Kecelakaan di Wonogiri, Dua Warga Grobogan Meninggal Dunia
Anggota Polsek Slogohimo melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Dusun Mojo, Desa Sedayu, Slogohimo, Wonogiri, Selasa (15/9/2020). (Istimewa)

Solopos.com,WONOGIRI - -Dua warga Grobogan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bulukerto-Slogohimo, tepatnya di Dusun Mojo, Desa Sedayu, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, Senin (14/9/2020) pukul 20.30 WIB.

Kedua korban kecelakaan di Wonogiri tersebut laki-laki yakni Suripto, 24, dan Abdul Rozak, 22, warga Dusun Lengkong, Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon, Grobogan.

Dalam kecelakaan lalu lintas tunggal itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro dengan nomor polisi AD 3582 JY. Dia menjelaskan Suripto adalah yang mengendarai sepeda, sedangkan Abdul Rozak merupakan pembonceng.

Alasan Inisiator Balap Lari di Jalanan Solo: Terkenang Masa Kecil

Kasubbag Humas Polres Wonogiri, Iptu Suwondo, mengatakan kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian peristiwa (TKP).

Ia mengatakan kecelakaan lalu lintas bermula saat korban berjalan dari arah timur ke barat (Bulukerto-Slogohimo).

Di lokasi kejadian, ungkap Iptu Suwondo, kondisi jalan halus. Namun kontur jalannya turunan dan menikung.

Imam Masjid Tewas Dibacok Gegara Kotak Amal, Begini Kronologinya

"Karena berjalan dengan kecepatan tinggi, pengendara tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya dan keluar dari badan jalan. Korban masuk ke dalam sungai dan terjadilah laka lantas. Seharusnya belok ke kiri saat ada tikungan, namun pengendara justru berjalan lurus, bablas," kata dia kepada wartawan, Selasa.

Korban Terluka di Bagian Kepala

Suwondo mengatakan kedalaman sungai dari jalan raya sekitar empat meter. Dimungkinkan karena terjatuh dari ketinggian empat meter tersebut, menyebabkan korban kecelakaan meninggal dunia di TKP.

Kasubbag Humas menjelaskan kedua korban kecelakaan mengalami luka di bagian kepala.

50.488 UMKM Klaten Ajukan Bantuan Rp2,4 Juta, Dapat Semua Nggak Ya?

Sebelumnya, kedua korban berangkat dari Bulukerto pada Senin pukul 19.50 WIB. Namun korban baru ditemukan pada Selasa pukul 06.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisi kedua korban asal Grobogan sudah meninggal dunia di aliran sungai.

Setelah mendapat laporan, menurut Suwondo, anggota Polsek Slogohimo mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi dan olah TKP kecelakaan. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Amal Sehat.

Fajri Sembuh dari Covid-19, Paslon ORI Jalani Tes Kesehatan di RSST Klaten



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom