Catat! Mulai Tanggal Ini, Lalu Lintas Jl. Honggowongso Solo Berlaku Dua Arah
Kendaraan roda dua dan empat terjebak kemacetan di Jl. Honggowongso, Laweyan, Minggu (19/2/2018). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo akan mengubah pengaturan arus lalu lintas di Jl. Honggowongso dari semula searah ke selatan menjadi dua arah. Pengaturan ini berlaku mulai Senin (3/2/2020).

Sistem dua arah itu untuk mengakomodasi bus dari wilayah selatan (Wonogiri-Sukoharjo) yang terdampak proyek flyover Purwosari.

Lalu lintas dua arah ini berlaku dari simpang empat Pasar Kembang Solo ke utara hingga simpang empat Hotel Novotel.

Dengan pengaturan ini, bus-bus dari Wonogiri dan Sukoharjo yang hendak ke Terminal Tirtonadi Solo tidak perlu menempuh jalan memutar lewat underpass Makamhaji hingga Gembongan lalu balik lagi ke arah Solo.

Biar Bisa Capai Orgasme, Ini Cara Stimulasi Payudara Wanita

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Solo, Ari Wibowo, saat ditemui Solopos.com di sela-sela kegiatannya, Senin (20/1/2020), mengatakan pemberlakuan dua arah itu maju dua hari lebih cepat dari jadwal penutupan arus lalu lintas di lokasi proyek flyover Purwosari, Rabu (5/2/2020).

Layani Threesome, Warga Karanganyar Diringkus Polisi Pasuruan

Ia menyebut hal itu sebagai langkah persiapan dan pembiasaan agar masyarakat tidak kaget dengan pemberlakuan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) baru.

Eskalator Solo Grand Mall Bermasalah Viral di Medsos, Ini Penjelasan Manajemen

Ia menambahkan semula bus AKDP dari arah selatan melalui Jl. Veteran mengarah ke Jl. Dr. Radjiman, lalu Jl. Agus Salim menuju Jl. Slamet Riyadi dengan menyebrang perlintasan sebidang Purwosari belok kanan ke Jl. Ahmad Yani mengarah ke terminal.

PNS Terpergok Mesum di Parkiran Mal Solo Ternyata Pejabat Diskominfo Sragen

“Kalau dari arah selatan biasanya kendaraan tidak boleh mengarah ke utara di simpang empat Pasar Kembang, sehingga harus mengikuti arus ke barat di Jl. dr. Radjiman,” ujar Ari.

Kisah Kelam PSK: Melayani saat Mens

Dengan pengaturan yang baru nanti, bus AKDP dapat melalui Jl. Honggowongso menuju Jl. Gajah Mada, Jl. S. Parman, kawasan Gilingan, mengarah ke Jl. Ahmad Yani lalu ke Terminal Tirtonadi.

Pengaturan ini bukan hanya untuk bus AKDP, kendaraan umum lain juga boleh melintas.

Ia meminta masyarakat bisa mengelola waktu perjalanan agar tidak terlambat sampai ke tempat tujuan karena terjebak macet atau harus memutar jauh dari rute biasa.

Baca Juga:

Pilkada Solo: Blusukan Gibran Curi Start Kampanye? Begini Kata Bawaslu

Pilkada Solo: Soal Rekomendasi Cawali-Cawawali, Rudy Berharap Ini Ke DPP PDIP

“Moda transportasi yang dipilih juga harus dipertimbangkan. Kalau bisa menggunakan sepeda motor ya gunakan saja. Jelas hari-hari pertama masyarakat akan kaget tetapi nanti seiring berjalannya waktu, masyarakat akan mencari rute sendiri,” ujarnya.

Kasi MRLL Dishub Kota Solo, Mudo Prayitno, mengaku telah berkoordinasi dengan perusahaan operator bus untuk menyosialisasikan tahapan proyek pembangunan flyover.

Ia juga telah menyiapkan sekitar 50 rambu-rambu sosialisasi mengenai rute-rute yang dapat dilalui masyarakat saat pembangunan flyover dimulai.

Baca Juga:

Dikeroyok Orang Tak Dikenal, 3 Pemuda Kartasura Sukoharjo Terluka Bacok

Driver Ojol Cantik Ini Melawan saat Dipepet Penumpang Laki-laki Nakal

Ia menjelaskan rambu-rambu itu akan disebar di beberapa akses masuk kota dan pusat kota. Ia juga akan menambah rambu-rambu penutupan jalan di sekitar kawasan proyek.

Lalu, di beberapa lokasi strategis Kota Solo akan dipasang rambu informasi penutupan jalan termasuk rute yang harus dilalui untuk menghindari kawasan proyek.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

“Rute alternatif menuju kota sudah disiapkan, bisa lewat simpang tiga Kerten ke Jl. Ahmad Yani mengarah ke Jl. Adisucipto atau dari simpang tiga Faroka langsung ke Jl. Adi Sucipto mengarah ke flyover Manahan. Lalu, juga ada underpass Makamhaji bisa jadi pilihan,” ujar Mudo.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho