Di Sragen, Bank Jateng Bentengi Diri Pakai Protokol Kesehatan

Pengunjung diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk Kantor Bank Jateng Sragen demi menerapkan perubahan perilaku di tengah pandemi Covid-19.

SOLOPOS.COM - Sejumlah pengunjung mencuci tangan sebelum masuk Kantor Bank Jateng Sragen, Jumat (16/10/2020). (Solopos.com-Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Bank Jateng membentengi diri dari serangan virus corona jenis baru dengan menerapkan protokol kesehatan di kantotnya di Sragen, Jawa Tengah. Dengan menerapkan perilaku baru sesuai protokol pencegahan Covid-19, diharapkan memberikan pelayanan prima kepada nasabah.

Setelah memarkir sepeda motor, sejumlah tamu bergegas masuk ke Kantor BPD Bank Jateng Cabang Sragen, Jumat (16/10/2020). Sesampainya di pintu masuk, seorang petugas satpam mengarahkannya untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

Sebuah wastafel portabel terpasang di sisi timur pintu masuk Kantor Bank Jateng Sragen. Sejak terjadi pandemi Covid-19, cuci tangan menjadi ritual wajib bagi pengunjung Kantor Bank Jateng Sragen. Semua tamu wajib mengenakan masker ketika mau masuk kantor bank itu.

Coret Tembok Saat Tagih Utang, Debt Collector & Pemilik Adu Mulut

Apabila kedapatan tidak membawa masker, mereka tidak diizinkan masuk. Terkadang, dari Bank Jateng juga menyediakan masker yang bisa dipakai secara gratis oleh pengunjung.

Sebelum masuk, suhu tubuh semua tamu juga wajib diukur dengan menggunakan thermo gun. Bagi tamu yang bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat Celcius, tidak dibolehkan masuk Kantor Bank Jateng Sragen.

Dikawal Ketat Satpam

Petugas satpam akan mengarahkan tamu tersebut segera periksa kesehatannya. "Bila perlu bantuan, kami bisa menyediakan sarana transportasi yang bisa dipakai untuk mengantar periksa kesehatan," jelas Kepala Bank Jateng Cabang Sragen, Retno Tri Wulandari, saat ditemui Solopos.com di kantornya.

Lagu Debut Grup Refund Sister Geser Dynamite BTS di Tangga Lagu

Demi menjaga jarak satu sama lain, jumlah pengunjung Kantor Bank Jateng Sragen dibatasi. Ini karena tidak semua tempat duduk bisa dipakai oleh pengunjung. Sebagian tempat duduk itu telah dipasangi tanda larangan duduk.

"Saat Sragen masuk zona merah, kami juga melengkapi karyawan yang bertugas di RSUD [dr. Soehadi Prijonegoro Sragen] dengan APD [alat pelindung diri] sekali pakai. Saking takutnya teman-teman, kami menyemprot berkas dan uang dari sana dengan disinfektan. Jadi, berkas dan uang yang basah itu harus kami jemur dahulu sekitar 15 menit sebelum kami simpan. Tapi, sekarang tidak lagi karena Sragen bukan lagi zona merah," papar Wulan.

Retno menyadari sebagai kantor perbankan, siapapun bisa keluar masuk Bank Jateng untuk mengakses layanan. Oleh sebab itu, Bank Jateng merasa perlu untuk melaksanakan protokol kesehatan demi mencegah potensi penularan Covid-19.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Keras! Sanksi Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan Sukoharjo Sampai Rp50 Juta

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo menerapkan sanksi yang cukup keras dan tegas terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan pencegahan...

Razia Masker Digelar di Kartasura, 20 Orang Terjaring

Solopos.com, SUKOHARJO - Razia masker digelar di Balai Desa Singopuran Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/11/2020). Operasi ini digelar...

Gelar Simulasi Pemungutan Suara, KPU Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Solopos.com, SRAGEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2020. Simulasi ini...

Pandemi Covid-19, Pasar Murah Sragen Digelar dengan Sistem Drive Thru

Solopos.com, SRAGEN - Pemkab Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah di 20 kecamatan. Kegiatan ini pun...

Jemaah Salat Pun Disisir demi Pembiasaan 3M di Masjid Al Falah Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Masjid Al Falah Sragen membagikan 100 lembar masker kepada para jemaah Salat...

Sudah Jalankan Protokol Kesehatan Saat Pelipatan Kertas Suara, Jangan Lupa 3M Saat Pemungutan Suara

Solopos.com, BOYOLALI - KPU Boyolali menerapkan protokol kesehatan saat pelipatan kertas suara untuk Pilkada 2020. Mereka pun diimbau untuk...

Begini Langkah Pemkab Karanganyar Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR – Di masa pandemi Covid-19, usaha mikro, kecil, dan menengah ikut terdampak. Pemkab Karanganyar meminta pelaku UMKM...

Perpusda Sragen Batasi Pengunjung dan Kurangi Jam Buka di Masa Pandemi

Solopos.com, SRAGEN -- Setelah memarkir sepeda motornya, dua pengunjung bergegas menuju pintu masuk Perpustakaan Daerah atau Perpusda Sragen di...

Disdikbud Boyolali Terus Kaji Belajar Tatap Muka

Solopos.com, BOYOLALI — Mendikbud Nadiem Makarim memperbolehkan sekolah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021. Disdikbud Boyolali masih...

Di Wisuda ITS PKU Muhammadiyah Solo Dibagikan Face Shield

Solopos.com, SOLO — Wisuda tatap muka Institut Teknologi Sains dan Kesehatan atau ITS PKU Muhammadiyah di Hotel Best Western...