Astaghfirullah! Kasus Covid-19 di Klaten Tambah 54 Sehari, 1 Meninggal
Ilustrasi tes Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, KLATEN — Ledakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). Setelah bertambah 201 kasus Covid-19 akhir pekan kemarin, kali ini penambahan mencapai 54 orang dengan satu orang meninggal dunia.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan penambahan satu orang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Kalikotes. Seorang warga itu berinisial EN, 58, perempuan, yang meninggal dunia, 13 November 2020.

Selain EN, di Kalikotes juga ada satu kasus penambahan Covid-19, Senin (16/11/2020).

"Jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi Covid-19 di Klaten mencapai 1.413 orang. Sebanyak 46 orang meninggal dunia. Sebanyak 368 orang dirawat di rumah sakit (RS) dan 999 orang dinyatakan sembuh," kata Cahyono Widodo, kepada Solopos.com, Senin (16/11/2020).

Innalillahi! Wakil Direktur Umum Rumah Sakit Swasta di Sragen Meninggal Positif Covid-19

Cahyono Widodo mengatakan penambahan kasus Covid-19 terbanyak di Klaten berasal dari Klaten Utara dan Karanganom. Masing-masing kecamatan itu menyumbang 10 kasus Covid-19.

Sebanyak 10 orang terpapar virus corona asal Klaten Utara antara lain Y, 44, perempuan; NFM, 13, perempuan; AKH, 19, perempuan; AAA, 3, perempuan; EDW, 38, perempuan; EW, 54, laki-laki; AS, 38, perempuan; NK, 31, perempuan; AHA, 51, laki-laki; dan AP, 35, laki-laki.

Sedangkan 10 kasus berasal dari Karanganom yakni WS, 37, perempuan; AS, 42, perempuan; IA, 24, perempuan; DY, 35, perempuan; S, 55, perempuan; FN, 24, perempuan; KK, 32, perempuan; NMD, 11, perempuan; QNA, 8, perempuan; dan FM, 36, laki-laki.

Direktur RSUD Gemolong Sragen 6 Pegawainya Terpapar Covid-19

Penambahan kasus Covid-19 lainnya merata di beberapa kecamatan di Kabupaten Bersinar. Hal itu seperti Cawas tiga orang, Karangdowo dua orang, Delanggu tiga orang, Jatinom dua orang, Juwiring empat orang, Pedan satu orang, Karangnongko satu orang, Tulung dua orang, Kebonarum lima orang, Trucuk satu orang, Jogonalan satu orang, Klaten Selatan enam orang, dan Polanharjo satu orang.

"Sebanyak 33 orang terpapar virus corona karena kontak erat dengan kasus Covid-19 di waktu sebelumnya. Sebanyak 18 orang karena beraktivitas sehari-hari di Klaten. Sedangkan tiga orang terpapar virus corona saat berada di luar Klaten [sebagian besar orang yang terpapar virus menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis]," kata Cahyono Widodo.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom