Anies Baswedan Menolak ke Pilpres 2019, Siap Bertarung di Pilpres 2024

Kini, Anies Baswedan yang mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta siap bertarung dalam Pilpres 2024.

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan pada silaturahmi dengan awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/10/2022). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

SOLOPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan pada silaturahmi dengan awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/10/2022). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menolak menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres 2019) silam.

Kini, mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu siap bertarung dalam Pilpres 2024.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Jadi ketika di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil, saya tidak bersedia, bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres saya bilang tidak bersedia,” kata Anies Baswedan saat bersilaturahmi dengan awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Kala itu, kata Anies, ia menolak tawaran karena ingin menuntaskan masa jabatannya selama lima tahun sebagai gubernur DKI.

Baca Juga: Dinilai Positif, Pendukung Anies Baswedan Kini Sukai Partai Nasdem

“Saya janji untuk di Jakarta lima tahun dan janji lima tahun itu kami ingin pegang,” katanya, seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Namun Anies Baswedan tidak menjelaskan pihak yang memberikan tawaran untuk maju pada Pilpres 2019.

Dalam kesempatan itu, ia mengenang ketika pertama dilantik menjadi gubernur DKI pada Oktober 2017 bersama Wakil Gubernur DKI saat itu, Sandiaga Uno.

Baca Juga: Demokrat Rayu Nasdem dan PKS Duetkan Anies-AHY

Anies menuturkan, setahun kemudian ditinggal Sandiaga Uno karena maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Jabatan wakil gubernur saat itu kemudian kosong sejak 2018 hingga April 2020.

Politikus Partai Gerindra Ahmad Riza Patria akhirnya menemani Anies Baswedan menyelesaikan masa kepimpinan 2017-2022.

Baca Juga: Doa Terbaik Sandiaga Uno untuk Dua Mantannya, Prabowo dan Anies Baswedan

Ia pun mengibaratkan bermitra dengan Riza Patria seperti bermain bulutangkis yang saling melengkapi.

“Itu selama masa kosong, masa pandemi, memang terasa betul. Setelah ada Pak Riza, itu saya merasa sekali tugas sebagai gubernur itu luar biasa terbantu,” ucap Anies.

Anies dan Riza Patria akan mengakhiri masa kepemimpinan pada 16 Oktober 2022.

Baca Juga: Anies Capres, Nasdem Semarang Optimistis Perolehan Suara Terkerek

Adapun pengganti Anies akan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo yang memilih satu dari tiga nama kandidat calon penjabat Gubernur DKI.

Adapun tiga nama yang sudah diserahkan Kementerian Dalam Negeri kepada Presiden Jokowi yakni Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah DKI Marullah Matali, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Cianjur Sudah Sering Hancur Diguncang Gempa

      Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merupakan zona rawan gempa yang telah sering kali rusak akibat bencana alam.

      Proyek IKN Nusantara, Menteri PUPR: 183 Investor dari Malaysia Berminat

      Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan 183 investor dari Malaysia berminat terhadap proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

      Deretan Penghuni Pertama IKN Nusantara

      Inilah deretan orang yang akan menjadi penghuni pertama Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2024 mendatang.

      Besok, Siaran Televisi Analog di Soloraya Dihentikan

      Selain wilayah Soloraya, penghentian siaran analog pada 2 Desember 2022 juga dilakukan di wilayah Yogyakarta, dan Jabar.

      Profil Veronica Yulis Prihayati, Wanita Berpangkat AKBP dan Tugas di Baharkam

      Profil Veronica Yulis Prihayati merupakan istri KSAL Laksamana Yudo Margono dan menjabat ketua umum Jalasenastri TNI AL.

      Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 akan Dibuka, 30 Perusahaan BUMN Ikut Partisipasi

      Kementerian BUMN segera membuka Rekrutmen bersama bumn batch 2 dan diikuti 30 perusahaan BUMN.

      Mendagri Ungkap Daerah dengan Serapan APBD Rendah, Ini Daftarnya

      Sejumlah daerah serapan APBD masih rendah meski tahun anggaran 2022 tinggal sebulan selesai.

      14.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun akibat Jumlah Dokter Jantung Minim

      Menkes mengatakan kelainan jantung bawaan menjadi penyebab kematian bayi tertinggi ketiga di Indonesia.

      Usul Kriteria Pemimpin Ditambah, Bahlil: Selain Rambut Putih, Berkepala Botak

      Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, memberikan saran tambahan kepada Presiden Jokowi terkait kriteria pemimpin pada Pilpres 2024, yakni berkepala botak.

      Hanya 20 Persen RSUD di Indonesia yang Bisa Pasang Ring Jantung

      Kemenkes akan mengalokasikan anggaran agar rumah sakit daerah tersebut memiliki dokter spesialis jantung.

      Gempita Piala Dunia Qatar, 400 Nyawa jadi Tumbal

      Qatar menggelontorkan dana paling besar sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni senilai 200 miliar dollar AS atau setara Rp3,13 kuadriliun.

      Jokowi Sebut Maluku Utara Provinsi Paling Bahagia di Indonesia, Ini Alasannya

      Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyebut warga di Provinsi Maluku Utara menjadi yang paling bahagia di Indonesia.

      Belum Ditemukan, Pilot Helikopter Polri Diperkirakan Masih Terikat di Kokpit

      Ia menjelaskan, asumsi pertama pilot Helikopter NBO-105 Polri tersebut masih berada di dalam kokpit.

      Presiden Geram Uang APBD Rp278 Triliun Ngendon di Bank

      Tahun ini, menurut Presiden, uang APBD yang ngendon di bank mencapai Rp278 triliun.

      Jumlah Dokter Jantung Anak Minim, Menkes: 14.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun

      Menkes, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa sekitar 14.000 bayi meninggal setiap tahun akibat kelainan jantung bawaan atau congenital heart disease.

      Misteri Empat Jasad Mengering Kalideres

      Berbagai fakta tentang satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat itu terus bermunculan namun belum mampu mengungkap misteri kematian mereka.