Tutup Iklan

Dinar Candy Berbikini Bakal Diperiksa Polisi, Kenapa?

Pasal 36 UU Pornografi mengatur soal hukuman bagi mereka yang melakukan eksploitasi seksual di muka umum.

 Dinar Candy. (Istimewa/Instagram)

SOLOPOS.COM - Dinar Candy. (Istimewa/Instagram)

Solopos.com, JAKARTA—Pesohor Dinar Candy mewujudkan keinginan turun ke jalan menggunakan bikini karena stres dampak PPKM diperpanjang.

Dinar Candy dinilai bisa terancam UU Pornografi.

Guru besar hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Hibnu Nugroho menjelaskan peluang Dinar Candy dijerat Undang-Undang No 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi sangat besar.

Menurutnya, semestinya aksi protes terhadap kebijakan PPKM tetap sesuai dengan norma yang berlaku.

“Wah bisa sekali (terjerat UU Pornografi). Protes boleh tetapi yang santun, berdasar pada norma yang berlaku dalam masyarakat,” kata Hibnu saat dihubungi detik.com, Rabu (4/8/2021).

Unsur Ketelanjangan

Saat ditanya apakah yang dilakukan oleh Dinar Candy termasuk dalam unsur ketelanjangan seperti dalam bunyi Pasal 36 UU Pornografi, Hibnu bicara soal tempat Dinar Candy berbikini.

Apa yang dilakukan Dinar Candy dinilai sudah masuk unsur tersebut karena dilakukan di tempat umum.

“Masalahnya kan di tempat umum, asas kepantasan dan kepatutan yang menjadi dasar,” lanjut Hibnu.

Baca Juga: Protes PPKM Diperpanjang Dinar Candy Bakal Pakai Bikini, Serius? 

Adapun Pasal 36 mengatur soal hukuman bagi mereka yang melakukan eksploitasi seksual di muka umum.

Mereka yang melanggar bisa terancam pidana 10 tahun penjara. Begini bunyi pasalnya Setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Akan Dipolisikan

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) akan mempolisikan Dinar Candy.

Aksi Dinar Candy yang berbikini di trotoar jalan untuk menolak PPKM level 4 diperpanjang disebut bernuansa pornografi dan pornoaksi.

“Karena perbuatannya telah melanggar hukum, PB SEMMI akan melaporkan Dinar Candy ke Polda Metro Jaya. Selain melaporkan ke Polda Metro Jaya, kami meminta Dinar Candy meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia atas perbuatan tidak bermoral dan asusila yang dia lakukan,” kata Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra dalam keterangannya, Rabu (4/8/2021).

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menelusuri kebenaran video tersebut.

Baca Juga: Payudara Diraba Pria Saat Syuting di TV, Dinar Candy: Apaan Sih Pegang-Pegang! 

“Kita cek dulu kebenarannya, apakah yang di video itu dia,” kata Argo saat dihubungi wartawan, Rabu (4/8/2021).

Argo belum mau berkomentar lebih lanjut saat ditanya apakah aksi Dinar Candy ini termasuk pornoaksi. “Kita cek dulu kebenarannya,” kata Argo lagi.

Aksi Dinar Candy itu disebut-sebut terjadi di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2021) siang. Polisi pun menelusuri aksi Dinar Candy ini.

“Saya lihat di komentarnya itu ada yang bilang di pertigaan Lebak Bulus katanya. Tapi saya konfirmasi dengan teman-teman (anggota polisi) nggak ada yang tahu di situ,” kata Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ruslan Idris.

Menurut Ruslan, pihaknya saat ini tengah menggali keterangan dari sejumlah teman Dinar Candy.

Di Bali

Dari sejumlah keterangan yang didapat, aksi itu disebut dilakukan di Bali.

“Ini saya lagi tanya temen-temen dia itu kan DJ. Saya sudah dapat informasi dia DJ, dia host juga. Tapi informasi dari temannya ini di Bali,” ujar Ruslan.

Sebagaimana diketahui, Dinar Candy pernah menulis di Instagramnya soal akan memakai bikini di jalan umum karena stres.

Dinar mengaku stres karena PPKM diperpanjang. “Saya stres karena PPKM diperpanjang,” begitu tulis papan yang dibawa Dinar Candy.

Dalam unggahannya, Dinar Candy mengatakan apa yang dilakukannya ini tidak untuk ditiru. “Warning !! Jangan tiru adegan ini !! Aku lagi cari pelampiasan lagi stres,” tulis Dinar Candy dalam unggahan di Instagram miliknya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Bharada Korban KKB Dimakamkan di Aceh

Bhayangkara Dua (Bharada) Muhammad Kurniadi gugur dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok.

Duh, 150 Hakim di Jatim Diadukan karena Melanggar Kode Etik

Sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur diadukan ke Komisi Yudisial karena melanggar kode etik.

Epidemiolog Kaget Kasus Corona RI Bisa Turun Cepat

Pandu sendiri mengaku kaget dengan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa turun dengan cepat.

Buronan 12 Tahun Terdeteksi Gara-Gara Menggugat Cerai Istri

Sang buronan terdeteksi setelah namanya muncul di Pengadilan Agama Subang, Jawa Barat sebagai penggugat cerai istrinya.

Kapolda Jateng Janji Beri Pekerjaan Pensiunan Polisi Silver Semarang

Janji itu dilontarkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi setelah video pensiunan polisi silver itu marak di media sosial.

Eksploitasi Anak, Dulu Bocah Silver kini Bayi Silver

Kasus eksploitasi anak dengan dijadikan objek mengamen tidak hanya terjadi saat ini.

Ijazah Jaksa Agung Simpang Siur, Yang Benar Lulusan Mana?

Versi terbaru Kapuspenkum Kejagung, Burhanuddin lulus S1 di Universitas 17 Agustus Semarang.

Eks Elite FPI Dirikan Perisai Bangsa, Tonton G30S/PKI

Ormas Perisai Bangsa diinisiasi Habib Umar Al Athos yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi FPI Surabaya.

Keterlaluan! Dicat Silver, Bayi 10 Bulan Diekploitasi untuk Mengamen

Seorang bayi berusia 10 bulan dieksploitasi untuk mengamen dengan dilumuri cat silver.

Survei Indikator: Kepercayaan Tertinggi Publik kepada TNI

Kepercayaan tertinggi responden kepada TNI sedangkan kepercayaan terendah kepada DPR dan partai politik.

Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Ini Kata Direktur Indikator Politik

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan faktor yang menyebabkan tren kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi menurun.

Mahadata Meningkatkan Kualitas Statistik Menuju Satu Data Indonesia

Mahadata memang memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan sebagai informasi pelengkap statistik resmi.

Video Mengamuk Viral, Ini Klarifikasi Bupati Solok

Bupati Solok akhirnya buka suara tentang alasannya mengamuk di rapat dengan para wakil rakyat pada Jumat (24/9/2021) tersebut.

Kepuasan Publik Atas Kinerja Jokowi Menurun, Ini Angkanya

Tren penurunan kepuasan publik atas kinerja Jokowi terjadi sejak pertengahan 2019.

Ini Pandangan Pemimpin Uni Soviet Khruschev Soal Sepak Terjang PKI

Pemimpin Uni Soviet, Nikita Khruschev, menilai aksi militer oleh PKI dengan G30S/PKI adalah kecerobohan karena tidak memahami situasi politik aktual di Indonesia. Media-media Uni Soviet menyebut PKI beraksi atas arahan pemimpin China, Mao Zedong.

Dua Lembaga Umumkan Kandidat Karya Sastra Terbaik 2021

Karya-karya sastra yang dipapresisasi adalah karya sastra yang bermanfaat dan berpengaruh positif dalam pembangunan karakter bangsa.