Railbus Batara Kresna terhenti di depan BTC karena ada mobil yang parkir sembarangan di rel, Selasa (28/3/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO -- Kereta Api (KA) Batara Kresna rute Solo-Wonogiri berhenti beroperasi sementara waktu selama Sabtu (14/12/2019) hingga Senin (16/12/2019). PT KAI beralasan KA Batara Kresna absen karena harus menjalani perawatan mesin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, jadwal perawatan mesin tersebut dilakukan pada Sabtu-Senin. Manajer Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto, mengatakan perawatan mesin tersebut tidak dapat ditunda karena sudah waktunya demi keselamatan pelanggan.

"Kalau sudah waktunya servis tidak boleh ditunda, sebab ini terkait keselamatan. Memang, selama ini hanya ada satu kereta, jadi ketika ada perawatan, tidak ada kereta cadangan," kata dia kepada Solopos.com, Sabtu (14/12/2019).

Nyalon Lewat PDIP Jateng, Gibran Rakabuming Siap Dijewer Rudy

Dia mengatakan selama proses perawatan, PT KAI akan memberikan pengumuman kepada masyarakat. "Biasanya kalau sedang ada perawatan, untuk penumpang rombongan juga tidak dilayani, pasti ada pemberitahuan," lanjut dia.

Dia berharap KA Batara Kresna sudah dalam kondisi prima saat melayani penumpang pada momentum liburan Natal dan Tahun Baru nanti. "Biasanya saat liburan juga banyak yang menggunakan," kata dia.

Gibran Ajak Chef Arnold Jajan Lenjongan di Pasar Gede Solo

Eko menyebut, sebagai KA Perintis, KA Batara Kresna memiliki potensi yang cukup bagus. Banyak masyarakat yang membutuhkan kereta dengan harga tiket murah ini, yakni Rp4.000. Rata-rata volume KA perintis ini per hari selama Januari-Oktober 2019 mencapai 42-61 penumpang sekali jalan.

Sementara itu salah satu calon penumpang, David Mohammad, mengeluhkan pelayanan refund tiket yang terlanjur dibeli untuk jadwal Sabtu-Senin. Refund hanya bisa dilakukan secara offline di stasiun meski calon penumpang membeli tiket secara online.

Puan Beri Sinyal Gibran Rakabuming Penuhi Syarat Megawati

"Untuk pembeli tiket Batara Kresna secara online, kenapa refund tiketnya manual di stasiun pemberangkatan? Itu merepotkan sekali. Sebab yang pegang tiket PP harus urus refund di Stasiun Purwosari [tiket berangkat] dan Stasiun Wonogiri [tiket balik]," kata dia, Sabtu.

Dia mengaku sudah membeli tiket tersebut sejak 8 Desember untuk keberangkatan 14 Desember.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten