Duh, Penutup Saluran Air Underpass Makamhaji Sukoharjo Kerap Hilang Dicuri
Petugas DPUPR Sukoharjo memperbaiki penutup saluran air di Underpass Makamhaji, Kartasura, Jumat (18/9/2020). (Solopos.com-Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo akhirnya memperbaiki penutup saluran air underpass Makamhaji, Kartasura, yang hilang dicuri orang tak bertanggung jawab.

Perbaikan dilakukan setelah hilangnya penutup saluran air Underpass Makamhaji sempat memakan korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di lokasi tersebut.

Petugas DPUPR Sukoharjo, Eko Febri mengatakan perbaikan penutup saluran air underpass dikerjakan setelah menerima laporan dari masyarakat.

Pilkada Solo: Bajo Ancam Pidanakan Penyebar Isu Calon Boneka

Petugas DPUPR dibantu dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo langsung terjun ke lokasi memperbaikinya.

"Hari ini kita perbaiki penutup saluran air underpass. Kondisinya setelah kita ke sini ternyata hilang," kata dia ketika berbincang dengan Solopos.com dijumpai di sela perbaikan di Underpass Makamhaji, Jumat (18/9/2020).

Dia mengatakan penutup saluran air underpass kerap hilang dicuri tangan tak bertanggung jawab. Bahkan perbaikan ini sudah tiga kali dilakukan DPUPR.

Pria Madiun Meninggal Positif Covid-19 Sebelumnya Ikut Tahlilan & Agustusan

Kali terakhir, DPUPR memperbaiki penutup saluran air underpass pada dua bulan lalu. "Eh sekarang sudah ada yang hilang lagi," katanya.

Pada kali ini, dia mengatakan penutup saluran air yang hilang ada satu unit, tepatnya berada di bagian tengah underpass. Lokasi ini berbeda dari dua bulan lalu bagian hilang ada di sisi utara.

Mengaitkan Penutup Saluran dengan Sangat Kuat

Padahal untuk menghindari aksi pencurian ini, petugas telah mengaitkan penutup saluran air dengan sangat kuat. Sehingga peluangnya kecil untuk dirusak dan dicuri.

"Tapi namanya maling itu tidak hilang akal. Dicuri dengan dicongkel sampai besi pengaitnya rusak semua," katanya.

Polisi Gerebek 2 Arena Judi di Sragen, Salah Satunya di Area SPBE

Warga Makamhaji, Suci Handayani, mengatakan kerusakaan penutup saluran air di underpass sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Banyak pengguna jalan yang tidak mengetahui adanya kerusakan tersebut. Utamanya saat malam hari.

"Penutup saluran air yang hilang kan membuat jeglongan. Jadi banyak yang nggak lihat jeglongan sampai akhirnya jatuh," katanya.

Dia pun mengapresiasi langkah pemkab Sukoharjo yang langsung memperbaiki penutup saluran air underpass yang rusak.

Sementara itu berdasarkan pantauan Solopos.com, perbaikan penutup saluran air underpass menyebabkan kemacetan di kawasan tersebut hingga sekitar satu kilometer. Petugas Dishub mengatur arus lalu lintas dengan menerapkan pemberlakuan buka tutup jalan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom