Mahfud Md tiba di Istana jelang pengumuman kabinet, Senin (21/10/2019). (Andhika Prasetia/detikcom)

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD membantah akan memberikan uang senilai Rp110 juta kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab agar bisa kembali ke Indonesia.

Mahfud MD menegaskan kabar tersebut hoaks. Namun, jika memang nantinya Rizieq Shihab meminta uang secara pribadi ke Mahfud MD, ia akan memberikannya.

"Tidak bilang itu [siap bayar denda], ini lagi yang hoaks. Jadi ada wartawan yang memberi pertanyaan, 'Pak apakah pemerintah bersedia membantu Habib Rizieq untuk membayar denda jika dia [terbukti] overstay?' Saya bilang, loh dia sendiri mengatakan sendirit ak butuh bantuan karena punya uang. Pengacaranya juga bilang jangan sok membantu Habib Rizieq," kata Mahfud MD yang dikutip dari Suara.com, Sabtu (16/11/2019).

Demokrasi dalam Sastra

"Jika dia minta secara pribadi ke saya, bisa kalau bayar denda itu. Tapi seperti yang saya katakan, saya tidak bilang itu [siap memberi uang kepada Rizieq]," sambungnya.

Mahfud MD pun mengaku kecewa atas pemberitaan beberapa media yang menyatakan dirinya siap memberikan uang kepada Rizieq Shihab.

"Ini yang kadang menjadi salah kaprah. Jadi mereka membuat judul itu, sengaja membenturkan pernyataan saya dan malah menjadi gaduh. Intinya, dia tak bersedia dibantu, tapi jika saya diminta untuk memberi uang apa susahnya," tandasnya.

Mahfud MD: Kalau Rizieq Shihab Butuh Uang, Saya Bantu Rp110 Juta

Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD mengaku siap memberikan bantuan uang secara pribadi kepada Rizieq jika alasan pelarangan yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi itu karena denda overstay.

"Kan dia [Rizieq] nantang, kalau cuma uang dia punya kan. Dia [Rizieq] ndak perlu uang. Kalau perlu uang, saya pribadi bantu kalau cuma Rp110 juta," kata Mahfud MD.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten