Tutup Iklan
Gambar Jokowi dan Ma'ruf Amin menghiasi tembok Kampung Gremet, Manahan, Solo, Jumat (18/10/2019). (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Pengamanan ketat dilakukan Polri dan TNI menjelang pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024. Meski situasi diyakini aman, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan terhadap warganya di Indonesia.

Peringatan itu dirilis oleh Kedutaan Besar (Kedubes) AS untuk Indonesia pada Jumat (18/10/2019). Mereka mengingatkan warganya untuk mengikuti perkembangan mutakhir di Indonesia menjelang pelantikan pada Minggu (20/10/2019).

"Pada 20 Oktober 2019, Majelis Permusyawaratan Rakyat [MPR] akan melantik Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih Maruf Amin di Kompleks Parlemen Senayan. Polri telah mengumumkan penambahan personel aparat yang akan mengamankan lokasi-lokasi terkait pelantikan pelantikan dan tempat-tempat lain di sekitar Jakarta.

"Kawasan yang dekat dengan upacara pelantikan bisa terimbas penutupan jalan dan gangguan lalu lintas. Demonstrasi sangat mungkin terjadi di tempat-sekitar lokasi pelantikan atau tempat-tempat publik di Jakarta, dan bisa saja kota-kota lain, yang bisa menimbulkan gangguan lalu lintas," bunyi keterangan tertulis tersebut.

Gagal Dompleng Mujahid 212, Abdul Basith Cs Rancang Kerusuhan Jelang Pelantikan Jokowi

Kedubes AS mengimbau beberapa hal kepada warganya di Indonesia. Pertama, imbauan menjauhi tempat demonstrasi atau peristiwa politik yang bisa menimbulkan masalah di seputar acara besar itu.

Kedua, mengikuti pemberitaan media tentang kejadian-kejadian di Indonesia, waspada terhadap lingkungan sekitar, dan selalu waspada. Ketiga, warga AS diimbau tidak ikut dalam aksi demo karena orang asing dilarang terlibat dan bisa ditangkap atau dideportasi.

Buzzer Diprediksi Main Isu Pelantikan Jokowi, Pesanan Klien Hingga Eksistensi

"Ikuti Smart Traveler Enrollment Program [STEP] untuk menerima informasi update tentang keamanan. Ikuti update Konsulat Jenderal AS di Surabaya dan Kedubes AS di Twitter dan Facebook."


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten