Event Balap Motor di Kawasan Alun-Alun Wonogiri Ditunda, Ini Jadwal Barunya
Kendaraan melintas di jalan dekat bundaran patung Sukarno atau utara Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Jumat (6/3/2020) lalu. (Solopos/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI -- Event balap motor road race “Casytha Jateng Motorrace 2020” putaran I di Wonogiri ditunda karena ada kasus corona.

Event balap motor tersebut semula akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 21-22 Maret 2020, di kawasan Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri. Sebagai gantinya, balap motor ini akan digelar pada Sabtu-Minggu, 6-7 Juni 2020 mendatang di tempat yang sama.

Ketua pelaksana kegiatan dari Event Organizer (EO) Manahadap Management, Santo Dwiatmono, mengatakan keputusan penundaan event balap motor itu menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Tengah dan surat edaran dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat.

Virus Corona Mengancam, Pesta Hajatan Di Sragen Tetap Berlangsung

Pada intinya dua surat edaran tersebut berisi imbauan untuk tidak mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 atau corona.

Tidak hanya di Jawa Tengah, seluruh kegiatan motorrace di beberapa wilayah Indonesia juga ditunda. IMI pusat menegaskan event balap motor termasuk di Wonogiri harus dijadwal ulang hingga kondisi pandemi Covid-19 mereda.

Meskipun diselenggarakan di Jawa Tengah, tepatnya di Wonogiri, menurut Santo, peserta juga berdatangan dari luar daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan wilayah lainnya.

Kawasan Terpapar Corona, MUI Solo Serukan Tak Salat Jumat

Pendaftaran peserta tadinya akan dibuka pada Senin (16/3/2020), tetapi karena kondisi tidak memungkinkan akhirnya pendaftaran tersebut tidak dilaksanakan.

Meskipun demikian, ada sekitar 50 peserta yang sudah mengambil nomor start. Berdasarkan penyelenggaraan balap motor di beberapa daerah, rata-rata jumlah peserta sebanyak 250 orang.

“Kalau yang sudah bertanya-tanya dan mempunyai keinginan untuk ikut lebih dari 50 orang,” kata Santo saat dihubungi Solopos.com, Rabu (18/3/2020).

Mobil Tabrak Motor di Karanganyar, 2 Orang Meninggal

Event balapan motor di Wonogiri tersebut, menurut dia, merupakan kali pertama yang digelar pada 2020 di wilayah Jawa Tengah. Setiap tahun Jawa Tengah menggelar lima seri kejuaraan balap motor.

Penyelenggara Meminta Maaf

“Sebenarnya persiapan sudah 80%, tinggal membuka pendaftaran dan membuat sirkuit. Semua materi mengenai perizinan Pemkab, Kepolisian, Dishub, dan materi lainnya sudah selesai," ujar Santo.

Untuk penyelenggaraan pada Juni mendatang, panitia tidak harus mengurus izin ulang karena ini sifatnya penundaan bukan pembatalan. Tetapi Santo mengatakan akan tetap melakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Misteri Virus Corona di Seminar Bogor, Panitia Tak Bisa Ditemukan

Mengenai dampak kerugian akibat penundaan event balap motor di Wonogiri ini, Santo mengakui pasti ada, tetapi hal itu bisa disiasati dan dirembuk bersama.

“Kami selaku EO meninta maaf kepada seluruh pencinta otomotif dan masayarakat Jawa Tengah, khusunya Wonogiri atas ditundanya kegiatan balap motor di Wonogiri ini. Kondisi darurat ini di luar kemampuan kami,” kata Santo.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Wonogiri, Tri Haryono, membenarkan adanya penundaan event “Casytha Jateng Motorrace 2020” putaran I.

“Meskipun tidak ada event balapan motor, car free day [CFD] pada Minggu [22/3/2020] tetap diliburkan,” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom