SOLOPOS.COM - Ilustrasi distribusi soal Ujian Nasional (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, KARANGANYAR — Praktik jual beli kunci jawaban Ujian Nasional (UN) SMA/SMK yang dibongkar aparat Polres Karanganyar, Rabu (16/4/2014), diketahui melibatkan uang besar. Hal ini terlihat dari harga setiap kunci jawaban yang dijual kepada para peserta UN tersebut.

Wakapolres Karanganyar, Kompol Sarini, mengatakan berdasarkan keterangan dari dua pelaku, yakni MRP dan GM, diketahui bahwa kunci jawaban ujian nasional dijual dengan harga Rp7 juta. Namun harga itu dibayarkan secara bertahap, yakni Rp3,5 juta yang diberikan sepekan sebelum ujian nasional dan sisa pembayaran diserahkan setelah selesai UN.

Promosi Simak! 5 Tips Cerdas Sambut Mudik dan Lebaran Tahun Ini

Aparat kepolisian, lanjut Kompol Sarini, langsung melakukan pengembangan hingga menangkap seseorang berinisial JS. Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap JS, diperoleh keterangan dalam kelompoknya terdiri atas lima orang, yakni JS, MRP, GM dan dua pelaku lainnya masing-masing DG dan WK. “Kedua pelaku DG dan WK berhasil melarikan diri. Hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi dihimpun Solopos.com, terbongkarnya praktik jual beli kunci jawaban UN SMA ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan kebocoran soal UN tingkat SMA pada Selasa (15/4/2014) sekitar pukul 06.30 WIB di salah satu SMA negeri Karanganyar. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan tentang informasi tersebut.

Dari hasil penyelidikan, aparat kemudian menahan dua siswa dengan inisial AMZ dan GC yang kedapatan tengah membawa kunci jawaban. Ternyata kunci jawaban juga sudah menyebar ke siswa lainnya, di antaranya AF dan AG.

Baca juga: Kunci Jawaban UN dari Seorang Kepala SMA di Boyolali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya