Boyolali Hujan Abu, PMI dan BPBD Bagikan Masker
Petugas PMI Boyolali menyalurkan masker ke warga di wilayah Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Kamis (28/1/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI -- Distribusi masker ke wilayah terdampak hujan abu Gunung Merapi terus dilakukan oleh sejumlah pihak. Pada Kamis (28/1), PMI Boyolali dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Boyolali, juga menyalurkan masker ke beberapa wilayah terdampak hujan abu.

Seperti yang dilakukan pada Kamis siang, petugas dari PMI Boyolali, menyalurkan masker ke Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Kasi Logistik PMI Boyolali, Teguh Widodo, mengatakan distribusi masker tersebut sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir di sejumlah tempat yang berpotensi menjadi sasaran hujan abu.

"Jumlah total yang sudah didistribusikan sekitar 8.000, di wilayah Selo, Cepogo, dan Musuk. Kami salurkan melalui sukarelawan Sibat di masing-masing desa," kata dia, Kamis. Selain masker, produk yang didistribusikan tersebut ada minyak kayu putih dan multi vitamin.

Baca Juga: Terpukul Pandemi, Pengunjung The Heritage Place Di Bekas PG Gembongan Sukoharjo Anjlok 90%

Selain PMI, bantuan masker ke wilayah terdampak hujan abu juga dilakukan BPBD Boyolali. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, mengatakan pada Rabu, BPBD sudah mendistribusikan masker ke wilayah Musuk dan Tamansari, terutama di Desa Sangup yang mengalami hujan abu dengan kondisi cukup tebal.

Jumlah Masker

Dia mengatakan jumlah masker yang telah disalurkan sebanyak 6.000 masker. Kemudian pada Kamis, BPBD juga menyalurkan masker dan menggelar penyemprotan jalan di lokasi turunnya hujan abu di Desa Jombong Kecamatan Musuk dan Desa Jelok, Kecamatan Cepogo.

"Melibatkan tiga armada untuk penyemprotan di Jelok dan Jombong. Ini upaya pembersihan jalur yang tertutup abu vulkanis. Selain itu juga pembagian masker, kami berkoordinasi dengan ormas, ada 2.000 masker dan 10 tangki air untuk penyemprotan," kata dia.

Baca Juga: Dibanderol Rp35 Juta, Apa Sih Kelebihan Sony Xperia Pro yang Bikin Harganya Kebangetan?

Salah satu sukarelawan dari Pawartos Kartasura, Deni Kristianto, mengatakan pada Rabu petang, timnya juga menyalurkan masker ke Desa Sangup. Ada sekitar 20 boks masker yang disalurkan. "Kemarin kami sampaikan ke kepala desa. Karena memang dadakan, kaki cari sedapatnya dulu," kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom