Tutup Iklan

Gibran Masuk Bursa Pilkada DKI Jakarta, Pengamat Politik Refly Harun: Cek Ombak

Pengamat politik nasional Refly Harun menyebut wacana Gibran maju sebagai cagub pada Pilkada DKI Jakarta hanya untuk cek ombak.

 Tayangan di channel Youtube Refly Harun membahas wacana Gibran Rakabuming Raka sebagai cagub di Pilkada DKI Jakarta 2024. (Youtube Refly Harun)

SOLOPOS.COM - Tayangan di channel Youtube Refly Harun membahas wacana Gibran Rakabuming Raka sebagai cagub di Pilkada DKI Jakarta 2024. (Youtube Refly Harun)

Solopos.com, SOLO — Masuknya nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dalam bursa calon gubernur Pilkada DKI Jakarta 2024 mendapat perhatian dari ahli hukum tata negara sekaligus pengamat politik nasional, Refly Harun.

Lewat channel Youtube-nya, Refly mengunggah video berjudul “Live! Gus Gibran Layak Pimpin Jakarta?!” pada 12 September 2021. Video itu berisi pendapatnya tentang wacana Gibran Rakabuming maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Hingga Kamis (16/9/2021) sore, video tersebut sudah ditonton 23.835 kali. Refly memulai konten Youtube itu dengan review berita dari detik.com berjudul PWNU DKI Panggil Walkot Solo “Gus Gibran”: Layak Pimpin Jakarta.

Refly membaca berita itu sembari sesekali memberikan komentarnya. Setelah selesai membaca berita, ia pun memberikan tanggapannya. “Baru menjabat Wali Kota Solo beberapa bulan langsung diminta yang lebih besar,” komentarnya.

Baca Juga: Keras! Begini Komentar Pengusung Eks Rival soal Gibran Maju Pilkada DKI Jakarta

Refly juga menyampaikan ada dua pertanyaan yang layak diungkapkan dari pemberitaan tersebut. Pertanyaan pertama tentang alasan Gibran secara tiba-tiba datang ke Jakarta untuk menghadiri acara PWNU DKI Jakarta.

Panggilan Gus Gibran

“Politik ini kan banyak simbol-simbolnya. Jadi sebagaimana dari kejadian ini ada beberapa pertanyaan yang bisa kita ajukan. Yang pertama, mengapa Gibran tiba-tiba hadir di acara yang dihelat PWNU DKI Jakarta,” terangnya.

Menurut Refly wajar bila kedatangan Gibran ke Jakarta karena undangan dari PBNU. Sebab cakupan wilayah PBNU seluruh Tanah Air. “Kalau yang menghelat PBNU wajar karena cakupannya seluruh Indonesia, tapi ini PWNU DKI,” urainya.

Pertanyaan kedua, lanjut Refly, yakni apa maksud PWNU DKI Jakarta mendatangkan Gibran? Apalagi dalam acara itu Gibran dipanggil Gus Gibran. Selain itu Gibran juga disebut layak untuk memimpin Jakarta yang daerahnya luas.

Baca Juga: Masuk Bursa Cagub DKI Jakarta 2024, Gibran: Saya Fokus di Solo!

Fenomena itu ia ibaratkan peribahasa gayung bersambut, pucuk dicinta ulam tiba, dan sambil menyelam minum air. “Bahasa kerennya testing the water, atau kalau menurut bahasa Susi Pudjiastuti adalah cek ombak,” katanya.

Tahapan Pilkada

Refly menjelaskan Pilkada DKI Jakarta tidak akan digelar pada 2022. Hal itu menurutnya sudah menjadi keputusan pemerintah. Sebab bila pilkada digelar tahun depan, otomatis tahapan pilkada sudah mulai tahun ini.

“Jadi kalau pilkada mau dilakukan, pendaftaran harusnya sudah dimulai 2021 ini. Jadi sudah confirm tidak mungkin ada Pilkada 2022 untuk DKI Jakarta. Karena sesungguhnya gonjang-ganjingnya seharusnya sudah dimulai,” imbuhnya.

Baca Juga: Pergoki Guru di Solo Tak Bermasker saat Sidak, Gibran: Kalau Diulangi, Enggak Usah PTM Saja!

Menurut Refly, bila Gibran dipaksakan maju di Pilkada DKI Jakarta 2022, berarti pengalamannya memimpin Solo hanya beberapa bulan. Sebab putra sulung Presiden Jokowi itu dilantik sebagai Wali Kota Solo awal 2021.

“Ini tidak menguntungkan bagi Gus Gibran karena terlihat sangat tidak matang. Kalau ia berhadapan dengan Tikus Pithi, ya boleh lah dia leading karena lawannya, maaf kata, tidak jelas juga. Tukang jahit dan ketua RW,” paparnya.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.