Solopos Hari Ini: Naik dari Gilingan
Koran Solopos edisi Jumat (5/3/2021).

Solopos.com, SOLO-- Koran Solopos Hari Ini edisi Jumat (5/3/2021) mengulas tentang rencana pembangunan rel layang yang akan dinaikkan mulai dari Gilingan.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menggelar rapat virtual membahas pembangunan elevated rail atau rel layang Joglo dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (4/3/2021) pagi. Rapat membahas persiapan nonteknis sebelum mulai pembangunan kontruksi.

“Kami baru menghitung luas tanah dan hunian terdampak. Camat dan lurah sudah gerak untuk sosialisasi. Targetnya peletakan batu pertama berlangsung Juli,” terang Gibran, kepada wartawan usai rapat virtual, Kamis.

Jumlah lahan berikut hunian terdampak sekurangnya 19.000 meter persegi. Namun, jumlah hunian detail masih perlu hitungan. Koordinasi terkait hunian terdampak bakal dilakukan bersama Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah dan Yogyakarta. Menurutnya, warga terdampak pembangunan pemecah kemacetan di sekitar perlintasan sebidang Joglo sudah mendapatkan sosialisasi sejak lama. Namun, mereka belum mendapatkan kejelasan jenis infrastruktur pengurai kemacetan itu.

Selengkapnya Baca E-paper Solopos.

Miniatur Dunia di Tepi Waduk Cengklik

Gerbang yang memiliki gapura bergaya bangunan negeri tirai bambu, dengan dominasi warna merah, terlihat mencolok dan menarik perhatian warga yang melintas di Jalan Raya Waduk Cengklik.

Lokasinya tepat di selatan Waduk Cengklik. Gapura itu merupakan pintu masuk wahana rekreasi Waduk Cengklik Park (WCP) yang dibangun pihak swasta. Mulai Selasa (2/3/2021), gerbang itu sudah dibuka untuk umum.

Bangunan itu sudah cukup lama muncul. Namun baru beberapa hari ini dibuka untuk umum. Untuk sementara lokasi tersebut baru bisa menerima kunjungan secara terbatas. Tidak lebih dari 100 orang. Protokol kesehatan juga dijaga, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Cek suhu tubuh, dilakukan setelah pengunjung membeli tiket dan bersiap masuk gerbang.

Namun untuk bisa menikmati wahana-wahana tertentu, pengunjung akan dikenakan biaya tiket tambahan. Seperti monorel, ada tiket Rp20.000 untuk dua kali putaran.

Selengkapnya Baca E-paper Solopos.

Antusiasme Muncul di Hari-Hari Terakhir

Sebanyak 3.000an pedagang Pasar Klewer ditarget menerima vaksin Covid-19 sejak akhir pekan kemarin hingga pekan ini. Sampai Rabu (3/3/2021), jumlah pedagang yang sudah divaksin mencapai 1.636 orang. Ia menyebut pedagang baru antusias divaksin pada hari-hari terakhir jadwal. Akibatnya dalam dua hari terakhir sejak Rabu, antrean pedagang membeludak.

“Sejak Rabu ini lebih banyak. Kalau kemarin kami atur jadwalnya, sekarang enggak. Yang terdaftar langsung boleh antri. Pada Jumat, Sabtu pekan kemarin sampai Selasa, antusiasnya sangat kurang. Saat mau divaksin, dagangannya laris, jadi tidak jadi vaksin. Begitu sudah selesai melayani pembeli, naik ke lokasi vaksinasi malah membeludak, batal lagi. Petugas sampai keliling meminta mereka vaksin. Ramai baru dua hari terakhir ini,” terang Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Heru Sunardi, kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Ia menyebut ribuan pedagang itu tak seluruhnya merupakan pemilik kios, namun ada pula karyawan maupun buruh jasa gendongnya. Karena itu, jumlah daftar tunggu penerima vaksin di Pasar Klewer mencapai 1.056 orang. Sementara, perkembangan berbeda ditunjukkan pasar-pasar lain di Solo, seperti Pasar Gede, Pasar Harjodaksino, dan Pasar Depok.

Selengkapnya Baca E-paper Solopos.



Berita Terkini Lainnya








Kolom