannya, Anisa, sebagai tersangka kasus dugaan perzinaan.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Rabu (22/4/2020), menginformasikan keduanya tidak ditahan. Hal itu karena ancaman pidana perkara yang mereka hadapi tak memenuhi syarat dilakukannya penahanan.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Sesuai aturan, tersangka dapat ditahan jika ancaman pidana perkaranya maksimal lima tahun. Sementara ancaman pidana kasus perzinaan maksimal sembilan bulan. Kendati demikian mereka diwajibkan melapor dua kali sepekan.

Round Up Covid-19 Solo: 13 Pasien Positif, Laweyan Catatkan Kasus Pertama

Dua kali itu, satu kali datang ke Mapolres dan satu kali melalui komunikasi telepon atau aplikasi perpesanan. Selama ini Kades Karangtengah, Wonogiri, dan selingkuhannya yang jadi tersangka kasus perzinaan itu kooperatif melapor.

“Penetapan tersangka dilakukan melalui gelar perkara. Keduanya sudah kami periksa sebagai tersangka,” kata Ghala mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing.

Dia melanjutkan Bambang dan Anisa dijadikan tersangka setelah penyidik memiliki minimal dua alat bukti. Bukti maksud seperti pengakuan mereka, keterangan saksi yang memperkuat dugaan telah terjadi perzinaan, dan barang bukti berupa pakaian yang mereka kenakan saat perzinaan terjadi.

Kasus Ke-5 Positif Covid-19 Wonogiri: Perempuan Perantau Pulang Dari Jakarta

Secara eksplisit, Kades nonaktif Karangtengah, Wonogiri dan selingkuhannya, Anisa, yang menjadi tersangka kasus perzinaan, mengakui berhubungan badan di rumah Anisa sebelum akhirnya digerebek warga pada 26 Maret tengah malam lalu.

Pelimpahan Berkas

Bahkan, keduanya mengaku pernah melakukannya beberapa kali sebelum peristiwa itu. “Penyidik saat ini sedang menyusun berkas perkara. Kalau sudah rampung, berkas perkara akan dilimpahkan [tahap I] ke Kejaksaan,” imbuh Ghala.

Terpisah, pengacara Bambang, Asri Purwanti, tak mempermasalahkan penetapan status tersangka kepada kliennya. Hal itu kewenangan penyidik berdasar alat bukti yang dipandang cukup.

DIJUAL CEPAT: Yamaha Sound Bar

Meski menjadi tersangka, Asri menyakini Kades nonaktif Karangtengah, Wonogiri, itu belum tentu terbukti bersalah dalam kasus perzinaan. Dia siap mendampingi Bambang di pengadilan.

Asri menilai alat bukti untuk menjerat kliennya masih bisa dibantah. Selain itu tidak ada saksi yang melihat secara langsung perzinaan itu.

“Pembuktiannya nanti di pengadilan [Pengadilan Negeri Wonogiri]. Dilihat saja nanti tuduhan terhadap Pak Bambang terbukti atau tidak,” kata Asri.

Sebelumnya, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memberhentikan sementara Kades Karangtengah Bambang Daryono dari jabatannya, beberapa lama setelah kasus dugaan perzinaan itu mengemuka.

Pertama Di Kota Solo, 2 Anak-Anak Positif Corona!

Bupati memandang Bambang melanggar larangan dan tak melaksanakan kewajiban sebagai kades dengan baik. Konsekuensinya, penghasilan tetap (siltap) Bambang hanya diberikan 75 persen dan tanpa diberi tunjangan.

Tugas Bambang saat ini dijalankan Sekretaris Desa (Sekdes). “Kalau Bambang nanti terbukti bersalah dan menjalani hukuman, Bupati berwenang menghentikannya [memecat]. Dia dianggap tak memenuhi syarat sebagai kades. Kalau dinyatakan tak bersalah, siltap Bambang akan dibayarkan penuh. Termasuk yang belum dibayarkan,” kata Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Zyqma Idatya Fitha.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

      + PLUS Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

      Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di wilayah Soloraya melahirkan aksi peledakan jembatan dan pemasangan ranjau di sejumlah lokasi, yang terkadang memakan korban dari bangsa sendiri.

      Berita Terkini

      Fix! Lapangan Pringgodani Wonogiri Jadi Lokasi Upacara Kemerdekaan RI

      Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan akan melaksanakan upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan RI di Lapangan Pringgondani, Wonokerto, Wonogiri, Rabu (17/8/2022).

      Gara-Gara Internet! Dusun Jembul Wonogiri Tak Lagi Merasa Terpencil

      Sebanyak 84 keluarga di Dusun Jembul, Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri, setidaknya dapat bernafas lega.

      Puluhan Karyawan BUMN 3 Hari di Pura Mangkunegaran Solo, Ada Acara Apa?

      Karyawan BUMN berada di Pura Mangkunegaran Solo selama kurang lebih tiga hari untuk mengikuti berbagai kegiatan relawan bakti BUMN.

      Libur 17 Agustus, Ini 5 Wisata Alam Sukoharjo yang Cocok Dikunjungi

      Berikut wisata alam di Sukoharjo yang cocok dikunjungi saat libur Hari Kemerdekaan berdasarkan penelusuran Solopos.com.

      Raih Achmad Bakrie Award 2022, Dr Tonang UNS Solo Lakukan Inovasi ini

      Dokter Tonang Dwi Ardyanto dari UNS Solo meraih Achmad Bakrie Award 2022 yang merupakan penghargaan bergengsi semacam Nobel Prize versi Indonesia.

      Langgar Perda dan Rusak Jalan, Galian C di Sukoharjo Ditutup Satpol PP

      Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo menghentikan usaha penambangan tanah ilegal di Desa Sanggang, Bulu, Sukoharjo, Sabtu  (13/8/2022).

      Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

      Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di wilayah Soloraya melahirkan aksi peledakan jembatan dan pemasangan ranjau di sejumlah lokasi, yang terkadang memakan korban dari bangsa sendiri.

      Profil Singkat Ki Narto Sabdo yang Patungnya Ada di Klaten

      Ki Narto Sabdo merupakan dalang kondang di Tanah Air dari Kabupaten Klaten.

      Kasus Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, Tersangka Ditentukan Pekan Ini

      Penyidik Polresta Solo masih mendalami keterangan para saksi dalam kasus jual beli lahan makam Bong Mojo sebelum melakukan gelar perkara penentuan tersangka akhir pekan ini.

      Petugas Paskibraka Boyolali 2022 Dikukuhkan, Ini Daftarnya Lengkapnya

      Sebanyak 67 pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Boyolali dikukuhkan pada Senin (15/8/2022). Pengukuhan dilakukan Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, di halaman kantornya.

      Bidik Wisatawan Timur Tengah, Kuliner di Tawangmangu Baru Harus Halal

      Paguyuban kuliner bertekad mewujudkan Tawangmangu Baru sebagai destinasi wisata kuliner dunia. Mereka membidik wisatawan asal Timur Tengah yang menyukai alam pegunungan.

      Proyek Rumdin Bupati Karanganyar Rp20 M, Perbaikan Jalan Rp800 Juta

      Pemkab Karanganyar mengalokasikan hingga Rp20,5 Miliar untuk pembangunan rumah dinas bupati dan pendapanya. Sementara alokasi anggaran perbaikan jalan hanya Rp800 juta.

      Karang Taruna Karanganyar Ingin Dapat Dana 5 Persen dari APBDes

      Ketua Karang Taruna Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani, ingin ada perda yang mengatur 5% APBDes untuk karang taruna. Ini agar karang taruna bisa berkegiatan.

      Ada Stoom Tua Bikinan Jerman di Rawa Jombor Klaten, Begini Kondisinya

      Stoom walls tua yang sebelumnya menjadi monumen di tepi Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat dipindahkan.

      Gemolong Sragen Punya Objek Wisata Air Anyar, Wisatawan Bisa Jualan

      Pemdes Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen memiliki objek wisata baru yang dikelola BUMDes. Namanya Sendang Kun Gerit, objek wisata air yang ramah untuk semua kalangan.