Ganjar Belum Terapkan New Normal, Berapa Tingkat Penularan Covid-19 di Jateng versi Bonza?
Data tingkat penularan Covid-91 per 27 Mei 2020 (www.thebonza.com)

Solopos.com, SOLO -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memastikan belum akan menerapkan new normal dalam waktu dekat. Ganjar menunggu tingkat penularan Covid-19 di Jateng turun.

Sebenarnya berapa tingkat penularan Covid-19 di Jateng versi Bonza, perusahaan analisis big data yang menghitung tingkat penularan Covid-19 di sejumlah negara? Menurut perhitungan Bonza yang merujuk data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tingkat penularan yang digambarkan dalam angka Rt atau R0 di Jateng terus melandai.

Berdasarkan data di laman www.thebonza.com, per 27 Mei 2020, Jateng kali pertama menyentuh angka penularan Rt kurang dari 1 pada 18 Mei 2020, dengan tingkat penularan atau Rt 0,99.

Bupati Karanganyar: Terkait Rencana Sekolah Masuk Kembali, Keputusan Resmi Tetap di Pusat

Selanjutnya tingkat penularan di Jateng sempat naik tipis menjadi Rt 1,07 pada 22 Mei 2020. Tingkat penularan Covid-19 di Jateng kembali turun pada 25 Mei 2020 dengan Rt 0,96. Penurunan berlanjut hingga 27 Mei 2020 dengan tingkat penularan atau Rt 0,86.

Angka ini menunjukkan satu orang yang terjangkit Covid-19 kemungkinan menularkan ke orang lain kurang dari 1 orang. Jika angka Rt terus melandai, berarti jumlah kasus Covid-19 bisa terus berkurang.

Sebelumnya, Ganjar mengatakan akan mengetatkan penerapan protokol kesehatan lebih dulu sampai grafik Covid-19 menurun.

Puskesmas di Sukoharjo Mulai Buka Layanan KB dengan Syarat, Kapan?

”Tapi kita belum akan melakukan kenormalan baru dalam waktu pendek. Kalau nanti kita melihat grafiknya masih tinggi tentu belum bisa kita terapkan. Grafiknya harus turun dulu. Kalau sudah mulai turun ekstrem sampai hampir menyentuh batas bawah, nah itu kenormalan baru bisa. Sekarang kita latihan dulu,” kata Ganjar, Selasa (26/5/2020).

Kondisi Jateng Cukup Baik

Sementara itu, dibandingkan empat provinsi lain di Pulau Jawa, kondisi Jateng cukup baik. Selain Jateng, DKI Jakarta juga menunjukkan penurunan tingkat penularan atau Rt yang menggembirakan. Pada 27 Mei 2020, nilai Rt DKI Jakarta 0,99.

Solopos Hari Ini: Jateng Tunggu Covid-19 Turun

Sementara Jawa Barat meski saat ini angka Rt atau tingkat penularan cenderung turun dengan tingkat penularan Rt 0,90 pada 27 Mei 2020, provinsi itu pernah mengalami fase naik turun.

Sedangkan Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang tingkat penularan Covid-19 nya masih tinggi. Ini ditandai dengan angka Rt lebih dari 1. Pada 27 Mei 2020, tingkat penularan Covid-19 di Jawa Timur tercatat 1,03. Artinya satu orang terjangkit Covid-19 di Jawa Timur berpeluang menularkan ke satu orang lain.

Perhitungan Rt menjadi salah satu syarat sebuah wilayah siap menerapkan new normal atau melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemerintah mensyaratkan pelonggaran atau penyesuaian PSBB dapat dilakukan, jika salah satunya, angka Rt berada di bawah 1,0 selama dua pekan berturut-turut.

MHKI: Jokowi Jangan Memaksakan Indonesia New Normal

Co-Founder Bonza, Philip Thomas, mengatakan data tersebut merupakan olahan dari data yang telah dipublikasi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. Data diperbarui setiap hari merujuk pada kasus positif dan persebaran serta pelaksanaan uji Covid-19.

“Kita harus melakukan pemodelan statistik dan banyak penelitian yang membahas soal model matematika ini,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (26/5/2020).

Mengenal R0 Virus Corona, Target Ambisius New Normal Indonesia

Angka Rt dihasilkan menggunakan permodelan matematika. Philip menyebutkan Bonza menggunakan model pelacakan Rt dari karya peneliti Bettencourt dan Ribeiro. Model tersebut disempurnakan lagi dengan algoritma Beiten Cort.

“Di situlah kami melihat model matematika ini kita kalibrasi dengan data yang ada di Indonesia. Akhinya kita produksi Rt yang sekarang,” terang dia.

Sumber: Bisnis.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho