Solopos.com, SOLO – Hubei, Wuhan, sebagai epicentrum penyebaran virus corona di China telah menjadi kota yang berbeda. Fotografer Reuter, Thomas Peter dan Aly Song, serta China Daily mengabadikan kondisi suram di Wuhan.

Jurnalis foto Reuters, China Daily, dan beberapa lain lagi bergelut dengan resiko tinggi mengabadikan kondisi di Wuhan, China. Aly Song menyebut sejumlah tempat di China bahkan Shanghai telah menjadi kota hantu.

Viral! Orang Singapura Pakai Kondom Jari Tangkal Virus Corona

Jalan-jalan tak seramai biasanya. Pusat perbelanjaan, kedai kopi, hingga tempat pemancingan yang biasanya ramai mendadak lengang. Sementara orang-orang yang berseliweran tampak menggunakan masker.

Wabah virus corona telah menghantam China. umlah korban jiwa akibat keganasan virus corona di China melonjak drastis. Sejauh ini korban jiwa telah bertambah menjadi 1.361 di China, sehingga ditambah satu korban jiwa di Hong Kong dan satu korban jiwa di Filipina maka total korban jiwa secara global mencapai 1.363 orang.

Resmi! Virus Corona Baru Dinamai Covid-19

Menurut media China, CGTN, Kamis (13/2/2020), jumlah kasus terkonfirmasi virus corona hingga Rabu (12/2/2020) tengah malam waktu setempat mencapai 59.651 orang.

Provinsi Hubei yang merupakan pusat wabah corona, melaporkan adanya 14.840 pasien baru dalam satu hari, yakni pada Rabu sehingga total kasus terkonfirmasi virus corona di provinsi itu kini menjadi 48.206.

Komisi kesehatan Hubei melaporkan seperti dilansir CGTN, bahwa di provinsi tersebut tercatat 242 kematian pasien virus corona hanya dalam satu hari, yakni pada Rabu. Ini merupakan angka penghitungan terbesar dalam sehari sejak wabah ini muncul.

Indonesia Dicurigai Terjangkit Virus Corona, Menkes: Harvard Suruh ke Sini!

Juga disebutkan bahwa jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh dan boleh meninggalkan rumah sakit saat ini mencapai 5.646 orang.

Jumlah kematian dan kasus baru virus corona ini melonjak drastis pada Kamis ini setelah otoritas China mengubah metode diagnosis untuk kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayahnya. Langkah ini akan makin memicu spekulasi bahwa tingkat keparahan wabah ini tidak dilaporkan sebagaimana adanya.

Berikut deretan foto dramatis dihimpun dari Reuters, Kamis (13/2/2020);


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten