DPS Pilkada Sragen Berpotensi Turun Dibandingkan DPT Pemilu 2019

Ditemukan pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) 59.957 orang tetapi ditemukan pemilih baru sebanyak 27.053 orang.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi coklit (Istimewa/KPU Klaten)

Solopos.com, SRAGEN — Potensi daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Sragen 2020 setelah dilakukan pemutakhiran data pemilih hanya sebanyak 748.043 orang.

DPS Pilkada Sragen itu turun sebanyak 28.857 orang bila dibandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sebanyak 776.900 orang.

Penjelasan tentang DPS tersebut diungkapkan Komisioner Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen Prihantoro Prasetyo Eko Nagoro saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Kamis (3/9/2020).

10 Berita Terpopuler : Fakta Unik Nunggal Preman Solo Pimpinan Gondhez's

Prihantoro menjelaskan jumlah pemilih yang masuk dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) sebanyak 780.947 orang.

Setelah dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), ujar dia, ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 59.957 orang tetapi ditemukan pemilih baru sebanyak 27.053 orang.

Prihantoro belum bisa menjelaskan tentang data TMS yang dimaksud karena masih menunggu hasil pleno di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Pesulap David Blaine Terbang hingga Ketinggian 7.500 Meter, Terus Turunnya Gimana?

“Kok turun bila dibandingkan dengan DPT Pemilu 2019? Itu yang sedang kami analisis dan kami cari. Ada kemungkinan DP4 yang kami terima lebih bersih. Namun, dari tahun ke tahun biasanya data pemilih itu cenderung naik karena jumlah penduduk juga cenderung naik,” ujarnya.

Prihantoro masih menunggu proses pleno penetapan data pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) di tingkat kecamatan yang dimulai Rabu (2/9/2020) lalu.

Uji Publik Tingkat Kelurahan

Prihantoro menyampaikan pleno per Kamis (3/9/2020) ada dua kecamatan, yakni Sambirejo dan Tanon. Sementara 18 kecamatan lainnya dilakukan Jumat (4/9/2020) ini.

Prihantoro mengatakan penetapan DPS pada 10 September 2020 mendatang.

“Nah, DPS itu akan kami uji publik di tingkat kelurahan supaya masyarakat ikut mencermati data tersebut dan bila ada pemilih baru yang belum masuk dalam DPS bisa dilaporkan. Turunnya angka potensi DPS ini cukup banyak. Kami lihat di beberapa kabupaten juga ada tren turun. Kami akan membandingkan dengan DPT Pemilu 2019 dan Pilgub 2018 lalu,” jelasnya.

Doni Monardo : Ini Evaluasi Pemerintah Terkait Covid-19

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen Amrih Mulyono menyebut jumlah penduduk pada sementer I 2020 di Sragen sebanyak 1.000.579 orang.

Data tersebut meningkat dibandingkan dengan jumlah penduduk Sragen pada semester II 2019 sebanyak 997.895 orang. Dalam kurun waktu satu sementer terjadi peningkatan jumlah penduduk sebanyak 2.684 orang.

Penduduk tertinggi teridentifikasi di wilayah Masaran, Karangmalang, dan Sragen Kota.

Berita Terbaru

Rapid Test Anggota KPPS Sragen: 353 Reaktif, 442 Tak Ikut Karena Takut

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 353 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dinyatakan reaktif...

Debat Publik Pilkada 2020, Ini 5 Panelis Yang Disiapkan KPU Grobogan

Solopos.com, PURWODADI – Debat Publik Pilkada Grobogan 2020 bakal digelar di sebuah hotel di Kota Purwodadi dan disiarkan secara...

Debat Pilkada Sukoharjo : Wiwaha Soroti Sukoharjo Belum Punya GOR, Ini Faktanya

Solopos.com, SUKOHARJO -- Debat publik putaran kedua Pilkada Sukoharjo 2020 telah berlangsung di Hotel Brothers Solo Baru, Kamis (21/11/2020),...

Debat Pilkada Sukoharjo : Etik Sebut Angka Kemiskinan di Sukoharjo Turun, Benarkah?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua pasangan calon peserta Pilkada Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa (EA) dan Joko "Paloma" Santosa-Wiwaha Aji Santosa...

Debat Pilkada Sukoharjo : EA & Joswi Dinilai Belum Tawarkan Upaya Riil Atasi Persoalan Rakyat Kecil

Solopos.com, SUKOHARJO – Dua pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) Sukoharjo yakni Etik Suryani-Agus Santosa atau EA dan Joko “Paloma”...

Coblosan di Tengah Pandemi, KPU Klaten: Jangan Takut Datang ke TPS!

Solopos.com, KLATEN -- Komisi Pemilihan Umum atau KPU Klaten mengajak seluruh masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk datang...

Debat Pilkada Sukoharjo : Ini Solusi EA dan Joswi untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua pasangan calon bupati-calon wakil bupati Sukoharjo beradu solusi terkait penanganan dampak pandemi Covid-19 dalam debat...

Sakit, Cabup Joko Paloma Tak Hadiri Debat Putaran II Pilkada Sukoharjo

Solopos.com, SUKOHARJO -- Calon bupati nomor urut dua dalam Pilkada Sukoharjo, Joko Paloma Santosa, absen dalam debat publik putaran...

Debat Pilkada Klaten: Jawaban Paslon Dinilai Kurang Mendalam dan Konkret

Solopos.com, KLATEN -- Debat publik calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Klaten bergulir, Jumat (20/11/2020) malam. Jawaban...

Debat Pilkada Klaten: Mik Mati, ORI Merasa Dirugikan, ABY-HJT Minta Dievaluasi

Solopos.com, KLATEN -- Debat I paslon peserta Pilkada 2020 yang diselenggarakan KPU Klaten di Gedung Al Hakim Convention Hall,...