1.000 Nasi Kotak Dibagikan Pemprov Jateng ke Ojek Daring, Ini Tujuannya…
Pembagian nasi kotak kepada mitra ojek daring oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020). (Antara-Humas Pemprov Jawa Tengah)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020), melakukan pembagikan nasi kotak untuk pengemudi ojek dalam jaringan (daring) dari berbagai aplikasi. Pembagian makan siang bagi pengendara ojek online itu dilakukan sebagai wujud kepedulian bagi pihak-pihak terdampak wabah virus corona jenis baru (covid-19).

Pembagian nasi kotak kepada para mitra ojek online itu dilakukan Pemprov Jateng dengan sistem pelayanan tanpa turun dari kendaraan (drive thru). Kegiatan itu dilakukan di depan Kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan, Kota Semarang.

Kegiatan sosial tersebut dilatarbelakangi adanya kebijakan pembatasan berbagai aktivitas masyarakat sejak beberapa hari lalu sebagai antisipasi meluasnya penyebaran covid-19. Kebijakan itu membuat pendapatan ojek online turun akibat minimnya orderan.

Diduga Nikahi Bocah Lagi, Syekh Puji Dituding Pedofil

Selama pembagian nasi kotak, petugas berulang kali mengingatkan sejumlah orang agar tetap menjaga jarak minimal 1 m dan tidak bergerombol. Dalam waktu kurang dari satu jam, 1.000 nasi kotak pun habis dibagikan kepada para mitra ojek daring oleh beberapa ASN dengan dibantu aparat TNI, Polri, dan Satpol PP.

Sepi Orderan

Salah seorang mitra ojek online, Agus Ali Mahmud, mengapresiasi pembagian nasi kotak ini karena sangat membantu dirinya. "Sekarang ini orderan minim karena perkantoran, sekolah, dan mal tutup sehingga pendapatan turun hingga 40% lebih," katanya.

Anjar Farida, perempuan yang berprofesi sebagai pengendara ojek dalam jaringan juga mengaku terpaksa tetap bekerja di tengah pandemi covid-19, meskipun sepi orderan. "Kondisi sekarang sangat susah, sehari paling hanya bisa dapat tiga trip, biasanya bisa 10 trip lebih," ujarnya.

Demo Tunggal Buruh tolak Omnibus Law Digelar di Semarang  

Ia mengaku mendapat informasi pembagian nasi kotak ini dari grup Whatsapp di kalangan mitra ojek online. Informasi itu terbukti beredar luas dengan cepat yang terbukti dari segera ludesnya 1.000 nasi kotak yang disediakan Pemprov Jateng.

Kepala Biro Umum Setda Jawa Tengah Edy Supriyanta menjelaskan bahwa pembagian nasi kotak bagi mitra ojek online ini menggunakan sebagian anggaran dari APBD Pemprov Jateng dan sumbangan dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemprov setempat.

"Harapannya ini dapat meringankan teman-teman ojol dan masyarakat yang membutuhkan, rencananya dilakukan selama dua pekan dan jumlahnya akan ditambah," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho