Solopos.com, JAKARTA -- Joko Widodo (Jokowi) bakal dilantik untuk menjabat sebagai Presiden RI periode kedua. Jokowi akan dilantikan bersama Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Jagat media sosial diprediksi akan diramaikan para buzzer atau pendengung terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI tersebut. Pengamat keamanan siber dari Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan buzzer akan meramaikan media sosial pada hari itu.

Pratama menyatakan bukan tidak mungkin akan banyak buzzer yang ikut memainkan isu tersebut untuk menjaga eksistensinya. Tak sedikit juga, lanjut Pratama, yang memainkan isu pelantikan di media sosial atas pesanan dari klien.

"Dalam rangka itu pesanan klien atau pun tetap menjaga eksistensi mereka," kata Pratama kepada Bisnis/JIBI, Jumat (18/10/2019).

Buzzer Bungkam Pengkritik

Menurut Pratama tidak akan jadi masalah jika buzzer meramaikan media sosial di hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Asalkan, lanjut Pratama, para buzzer tersebut menyebarkan konten positif.

Pratama juga mengingatkan agar para buzzer tidak sembarangan memainkan isu. Pasalnya akan ada konsekuensi hukum yang menanti.

Polri: Asal Positif, Buzzer Tak Melanggar Hukum

"Intinya yang melanggar aturan perundangan bisa ditindak sebagai contoh agar tidak sembarangan memainkan isu," kata Pratama.

Sumber: Bisnis/JIBI


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten