Corona di China Mereda, Xiaomi Klaim Penjualan Membaik
Logo Xiaomi. (Reuters)

Solopos.com, SOLO — Wabah virus corona (Covid-19) yang sedikit demi sedikit mereda di China membuat penjualan produk teknologi Xiaomi turut membaik.

Klaim itu diungkapkan CFO Xiaomi, Shou Zi Chew, dalam earning call dengan para investor. Dilaporkan Detik.com, Rabu (1/4/2020), ia memastikan kondisi pasar di China akan segera normal seperti sebelum virus corona mewabah.

Curhat Pedagang Pasar Tradisional Solo di Tengah Pandemi: Pasrah, Libur Gak Bisa Makan

Chew mengakui penjualan ponsel, jam tangan pintar, dan aksesoris memang terkena dampak besar selama tiga bulan pertama pada 2020. Namun ia tak khawatir terhadap potensi penurunan permintaan.

Ia pun percaya kalau permintaan ponsel secara global bakal mempunyai nasib yang sama dengan China. Menurutnya masyarakat akan mulai membeli perangkat baru dalam waktu dekat, dengan tingkat pembelian yang sama dengan 2019 lalu.

Namun bukan berarti Xiaomi tak mempunyai masalah akibat pandemi corona ini di luar China. Pertama, pabriknya di India tak akan bisa beroperasi setidaknya sampai pertengahan April.

Tak Bikin Berat Badan Naik, Ini Camilan Sehat Temani Work From Home

Lalu kedua, kondisi di Eropa yang saat ini sangat terdampak dari pandemi corona akan berdampak pada berkurangnya minat orang untuk membeli perangkat baru dalam waktu dekat.

Sebelum pandemi corona dim China meluas ke negara lain, Xiaomi mempunyai performa penjualan yang terbilang impresif. Pada kuartal keempat 2019, mereka mencatatkan peningkatan profit sebesar 27%. Begitu juga pada jumlah penjualannya yang meningkat 27%, senilai US$ 7,79 miliar atau sekitar Rp129 triliun.

1.000 Nasi Kotak Dibagikan Pemprov Jateng ke Ojek Daring, Ini Tujuannya…

Xiaomi tetap menjadi pabrikan ponsel terbesar kedua di China setelah Huawei dalam hal pemasukan. Ponsel yang membuat laporan keuangan Xiaomi bagus itu adalah Mi Note 10.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho