Atlet Dayung Indonesia Tak Bisa Berbicara Banyak di Olimpiade Tokyo 2020

Melani Putri/Mutiara Rahma Putri gagal memperebutkan posisi 13-18 di Final C setelah tak mampu menembus posisi tiga besar.

 Penampilan Melani Putri/Mutiara Rahma Putri di Olimpiade Tokyo 2020. (Reuters)

SOLOPOS.COM - Penampilan Melani Putri/Mutiara Rahma Putri di Olimpiade Tokyo 2020. (Reuters)

Solopos.com, TOKYO – Indonesia belum dapat berbicara banyak di cabor dayung Olimpiade Tokyo 2020. Wakil Indonesia Melani Putri/Mutiara Rahma Putri kembali tidak mampu bersaing.

Mereka gagal berbicara banyak di nomor pertandingan leighweight double sculls. Melani/Mutiara yang bersaing memperebutkan posisi 13-18 di Final C gagal menembus posisi tiga besar.

Bertanding di Sea Forest Water Way pada Kamis (29/7/2021) pagi WIB, pasangan ini melawan lima negara. Kelima rival tersebut adalah Argentina, Austria, Guatemala, Tunisia, dan Vietnam.

Baca Juga: Singkirkan Jepang, Ahsan/Hendra Lolos ke Semifinal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Pertandingan yang seru dan sengit pun tersaji. Kejar-kejaran terjadi di 500 meter pertama, antara wakil Argentina dan Vietnam. Wakil Austria pun tak mau kalah. Di sisi lain, Melani/Mutiara langsung tertinggal jauh di jarak tersebut.

Melani/Mutiara akhirnya gagal menempati posisi tiga besar. Mereka hanya finis di posisi kelima. Pertandingan ini pun berhasil dimenangkan oleh wakil dari Argentina yang berada di posisi pertama, disusul wakil Austria di posisi kedua, dan wakil Vietnam di posisi ketiga.

Argentina yang diwakili Maricel Evelyn Silvestro/Milka Kraljev berhasil mencatatkan total waktu 7 menit 5 detik. Sedangkan Valentina Cavallar/Louisa Altenhuber dari Austria, mereka berhasil mencatatkan waktu 7 menit 15 detik.

Baca Juga: Dikalahkan Malaysia, Marcus/Kevin Gagal ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Di posisi ketiga, wakil Vietnam, Thi Hao Dinh/Thao Thi Luong, berhasil mencatatkan waktu 7 menit 19 detik. Melani/Mutiara sendiri mencatatkan waktu 7 menit 25 detik, tertinggal 19 detik dari raihan pertama.

Dengan begitu, Melani/Mutiara yang berada pada lane satu gagal meraih posisi tiga besar di Final C dayung nomor leighweight double sculls Olimpiade Tokyo 2020. Karena itu, mereka berada di posisi ke-17 secara keseluruhan.

Berita Terkait

Berita Terkini

PSIS Semarang Kantongi Kelemahan Arema FC

PSIS Semarang memuji Arema FC merupakan salah satu tim di Liga 1 yang memiliki kedalaman skuat yang cukup baik.

Sering Sindir AHHA PS Pati, Gibran Malah Absen di Laga Pembuka Liga 2

Gibran Rakabuming Raka sedang ada agenda di Jakarta saat Liga 2 dibuka, Minggu malam.

IBL 2022 Dimulai 11 Januari, Luhut Merestui

IBL 2022 akan diikuti oleh 16 tim yang merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah kompetisi bola basket profesional Indonesia.

Serasa Klub Liga 1, Persebi Boyolali Lakukan Swab Antigen Setiap Akhir Pekan

Tes swab antigen rutin digelar setiap akhir pekan untuk mengantisipasi munculnya klaster Covid-19.

Bus Baru Persis Solo Dikebut Jelang Kick-off Liga 2, Ini Penampakannya

Bus baru Persis Solo memiliki warna dominan merah-hitam sesuai ciri khas tim.

Jelang Liga 2, Suporter Persis Solo Pajang Foto Skuat hingga Kirim Karangan Bunga

DPP Pasoepati menggelar doa bersama dan pemasangan poster pemain Persis di Museum Titik Nol Pasoepati, Nusukan.

Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Kelima: Sempurna, Napoli ke Puncak

Napoli menjadi satu-satunya tim yang berhasil melewati rangkaian lima laga pertama musim ini dengan kemenangan.

Persis Solo Siapkan 3 Desain Jersey Penuh Filosofi

Bryan Barcelona mengatakan setiap desain jersey memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan sejarah Persis maupun identitas tim sebagai klub dari Solo.

PSSI Mediasi Klub Liga 2 Penunggak Gaji Pemain, Begini Respons Persis Solo

Hasil mediasi bakal menjadi dasar PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menolak atau mengizinkan klub tersebut mengikuti Liga 2 musim ini.

Dibilang Gibran Menguasai Kungfu, Ini Tanggapan AHHA PS Pati

Saiful Arifin menilai ucapan yang dilontarkan Gibran lebih menggambarkan pada ungkapan ketakutan sebelum Persis Solo vs PSG Pati.

Bikin Heboh Gegara Sebut Tim Milik Atta Halilintar Kuasai Kungfu, Gibran: Koyo Ra Tau Bal-Balan Wae

Gibran menyinggung pihak-pihak yang melihat naiknya tensi antara Persis Solo dengan AHHA PS Pati dari kacamata negatif

Puji Persis Solo, AHHA PS Pati Tak Gentar Hadapi Laga Pembuka Liga 2

Pelatih AHHA PS Pati FC, Ibnu Graham, mengakui pertandingan melawan Persis Solo yang dihuni pemain-pemain bintang akan sulit.

Derbi Mataram Persis Solo Vs PSIM Jogja Digelar di Stadion Manahan, Begini Pesan Tegas Gibran

Pertandingan sepak bola Grup C Liga 2 tahun 2021 di Stadion Manahan Solo akan dimulai pada Minggu (26/9/2021).

Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis yang Idap Kanker Paru-paru

Ini dia sederet profil atau biodata dari legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin, yang sedang berjuang melawan kanker paru-paru.

Hasil Lengkap Sepak Bola Tadi Malam: Piala Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, dan Liga Prancis

Real Madrid kembali ke puncak klasemen Liga Spanyol dengan 16 poin dari enam laga setelah menang besar 6-1 atas Real Mallorca.

Polda Jateng Beri Izin Persis Jadi Tuan Rumah Liga 2, Tapi..

Polda Jateng memberi lampu hijau kepada Persis Solo untuk menjadi tuan rumah laga penyisihan Liga 2 musim 2021.