Ini Arahan Presiden Terkait Pilkada Serentak di Tengah Covid-19
Kaca akrilik sebagai pembatas di meja oval tempat Presiden Jokowi bekerja di Istana Merdeka Jakarta, Senin (3/8). (Antaranews.com/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Solopos.com, JAKARTA --- Presiden Joko Widodo meminta jajaran kementerian dan Komisi Pemilihan Umum untuk meyakinkan pemilih dalam Pilkada Serentak 2020. Mengingat pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19

Yakni dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Sehingga partisipasi pemilih tetap baik dalam pesta demokrasi itu.

Presiden dalam rapat terbatas Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/8/2020), menjelaskan soal Pemilu di negara lain.

Menurut Jokowi beberapa negara lain seperti Jerman, Singapura, Korea Selatan, dan Prancis telah melaksanakan Pemilu di tengah Covid-19.

Update Kasus Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Tambah 1.815 Jadi 116.871 Orang

“Yang paling penting kita juga harus bisa meyakinkan pemilih. Yakni KPU, juga pemerintah sangat concern [peduli] terhadap kesehatan dan keselamatan dari Covid-19,” ujar Presiden.

Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, masyarakat yakin untuk memberikan hak suaranya secara langsung dalam Pilkada 2020. Dengan begitu, lanjut Presiden, Pilkada serentak dapat berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Juga aman di tengah pandemik Covid-19.

“Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman saat pilkada serentak. Sehingga apa yang kitaa harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik,” ujar dia.

Minum Sari Tebu & Zamzam, Kiai Muhyiddin MUI Jateng Sembuh dari Covid-19

Presiden mengatakan penyelenggaraan Pilkada serentak di tengah Covid-19 menjadi momentum untuk menampilkan cara-cara baru dalam berdemokrasi.

"Tentu saja ini menjadi momentum yang baru untuk menampilkan cara-cara berpilkada dengan cara baru. Juga inovasi baik dalam berdemokrasi pada masa pandemi dari sisi penyelenggara dan sisi peserta," kata dia, di Jakarta, Senin.

Istri Bupati Siap Bertarung di Pilkada Blora, Diusung Gerindra dan Nasdem

Pilkada Serentak 2020 akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020, bertepatan dengan Hari Antikorupsi Internasional. Sedianya, Pilkada 2020 diselenggarakan pada 23 September 2020. Namun, pemerintah dan KPU memutuskan menunda pemungutan suara karena situasi pandemi Covid-19.

Pilkada Serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 daerah, baik tingkat provinsi, kota dan kabupaten.

 

Sumber: Antaranews.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom