Dinkes Karanganyar Prioritaskan Vaksinasi Lansia dengan Kriteria Ini
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinkes Kabupaten Karanganyar memprioritaskan vaksinasi Covid-19 terhadap 5.000 orang lansia yang tinggal di desa/kelurahan dengan kasus tinggi terkonfirmasi positif Covid-19.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendapatkan jatah 1.000 vial atau 10.000 dosis vaksin Covid-19. Jatah itu khusus untuk vaksinasi lanjut usia (lansia).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar sudah mengambil vaksin pada Rabu (3/3/2021). Jumlah itu hanya cukup untuk memvaksin 5.000 orang dengan asumsi per orang mendapatkan dua dosis vaksin atau dua kali penyuntikan. Padahal, total warga kategori lansia di Kabupaten Karanganyar sebanyak 137.117 orang.

Baca juga: Solopos Hari Ini: Naik dari Gilingan

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar, Purwati, menyampaikan Dinkes membuat prioritas.

"[10.000 dosis vaksin Covid-19] enggak bisa cukup semua lansia. Ini kami buat prioritas. [Vaksinasi] lansia yang [tinggal] di wilayahnya itu angka terkonfirmasi positif Covid-19 tinggi dan berisiko," jelas dia saat berbincang dengan wartawan, Kamis (4/3/2021).

Purwati menjelaskan kategori lansia berisiko yang dimaksud adalah lansia yang memiliki penyakit penyerta dan masih memiliki mobilitas tinggi. Dia mencontohkan lansia yang masih bekerja di sawah, ladang, berdagang, dan lain-lain.

Baca juga: BLK Karanganyar Latih 144 Warga Sesuai Minat & Bakat

"Ya yang selain dia punya penyakit penyerta dan mobilitas tinggi juga. Iya iya iya [yang masih bekerja]. Tapi dia masih bisa mendapatkan vaksin. Jadi semua akan melewati screening empat meja. Kalau screening menyatakan bisa [vaksin] ya berarti bisa [vaksin]," tutur dia.

Purwati kembali menjelaskan penggunaan 10.000 dosis vaksin ini berbeda dengan 9.000 dosis vaksin yang telah diterima dan digunakan sebelumnya. Sebanyak 9.000 dosis vaksin digunakan untuk memvaksin 4.500 orang tenaga kesehatan (nakes) dan petugas pelayan publik.

"Yang 9.000 dosis sudah dilaksanakan. Yang 10.000 dosis ini khusus untuk lansia. Itu kami targetkan segera selesai. Maksimal tanggal 9 Maret [Selasa] bisa selesai [vaksinasi lansia]," jelas dia.

Link Pendaftaran Vaksinasi

Koordinator Imunisasi Puskesmas Jaten 1, Rahma, menyampaikan Puskesmas Jaten 1 mendapatkan jatah 420 dosis vaksin Covid-19. Rahma menceritakan puskesmas sudah membagikan link pendaftaran sejak beberapa hari lalu.

"Kami share link kepada kader, linmas. Lansia maupun dibantu kerabatnya mengisi formulir melalui link itu. Masih terus melakukan pendataan. Di Jaten saja ada 6.000 orang lansia. Makanya kami mendapat instruksi vaksinasi diprioritaskan pada lansia yang tinggal di desa dengan kasus Covid-19 tinggi," tutur Rahma saat berbincang dengan wartawan seusai mengambil jatah vaksin di kantor Dinkes Kabupaten Karanganyar, Kamis.

Selain fokus memvaksin lansia, puskesmas juga masih menyelesaikan vaksinasi terhadap nakes. Puskesmas Jaten 1 masih harus menyelesaikan 210 orang nakes.

Baca juga: Demi Rajalele Srinuk, 4 Ha Sawah di Delanggu Dikonversi ke Organik

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Colomadu 2, Ririn Nurliyani. Puskesmas Colomadu 2 hanya mendapatkan 220 dosis. Puskesmas Colomadu 2 membagikan link pendaftaran sejak tiga hari lalu. Ririn menyampaikan jumlah pendaftar hingga Rabu (3/3/2021) mencapai 1.500-an orang lansia.

"Selain mendaftar lewat link, kami juga mengundang lewat RT dan RW. Vaksinasi nanti difokuskan pada desa yang memiliki kasus Covid-19 tinggi. Ada Baturan, Gedongan. Kami kembangkan ke desa lain. Nanti melihatnya dusun dengan kasus tinggi," ungkap dia.

Ririn menyampaikan puskesmas akan menyelesaikan vaksinasi terhadap nakes. Masih ada 80 orang nakes yang harus mengikuti vaksinasi tahap dua pekan ini.

"Itu kami selesaikan. Kalau bisa selesai, kami lanjutkan ke lansia. Kalau [vaksinasi nakes] belum selesai pekan ini maka vaksinasi untuk lansia dilaksanakan pekan depan," kata dia.



Berita Terkini Lainnya








Kolom