Curi Uang MTA Sukodono Sragen, Firmansyah Ikut Judi Online

Firmansyah Arsyi Gagah Prakoso, 26, nekat mencuri uang Majelis Tafsir Alquran atau MTA Kecamatan Sukodono, Sragen, Selasa (8/6/2021).

 Tersangka pencurian uang MTA Sukodono, Sragen, Firmansyah Arsyi Gagah Prakoso (tengah) diamankan polisi. (Istimewa/Polsek Sukodono)

SOLOPOS.COM - Tersangka pencurian uang MTA Sukodono, Sragen, Firmansyah Arsyi Gagah Prakoso (tengah) diamankan polisi. (Istimewa/Polsek Sukodono)

Solopos.com, SRAGEN -- Firmansyah Arsyi Gagah Prakoso, 26, nekat mencuri uang Majelis Tafsir Alquran atau MTA Kecamatan Sukodono, Sragen, Selasa (8/6/2021). Uang itu digunakan untuk judi online.

PromosiMemberi Uang Tanda Terima Kasih kepada Aparat, Wajar atau Tidak?

Uang tersebut disimpan oleh Samsu, 59, warga Dukuh RT 07, Desa Majenang, Sukodono, Sragen. Samsu dipercaya oleh yayasan untuk menyimpan uang itu sebelum digunakan untuk membeli tanah.

Firmansyah yang mencuri uang MTA Sukodono Sragen ternyata menantu Samsu. Ternyata, Firmansyah mencuri uang itu untuk judi online.

Baca Juga: Perkuat Imun Masyarakat, Pemkab Banjarnegara Bagikan Ribuan Susu Kotak

“Pelaku mengaku terpaksa mengambil uang itu untuk membayar utang dan berjudi online. Modus operandinya, tersangka memanfaatkan kelengahan korban [pelapor] yang bekerja pada siang hari,” jelas Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, kepada Solopos.com, Jumat.

Polsek Sukodono sendiri tak butuh waktu lama untuk menangkap Firmansyah. Kurang dari 24 jam pelaku berhasil dibekuk. Tersangka ditangkap aparat di sebuah warung internet (warnet) Furion yang berlokasi di Beloran, Kota Sragen.

Pencuri sudah mengakui bahwa uang Rp70 juta itu milik Yayasan MTA Sukodono Sragen yang akan digunakan untuk membeli tanah. Dari uang sebanyak itu, pelaku sudah mengambil uang Rp12 juta yang digunakan untuk berjudi online jenis Binomo.

“Petugas menyita uang sebesar Rp58 juta dan sebuah ATM BNI,” terang AKP Suwarso.

Sebelumnya diberitakan, uang senilai Rp70 juta milik Yayasan Majelis Tafsir Alquran (MTA) Cabang Sukodono raib digondol maling di siang bolong. Tidak hanya uang, sepeda motor Yamaha V100 juga raib bersamaan dengan hilangnya uang milik yayasan tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di Mapolres Sragen, Kamis (10/6/2021), uang senilai Rp70 juta itu sebelumnya tersimpan di rumah Samsu, 59, warga Dukuh, RT 08, Majenang, Sukodono, Sragen, yang menjabat Ketua II MTA Cabang Sukodono.

Pada Senin (7/6/2021), sekitar pukul 18.30 WIB, Samsu dipercaya oleh yayasan untuk menyimpan uang itu sebelum digunakan untuk membeli tanah. Samsu menyimpan uang sebanyak itu pada sebuah tas punggung warna hitam. Selanjutnya, tas itu ia taruh di bawah ranjang tidurnya.

Baca Juga: Driver Ojol Korban Begal di Sukoharjo akan Gunakan Uang Donasi untuk Rehab Rumah

Keesokan harinya, Selasa (8/6/2021), korban terbangun dan melaksanakan aktivitas seperti biasa. Hingga siang hari, ia belum memeriksa uang yang tersimpan di bawah ranjangnya. Hingga pada pukul 18.30 WIB, Samsu bersama anaknya bermaksud mengecek uang yang tersimpan di bawah ranjang itu.

Betapa kagetnya keduanya begitu menyadari uang di dalam tas hitam itu sudah raib. Setelah itu, Samsu mengecek barang-barangnya. Ternyata sebuah sepeda motor Yamaha V100 senilai Rp1juta miliknya juga raib. Atas kejadian itu, Samsu kemudian melapor ke Polsek Sukodono pada Kamis (10/6/2021) siang.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Event Wisata & Budaya Solo Digadang-gadang Tarik Minat Banyak Wisatawan

Pada masa pandemi, perlu ada beberapa penyesuaian untuk mendukung faktor kesehatan dalam pelaksanaan event-event besar di Kota Solo.

Eks TPA Gebangharjo Wonogiri Disulap Jadi Objek Wisata Bukit New Sogi

Objek wisata di eks TPA Gebangharjo saat ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul anak muda yang tinggal di wilayah sekitar.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Pemadaman Listrik Wonogiri Hari ini

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah, pada hari ini, Sabtu, 29 Januari 2022.

Damkar Sukoharjo Gandeng Semua Perusahaan Punya Hidran Jadi Mitra

Sekitar 20 perusahaan yang berdiri di Sukoharjo saat ini sudah menandatangani MoU dengan Damkar Sukoharjo dalam hal penanganan kebakaran.

Sensasi Makan Pentol Bakar 1 Meter di Sriwedari Solo, Pedasnya Nampol!

Seorang pedagang kuliner di selter barat Pengadilan Negeri Solo membuat inovasi unik yakni pentol bakar sepanjang 1 meter yang tidak hanya enak tapi juga mengenyangkan.

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.