Heboh Pria Bawa Parang Nekat Masuk Polres Jember, Begini Ceritanya
Tangkapan layar video pria bawa parang di Polres Jember (Detikcom)

Solopos.com, JEMBER -- Video seorang pria bawa parang nekat masuk ke Polres Jember, Jawa Timur, bikin heboh hingga kemudian viral di media sosial.

Polisi mengonfirmasi aksi pria mem-bawa parang dan menerobos masuk ke halaman Markas Polres Jember itu terjadi Rabu (12/8/2020) lalu. Sang pria bahkan sempat mengacungkan parang kepada petugas

"Iya, Rabu kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB," kata Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra, Sabtu (15/8/2020), dilansir Detikcom.

Akun Ini Sebut Ryan D'Masiv Tak Akui Pak Tarno Sebagai Ayahnya

Pria bawa parang ini diketahui berinisial CAP, 34, warga Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji. Menurut Windy, pria itu masuk ke Mapolres Jember dengan mengendarai motor tanpa melapor kepada petugas jaga.

Pria itu pun kemudian dipanggil dan ditegur petugas.

"Dia lalu memarkir motor di halaman Polres dekat ruang Satreskrim. Kemudian membuka jok motornya dan mengambil parang," kata Windy Syafutra.

Rayakan 17 Agustus dengan Dangdutan, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Sejumlah petugas kemudian mengepung CAP dan meminta pria itu menjatuhkan parang dan menyerahkan diri.

"Kemudian dilakukan komunikasi secara persuasif, dan dilakukan tembakan peringatan ke atas, agar pria ini menjatuhkan pisaunya. Tapi tetap nekat pria ini," ucap Wakapolres Jember.

Sejumlah polisi Polres Jember lalu mendekati pria nekat itu dari berbagai sisi. Salah seorang petugas berhasil memukul tangan CAP dengan sebatang kayu.

"Agar pisau yang dipegangnya jatuh. Setelah itu, didekap dan dapat kami amankan," sambung Windy.

Tembakan Peringatan

Proses "melumpuhkan" pria bawa parang itu diwarnai tembakan peringatan oleh petugas.

"Sempat kita beri tembakan peringatan agar dia menjatuhkan parang," kata Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra.

Hal itu dilakukan, kata Windy, karena upaya persuasif tak digubris CAP. Bahkan pria itu terkesan menantang.

"Sudah kita minta agar parangnya dijatuhkan, tapi tak menghiraukan. Bahkan ada kesan seperti menantang," kata Windy.

Awan Mirip Tsunami Muncul di Aceh, Ini Fakta Ilmiahnya

Setelah petugas memukul tangan CAP dengan kayu sehingga parang yang dibawanya terjatuh, petugas yang lain merangsek maju. CAP akhirnya berhasil dibekuk dan diamankan.

"Berhasil kita bekuk tanpa mengalami luka. Petugas juga tidak ada yang cedera. Pelaku lalu kita amankan untuk proses lebih lanjut," tegas Windy.

Sumber: detik.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom