BPBD Karanganyar: Waspadai Bencana Awal Musim Hujan

BPBD Karanganyar mulai melakukan sosialisasi antisipasi bencana ke masyarakat di kawasan rawan bencana alam.

 Warga bersama anggota BPBD Kabupaten Karanganyar dan sukarelawan bekerja bakti membersihkan material longsor di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso pada Kamis (15/4/2021). (Istimewa/Dokumentasi BPBD Kabupaten Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Warga bersama anggota BPBD Kabupaten Karanganyar dan sukarelawan bekerja bakti membersihkan material longsor di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso pada Kamis (15/4/2021). (Istimewa/Dokumentasi BPBD Kabupaten Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar mulai melakukan sosialisasi antisipasi bencana ke masyarakat di kawasan rawan bencana alam di Karanganyar. Langkah tersebut untuk mengantisipasi dampak bencana alam yang besar lantaran sudah memasuki musim hujan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi, mengatakan langkah sosialisasi antisipasi bencana dilakukan. Karena sejumlah kawasan di Karanganyar rawan tanah longsor. Seperti Tawangmangu, Jumantono, Jatipuro, Kerjo, dan Jatiyoso yang sudah diguyur hujan beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Joss! Desa Plosorejo Karanganyar Jadi Pionir Desa Tuntas Vaksin

Menurutnya, awal musim hujan berpotensi tinggi terjadi bencana tanah longsor di kawasan tersebut lantaran saat musim kemarau muncul retakan-retakan tanah yang cukup besar. Pihaknya saat ini juga memperkuat konsolidasi dengan para relawan untuk bersiap apabila terjadi bencana alam saat musim hujan.

“Di daerah-daerah tersebut kami pantau ada retakan-retakan tanah karena kemarau panjang kemarin. Tanah akan mudah longsor apabila terkena hujan dengan intensitas tinggi. Makanya kami mulai bergerak untuk mengantisipasi agar dampak yang muncul bisa diminimalisasi,” ucap dia kepada solopos.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Gibran Masuk Bursa Pilkada DKI Jakarta, Pengamat Politik Refly Harun: Cek Ombak

Penanganan Bencana di Karanganyar

Bagoes juga mengatakan sejumlah EWS yang dipasang terpantau dalam kondisi berfungsi dan bisa memberikan pertanda sebelum bencana berdampak ke pemukiman terdekat. Rencananya, sinyal EWS juga akan dikoneksikan ke gawai pintar di posko BPBD untuk mempercepat penanganan.

“Kalau sudah ada sinyal, masyarakat kami imbau agar segera mencari lokasi yang lebih aman. Nanti masyarakat di lokasi tanpa EWS bisa menghubungi kontak kami di 0271 495 997 dan 0811 2637 243 untuk penanganan darurat,” beber dia.

Baca juga: 3 Warga Sragen Dibekuk Polisi Karanganyar Gara-gara Transaksi Sabu-Sabu

Selain potensi bencana tanah longsor, BPBD Karanganyar juga mengantisipasi terjadinya bencana alam banjir saat musim hujan. Sejumlah spanduk sudah dipasang di beberapa sungai untuk mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

“Masyarakat juga kami imbau jangan membuang sampah di sungai. Sungai itu bukan tempat sampah. Kebiasaan ini jangan diteruskan karena akan menyebabkan banjir dan merugikan mereka sendiri,” terang dia.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.

Go Global, Kuliner Khas Solo Disiapkan dalam Kemasan Kaleng

Dengan kemasan kaleng, makanan bisa dibawa ke luar kota untuk oleh-oleh atau dijual ke pusat perbelanjaan luar negeri.

Kecelakaan Lagi, 1 Jam Terjadi 2 Tabrakan di Jalur Solo-Tawangmangu

Dua kecelakaan tunggal terjadi dalam tempo satu jam di Karanganyar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan tersebut.